alexametrics
23.2 C
Madura
Thursday, January 20, 2022

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Kompetisi resmi Liga 3 grup I kelar. Madura FC keluar sebagai juara grup dan berhasil mengumpulkan 10 poin. Lalu, disusul Mitra Surabaya sebagai runner-up.

Kemarin (17/11), di stadion A. Yani terdapat empat tim yang berlaga. Pada jam pertama, Perseba Bangkalan melawan Mitra Surabaya. Hasilnya, skor imbang 1-1.

Kemudian, jam kedua Madura FC kontra Cahaya Madura Muda. Skor akhir tipis, yakni 2-1 untuk kemenangan Madura FC.

Asisten pelatih Madura FC Fakhrudin mengutarakan, pada pertandingan terakhir grup I melawan Cahaya Madura Muda, 3 poin berhasil diamankan. Atas raihan tersebut, Madura FC kian tak terkejar.

”Alhamdulillah, kami keluar sebagai juara grup,” kata dia kemarin.

Menurut Fakhrudin, sebenarnya pada pertandingan kali ini banyak gol yang tercipta. Sebab, dari babak pertama hingga babak kedua, peluangnya cukup besar untuk membobol gawang Cahaya Madura Muda. ”Kita banyak peluang, tapi penyelesaian akhir belum sempurna,” ujarnya.

Baca Juga :  Madura FC Bakal Matangkan Kekompakan Tim dengan Uji Coba

Fakhrudin menyampaikan, atas skor tipis ini, pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh. Termasuk, lini belakang ketika ada serangan balik dari lawan. ”Antisipasinya seperti apa, itu kami evaluasi nanti,” terangnya.

Sebab, dengan meraup poin penuh, secara otomatis Madura FC masuk 32 besar. Tentu tim-tim yang masuk 32 besar itu tim-tim bagus. ”Karenanya, kita harus fokus di setiap pertandingan,” ucapnya.

Lawan yang akan dihadapi semakin hebat-hebat. Untuk itu, target harus menang setiap pertandingan digelar. Apalagi, pada laga berikutnya ini sudah sistem gugur. ”Pemain harus kerja ekstra lagi untuk menampilkan yang terbaik,” tuturnya.

Dia menjelaskan, selama ada jenda, dipastikan para pemain Madura FC konsentrasi latihan. Persiapan prioritas, tentu dari segi fisik pemain. ”Fisiknya digembleng lagi, juga kekompakan tim,” kata dia.

Baca Juga :  Tenang, Trio TOG Hanya Butuh Adaptasi

Sementara itu, Pelatih Cahaya Madura Muda Dedi Kurniawan mengatakan, secara tim, Madura FC lebih baik. Dari aspek apa pun, lawan lebih unggul. Kendati begitu, ke depan akan menjadi evaluasi. Termasuk, perihal mental dan persiapan.

”Apa pun hasilnya, ini bagian dari proses. Apalagi, kami baru perdana mengikuti kompetisi ini,” katanya.

Dia mengatakan, sebagian besar pemain Cahaya Madura Muda itu baru kali ini merasakan kompetisi resmi. Sehingga, secara persiapan dan mental perlu diasah lagi. ”Banyak pemain kita nol pengalaman, karenanya ini menjadi bahan kami untuk tampil lebih baik,” tandasnya.

SUMENEP, Jawa Pos Radar Madura – Kompetisi resmi Liga 3 grup I kelar. Madura FC keluar sebagai juara grup dan berhasil mengumpulkan 10 poin. Lalu, disusul Mitra Surabaya sebagai runner-up.

Kemarin (17/11), di stadion A. Yani terdapat empat tim yang berlaga. Pada jam pertama, Perseba Bangkalan melawan Mitra Surabaya. Hasilnya, skor imbang 1-1.

Kemudian, jam kedua Madura FC kontra Cahaya Madura Muda. Skor akhir tipis, yakni 2-1 untuk kemenangan Madura FC.

Asisten pelatih Madura FC Fakhrudin mengutarakan, pada pertandingan terakhir grup I melawan Cahaya Madura Muda, 3 poin berhasil diamankan. Atas raihan tersebut, Madura FC kian tak terkejar.

”Alhamdulillah, kami keluar sebagai juara grup,” kata dia kemarin.

Menurut Fakhrudin, sebenarnya pada pertandingan kali ini banyak gol yang tercipta. Sebab, dari babak pertama hingga babak kedua, peluangnya cukup besar untuk membobol gawang Cahaya Madura Muda. ”Kita banyak peluang, tapi penyelesaian akhir belum sempurna,” ujarnya.

Baca Juga :  Madura FC Bakal Matangkan Kekompakan Tim dengan Uji Coba

Fakhrudin menyampaikan, atas skor tipis ini, pihaknya akan mengevaluasi secara menyeluruh. Termasuk, lini belakang ketika ada serangan balik dari lawan. ”Antisipasinya seperti apa, itu kami evaluasi nanti,” terangnya.

Sebab, dengan meraup poin penuh, secara otomatis Madura FC masuk 32 besar. Tentu tim-tim yang masuk 32 besar itu tim-tim bagus. ”Karenanya, kita harus fokus di setiap pertandingan,” ucapnya.

Lawan yang akan dihadapi semakin hebat-hebat. Untuk itu, target harus menang setiap pertandingan digelar. Apalagi, pada laga berikutnya ini sudah sistem gugur. ”Pemain harus kerja ekstra lagi untuk menampilkan yang terbaik,” tuturnya.

Dia menjelaskan, selama ada jenda, dipastikan para pemain Madura FC konsentrasi latihan. Persiapan prioritas, tentu dari segi fisik pemain. ”Fisiknya digembleng lagi, juga kekompakan tim,” kata dia.

Baca Juga :  Berbuka dengan Buah-Buahan, Makan Nasi setelah Tarawih

Sementara itu, Pelatih Cahaya Madura Muda Dedi Kurniawan mengatakan, secara tim, Madura FC lebih baik. Dari aspek apa pun, lawan lebih unggul. Kendati begitu, ke depan akan menjadi evaluasi. Termasuk, perihal mental dan persiapan.

”Apa pun hasilnya, ini bagian dari proses. Apalagi, kami baru perdana mengikuti kompetisi ini,” katanya.

Dia mengatakan, sebagian besar pemain Cahaya Madura Muda itu baru kali ini merasakan kompetisi resmi. Sehingga, secara persiapan dan mental perlu diasah lagi. ”Banyak pemain kita nol pengalaman, karenanya ini menjadi bahan kami untuk tampil lebih baik,” tandasnya.

Most Read

Artikel Terbaru