alexametrics
24 C
Madura
Tuesday, May 17, 2022

Duet Slamet dan Rendi Masuk Starting Eleven Terbaik

BANGKALAN – Laga antara Madura United melawan Arema FC di pekan ke-23 seakan menjadi milik Slamet Nurcahyo. Pemain bernomor punggung 10 tersebut memborong dua gol cantik ke gawang Singo Edan –julukan Arema FC.

Gol pertama hasil kerja sama apik antara Slamet Nurcahyo dengan Rendi Siregar menjadi gol yang sangat istimewa. Sebab, gol tersebut dinobatkan sebagai gol terbaik oleh Liga Indonesia Bersatu (LIB) di pekan ke-23.

Kolaborasi dua pemain tersebut di daerah pertahanan lawan memang cukup sulit. Rendi mengumpan bola dengan tumitnya. Kemudian, bola tersebut langsung disontek keras oleh Slamet tanpa melakukan kontrol terlebih dahulu.

Tak hanya dinobatkan sebagai gol terbaik, kedua pemain juga masuk dalam starting eleven terbaik di pekan ke-23. Masuknya nama Rendi, pemain yang berposisi sebagai bek sayap kiri dalam starting eleven terbaik, sangat mengejutkan.

Baca Juga :  Kepastian Berlaga di AFC Tunggu Hasil Babak Play-off

Selama ini bek sayap Madura United jarang mendapatkan tempat dalam susunan starting eleven terbaik versi LIB. Namun, Rendi mampu membuktikannya. Dia pantas meraih status itu berkat kerja kerasnya.

Pada pertandingan tersebut, Rendi memang tampil bagus. Baik dalam membantu sisi pertahanan atau serangan. Proses naik turunnya Rendi di sektor pertahanan dan lini serang membuat tim tamu kewalahan.

”Baik Slamet maupun Rendi adalah pemain yang sama-sama kuat untuk menyerang dan bertahan,” ungkap Pelatih Madura United Gomes de Olivera. Pelatih asal Brasil itu menyebut, Slamet pantas dipanggil Timnas Indonesia.

Ya, saat ini Slamet tercatat sebagai salah seorang pemain dengan usia di atas 33 tahun di skuad Madura United. Meski sudah berkepala 3, dia bahkan mampu menarik minat pelatih Timnas Indonesia Luis Milla untuk masuk dalam skuadnya.

Baca Juga :  Unggul Statistik, Milo Tak Anggap Remeh Lawan

”Saya bangga ada pemain di tim Madura United yang masuk timnas,” ungkap Gomes. Di tubuh Timnas Indonesia, Slamet harus bersaing dengan pemain yang lebih muda.

Di Madura United, Slamet menggunakan nomor punggung 10. Nomor itu menjadi nomor favorit bagi pesepakbola dunia.Slamet selalu masuk dalam starting line-up yang diturunkan Gomes dalam setiap pertandingan.

”Semua pemain pasti ingin menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Saya masih optimistis bahwa saya akan menjadi bagian dari timnas kembali,” ungkap pemain kelahiran Jember tersebut.

BANGKALAN – Laga antara Madura United melawan Arema FC di pekan ke-23 seakan menjadi milik Slamet Nurcahyo. Pemain bernomor punggung 10 tersebut memborong dua gol cantik ke gawang Singo Edan –julukan Arema FC.

Gol pertama hasil kerja sama apik antara Slamet Nurcahyo dengan Rendi Siregar menjadi gol yang sangat istimewa. Sebab, gol tersebut dinobatkan sebagai gol terbaik oleh Liga Indonesia Bersatu (LIB) di pekan ke-23.

Kolaborasi dua pemain tersebut di daerah pertahanan lawan memang cukup sulit. Rendi mengumpan bola dengan tumitnya. Kemudian, bola tersebut langsung disontek keras oleh Slamet tanpa melakukan kontrol terlebih dahulu.

Tak hanya dinobatkan sebagai gol terbaik, kedua pemain juga masuk dalam starting eleven terbaik di pekan ke-23. Masuknya nama Rendi, pemain yang berposisi sebagai bek sayap kiri dalam starting eleven terbaik, sangat mengejutkan.

Baca Juga :  Cetak Gol Sebanyak Mungkin

Selama ini bek sayap Madura United jarang mendapatkan tempat dalam susunan starting eleven terbaik versi LIB. Namun, Rendi mampu membuktikannya. Dia pantas meraih status itu berkat kerja kerasnya.

Pada pertandingan tersebut, Rendi memang tampil bagus. Baik dalam membantu sisi pertahanan atau serangan. Proses naik turunnya Rendi di sektor pertahanan dan lini serang membuat tim tamu kewalahan.

”Baik Slamet maupun Rendi adalah pemain yang sama-sama kuat untuk menyerang dan bertahan,” ungkap Pelatih Madura United Gomes de Olivera. Pelatih asal Brasil itu menyebut, Slamet pantas dipanggil Timnas Indonesia.

Ya, saat ini Slamet tercatat sebagai salah seorang pemain dengan usia di atas 33 tahun di skuad Madura United. Meski sudah berkepala 3, dia bahkan mampu menarik minat pelatih Timnas Indonesia Luis Milla untuk masuk dalam skuadnya.

Baca Juga :  Suporter Keluhkan Penerangan Stadion A. Yani

”Saya bangga ada pemain di tim Madura United yang masuk timnas,” ungkap Gomes. Di tubuh Timnas Indonesia, Slamet harus bersaing dengan pemain yang lebih muda.

Di Madura United, Slamet menggunakan nomor punggung 10. Nomor itu menjadi nomor favorit bagi pesepakbola dunia.Slamet selalu masuk dalam starting line-up yang diturunkan Gomes dalam setiap pertandingan.

”Semua pemain pasti ingin menjadi bagian dari Timnas Indonesia. Saya masih optimistis bahwa saya akan menjadi bagian dari timnas kembali,” ungkap pemain kelahiran Jember tersebut.

Artikel Terkait

Cedera Muhammad Ridho Makin Membaik

MU Bakal Daratkan Lima Pemain

Cedera, Muhammad Ridho Ragu Bisa Tampil

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

Most Read

Kubur Rokok Durno Seharga Rp 5,4 Miliar

Serapan Rendah, Petani Resah

Artikel Terbaru

/