alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Tertinggal Lebih Dulu, Menang Kemudian

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madura – Madura United (MU) berhasil meraih kemenangan dalam laga pembuka grup C Piala Menpora 2021 kontra PSS Sleman kemarin (23/3). Dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, itu, MU berhasil menundukkan Elang Jawa, julukan PSS Sleman, dengan skor tipis 2-1.

Madura tertinggal lebih dulu pada menit ke-19 setelah tendangan bebas Irfan Jaya tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang M. Ridho. MU baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-66 lewat kaki kiri Kevy Sahertian. Gol kemenangan MU didapat setelah tendangan bebas Jaimerson Xavier tidak dapat diantisipasi oleh kiper PSS Sleman Ega Rizky pada menit ke-87.

Pelatih MU Rachmad Darmawan (RD) mengatakan, timnya mengawali pertandingan dengan banyak sekali kesalahan. Tidak heran anak asuhnya harus tertinggal lebih dulu dari tim besutan Dejan Antonic. Tertinggal satu gol dalam 20 menit pertama membuat anak semakin tertekan. ”Lawan cukup jeli dengan memainkan skema 4-2-1-3,” ucapnya seusai pertandingan.

Baca Juga :  AFC Licence Diharapkan Bisa Berdampak Positif

Setelah tertinggal satu gol, RD langsung mengubah formasi permainan anak asuhnya dari 3-5-2 menjadi 4-1-4-1 setelah jeda pertandingan. Itu sengaja dilakukan untuk mengimbangi permainan lawan yang tampil agresif. Hasilnya, pihaknya bisa menekan lawan setelah turun minim. ”Akhirnya, kami bisa mengembangkan permainan dan menemukan ritme terbaik,” tuturnya.

Meski berhasil mengamankan tiga poin, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu pihaknya benahi untuk petandingan selanjutnya. Namun, RD sangat puas dengan performa tim dan kondisi fisik pemain yang tidak ada cedera serius dalam pertandingan pertama. ”Fisik pemain terlihat dominan dan kami akan meminta untuk dipertahankan,” katanya.

Mantan pelatih timnas itu mengapresiasi penampilan Hugo Gomes dos Santos yang tampil cukup bagus dalam pertandingan perdananya. Namun, pemain asal Negeri Samba tersebut masih butuh adaptasi dengan persepakbolaan tanah air. ”Dia pemain yang punya kualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Dejan Bakal Turunkan Sapi Gila

Sementara Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengatakan, anak asuhnya sudah tampil maksimal meski persiapan hanya sepekan. Bahkan, Irfan Bachdim dan kawan-kawan mampu menciptakan tiga peluang, namun belum bisa dikonversikan menjadi gol.

Mantan pelatih Borneo FC itu menambahkan, secara gol timnya memang kalah dari MU. Namun, dari situ bisa dilihat kelemahan tim. Karena itu, segera evaluasi agar bisa tampil maksimal dalam laga selanjutnya.

Saat ini pihaknya juga masih menunggu pemain asing yang belum bergabung. ”Secepatnya akan kita perbaiki untuk lebih baik. Untuk game kedua, pasti kita lebih kuat,” tegasnya. (jup)

BANDUNG, Jawa Pos Radar Madura – Madura United (MU) berhasil meraih kemenangan dalam laga pembuka grup C Piala Menpora 2021 kontra PSS Sleman kemarin (23/3). Dalam pertandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, itu, MU berhasil menundukkan Elang Jawa, julukan PSS Sleman, dengan skor tipis 2-1.

Madura tertinggal lebih dulu pada menit ke-19 setelah tendangan bebas Irfan Jaya tidak bisa diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang M. Ridho. MU baru bisa menyamakan kedudukan pada menit ke-66 lewat kaki kiri Kevy Sahertian. Gol kemenangan MU didapat setelah tendangan bebas Jaimerson Xavier tidak dapat diantisipasi oleh kiper PSS Sleman Ega Rizky pada menit ke-87.

Pelatih MU Rachmad Darmawan (RD) mengatakan, timnya mengawali pertandingan dengan banyak sekali kesalahan. Tidak heran anak asuhnya harus tertinggal lebih dulu dari tim besutan Dejan Antonic. Tertinggal satu gol dalam 20 menit pertama membuat anak semakin tertekan. ”Lawan cukup jeli dengan memainkan skema 4-2-1-3,” ucapnya seusai pertandingan.

Baca Juga :  Kejurkab Tuntas, Bersiap untuk Kejurprov

Setelah tertinggal satu gol, RD langsung mengubah formasi permainan anak asuhnya dari 3-5-2 menjadi 4-1-4-1 setelah jeda pertandingan. Itu sengaja dilakukan untuk mengimbangi permainan lawan yang tampil agresif. Hasilnya, pihaknya bisa menekan lawan setelah turun minim. ”Akhirnya, kami bisa mengembangkan permainan dan menemukan ritme terbaik,” tuturnya.

Meski berhasil mengamankan tiga poin, masih banyak pekerjaan rumah yang perlu pihaknya benahi untuk petandingan selanjutnya. Namun, RD sangat puas dengan performa tim dan kondisi fisik pemain yang tidak ada cedera serius dalam pertandingan pertama. ”Fisik pemain terlihat dominan dan kami akan meminta untuk dipertahankan,” katanya.

Mantan pelatih timnas itu mengapresiasi penampilan Hugo Gomes dos Santos yang tampil cukup bagus dalam pertandingan perdananya. Namun, pemain asal Negeri Samba tersebut masih butuh adaptasi dengan persepakbolaan tanah air. ”Dia pemain yang punya kualitas,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kompetisi Lanjut tanpa Suporter, Semua Pertandingan Digelar di Jawa

Sementara Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic mengatakan, anak asuhnya sudah tampil maksimal meski persiapan hanya sepekan. Bahkan, Irfan Bachdim dan kawan-kawan mampu menciptakan tiga peluang, namun belum bisa dikonversikan menjadi gol.

Mantan pelatih Borneo FC itu menambahkan, secara gol timnya memang kalah dari MU. Namun, dari situ bisa dilihat kelemahan tim. Karena itu, segera evaluasi agar bisa tampil maksimal dalam laga selanjutnya.

Saat ini pihaknya juga masih menunggu pemain asing yang belum bergabung. ”Secepatnya akan kita perbaiki untuk lebih baik. Untuk game kedua, pasti kita lebih kuat,” tegasnya. (jup)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/