26.9 C
Madura
Saturday, January 28, 2023

MU Putus Rekor PSM

BANGKALAN – Rekor PSM Makassar sebagai tim yang belum terkalahkan di BRI Liga 1 terhenti. Tim pertama yang menjadi pengganjal bagi Juku Eja –julukan PSM– adalah Madura United (MU).

Klub kebanggaan masyarakat Pulau Garam tersebut berhasil menang tipis 1-0 atas PSM saat bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (15/12). Gol semata wayang MU dicetak oleh Luiz Marcelo Morais dos Reis di masa injury time babak pertama.

Atas kemenangan itu, MU naik satu peringkat di klasemen sementara. Dari peringkat empat ke posisi ketiga. Poin yang didapatkan sebenarnya sama dengan PSM yaitu 29. Tetapi dengan head-to-head antar keduanya, MU lebih berhak atas klasemen ketiga.

Pelatih MU Fabio Araujo Lefundes mengapresiasi aksi anak asuhnya yang sudah tampil maksimal di lapangan. Sehingga, bisa memutus tren positif yang selama ini diraih oleh PSM Makassar di Liga 1.

Baca Juga :  Suporter: Ini Sangat Luar Biasa

”Mereka memberikan dedikasi dan fighting di lapangan luar biasa hari ini,” ujarnya.

Kemenangan MU atas PSM tidak lepas dari latihan taktik yang diberikan. Sebab, dia sudah tahu apa yang akan PSM lakukan saat melawan anak asuhnya. Di sisi lain, Fabio menyadari PSM tentu akan mewaspadai segala kemungkinan yang akan terjadi.

Selama pertandingan, MU memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol ke gawang PSM Makassar. Tapi, tidak semuanya dapat dikonversikan menjadi gol. Serta ada juga yang mampu diselamatkan oleh penjaga gawang PSM.

”Kami cetak 1 gol. Tapi, seharusnya bisa lebih,” imbuhnya.

Fabio mengungkapkan, meski berhasil menang atas PSM, bukan berarti Juku Eja tampil buruk. Pengamatannya, PSM juga tampil bagus dengan menciptakan banyak gol. Dia menilai kemenangannya atas PSM dapat meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya.

Baca Juga :  Srikandi, Partisipasi, dan Panwascam

”Saya selalu bicara begini kepada pemain, pertama, kita harus pikirkan performa. Kedua, baru kita atasi performa mereka. Kita hari ini tidak terlalu banyak salah,” katanya.

Pemain Madura United Ronaldo Kwateh menyatakan, kemenangan 1-0 atas PSM sangat berharga bagi timnya. Sebab, jika gagal mendapatkan poin penuh, maka defisit poin antara MU dengan tiga tim lainnya akan semakin jauh.

”Teman-teman sudah kerja keras hari ini, saya bersyukur sekali,” tutur pemain muda Timnas Indonesia tersebut. (jup/yan)

BANGKALAN – Rekor PSM Makassar sebagai tim yang belum terkalahkan di BRI Liga 1 terhenti. Tim pertama yang menjadi pengganjal bagi Juku Eja –julukan PSM– adalah Madura United (MU).

Klub kebanggaan masyarakat Pulau Garam tersebut berhasil menang tipis 1-0 atas PSM saat bertanding di Stadion Jatidiri, Semarang, Kamis (15/12). Gol semata wayang MU dicetak oleh Luiz Marcelo Morais dos Reis di masa injury time babak pertama.

Atas kemenangan itu, MU naik satu peringkat di klasemen sementara. Dari peringkat empat ke posisi ketiga. Poin yang didapatkan sebenarnya sama dengan PSM yaitu 29. Tetapi dengan head-to-head antar keduanya, MU lebih berhak atas klasemen ketiga.


Pelatih MU Fabio Araujo Lefundes mengapresiasi aksi anak asuhnya yang sudah tampil maksimal di lapangan. Sehingga, bisa memutus tren positif yang selama ini diraih oleh PSM Makassar di Liga 1.

Baca Juga :  99 Persen Yakin Suramadu Gratis

”Mereka memberikan dedikasi dan fighting di lapangan luar biasa hari ini,” ujarnya.

Kemenangan MU atas PSM tidak lepas dari latihan taktik yang diberikan. Sebab, dia sudah tahu apa yang akan PSM lakukan saat melawan anak asuhnya. Di sisi lain, Fabio menyadari PSM tentu akan mewaspadai segala kemungkinan yang akan terjadi.

Selama pertandingan, MU memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol ke gawang PSM Makassar. Tapi, tidak semuanya dapat dikonversikan menjadi gol. Serta ada juga yang mampu diselamatkan oleh penjaga gawang PSM.

- Advertisement -

”Kami cetak 1 gol. Tapi, seharusnya bisa lebih,” imbuhnya.

Fabio mengungkapkan, meski berhasil menang atas PSM, bukan berarti Juku Eja tampil buruk. Pengamatannya, PSM juga tampil bagus dengan menciptakan banyak gol. Dia menilai kemenangannya atas PSM dapat meningkatkan kepercayaan diri anak asuhnya.

Baca Juga :  Butuh Injury Time untuk Imbangi Madura

”Saya selalu bicara begini kepada pemain, pertama, kita harus pikirkan performa. Kedua, baru kita atasi performa mereka. Kita hari ini tidak terlalu banyak salah,” katanya.

Pemain Madura United Ronaldo Kwateh menyatakan, kemenangan 1-0 atas PSM sangat berharga bagi timnya. Sebab, jika gagal mendapatkan poin penuh, maka defisit poin antara MU dengan tiga tim lainnya akan semakin jauh.

”Teman-teman sudah kerja keras hari ini, saya bersyukur sekali,” tutur pemain muda Timnas Indonesia tersebut. (jup/yan)

Artikel Terkait

Tiga Pemain Mudah Beradaptasi

Belum Ada Rencana Rombak Pemain

Targetkan Penambahan Cabor

Most Read

Artikel Terbaru

/