alexametrics
22.8 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Manajemen Madura United Optimistis Angkat Trofi Piala Indonesia

JAKARTA – Madura United kembali berhadapan dengan Persebaya Surabaya di ajang pramusim. Pada babak delapan besar Piala Indonesia, Laskar Sape Kerrap dan Bajul Ijo harus bersaing untuk mendapatkan tiket semifinal kompetisi tersebut.

Itu sesuai hasil drawing yang telah dilakukan di Jakarta Selasa siang (15/4). Madura United harus bangkit dari kekalahan pada semifinal Piala Presiden 2019.

Dengan kemewahan skuad yang dimiliki Madura United musim ini, tentu mereka berharap bisa menyabet trofi. Manajer Madura United Haruna Soemitro menyatakan, pelatih Dejan Antonic dapat sorotan khusus di Piala Indonesia.

”Ini remedial dalam ujian. Saya pikir remedial yang ketiga dan keempat ini tidak boleh gagal lagi. Kalau gagal lagi kebangetan, itu saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Hari Ini Madura United Hadapi Tim Paling Lemah

Ya, Madura United seharusnya mampu belajar dari kegagalan sebelumnya. Karena dengan lawan yang sama, skuad Laskar Sape Kerrap bisa mengevaluasi hasil yang lalu.

”Saya bilang ada tiga trofi tahun ini. Yakni, Piala Presiden, Liga 1, dan Piala Indonesia. Satu sudah lewat, jadi dua ini tidak boleh dilewatkan. Itu target manajemen karena reward-nya tampil di Asia,” imbuhnya.

Sejak berdiri pada 2016, Madura United perlahan menjelma salah satu klub yang disegani. Musim ini, Laskar Sape Kerarap jadi salah satu tim yang paling mencolok dari segi perekrutan.

”Bahwa sistem dan perencanaan manajemen itu ada karena ada target yang tinggi dari tim ini,” ungkap Haruna. Sistem pertandingannya pun sama, menggunakan sistem home and away.

Baca Juga :  Manajemen Siapkan 1.000 Tiket untuk Anak Yatim

 

JAKARTA – Madura United kembali berhadapan dengan Persebaya Surabaya di ajang pramusim. Pada babak delapan besar Piala Indonesia, Laskar Sape Kerrap dan Bajul Ijo harus bersaing untuk mendapatkan tiket semifinal kompetisi tersebut.

Itu sesuai hasil drawing yang telah dilakukan di Jakarta Selasa siang (15/4). Madura United harus bangkit dari kekalahan pada semifinal Piala Presiden 2019.

Dengan kemewahan skuad yang dimiliki Madura United musim ini, tentu mereka berharap bisa menyabet trofi. Manajer Madura United Haruna Soemitro menyatakan, pelatih Dejan Antonic dapat sorotan khusus di Piala Indonesia.


”Ini remedial dalam ujian. Saya pikir remedial yang ketiga dan keempat ini tidak boleh gagal lagi. Kalau gagal lagi kebangetan, itu saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Iman Budi Yakin Madura FC Lolos ke babak 8 Besar

Ya, Madura United seharusnya mampu belajar dari kegagalan sebelumnya. Karena dengan lawan yang sama, skuad Laskar Sape Kerrap bisa mengevaluasi hasil yang lalu.

”Saya bilang ada tiga trofi tahun ini. Yakni, Piala Presiden, Liga 1, dan Piala Indonesia. Satu sudah lewat, jadi dua ini tidak boleh dilewatkan. Itu target manajemen karena reward-nya tampil di Asia,” imbuhnya.

Sejak berdiri pada 2016, Madura United perlahan menjelma salah satu klub yang disegani. Musim ini, Laskar Sape Kerarap jadi salah satu tim yang paling mencolok dari segi perekrutan.

”Bahwa sistem dan perencanaan manajemen itu ada karena ada target yang tinggi dari tim ini,” ungkap Haruna. Sistem pertandingannya pun sama, menggunakan sistem home and away.

Baca Juga :  Enggan Pindah Klub setelah Berada di Madura

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cedera Muhammad Ridho Makin Membaik

MU Bakal Daratkan Lima Pemain

Cedera, Muhammad Ridho Ragu Bisa Tampil

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

Most Read

Artikel Terbaru

/