alexametrics
21.9 C
Madura
Wednesday, July 6, 2022

Kompetisi Lanjut tanpa Suporter, Semua Pertandingan Digelar di Jawa

PAMEKASAN – PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi telah mengumumkan akan melanjutkan kompetisi Liga 1. Kompetisi akan dimulai 1 Oktober mendatang. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020.

Terdapat beberapa poin penting yang disampaikann PT LIB. Yakni, pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 akan dimulai 1 Oktober 2020–28 Februari 2021 dengan title extraodinary competititon. Jadwal tersebut akan mengikuti situasi perkembangan Covid-19.

Kemudian, seluruh pertandingan dilaksanakan tanpa suporter. Sistem kompetisi melanjutkan dari pekan keempat dengan format kompetisi double round robin. Selanjutnya, seluruh pertandingan akan dilaksanakan di Pulau Jawa. Dengan demikian, dari luar Pulau Jawa akan ber-home base di Jawa. Khususnya di DI Jogjakarta dan sekitarnya.

Pelatih Madura United (MU) Rachmad Darmawan (RD) mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan semua tim pelatih dan manajemen klub berjuluk Laskar Sape Kerrap. ”Segera akan kami siapkan program dan sudah berkoordinasi dengan staf kepelatihan juga direktur (MU),” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (11/7).

Baca Juga :  Manajemen Siapkan 1.000 Tiket untuk Anak Yatim

RD menuturkan, pihaknya belum memutuskan kapan anak asuhnya akan diminta untuk kembali berkumpul. Alasannya, masih menunggu situasi perkembangan Covid-19 di Madura. ”Direncanakan TC akan menyesuaikan dengan kondisi yang diperbolehkan berlatih bersama di wilayah Madura, sekitar akhir Agustus atau awal September,” kata mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Dalam SK PT LIB, semua klub diminta menyetorkan nama stadion yang akan dijadikan home base. RD menyerahkan penuh kepada direksi klub.

Kendati kompetisi Liga 1 akan digelar di tanah Jawa, MU tidak merasa diuntungkan sebagai peserta kompetisi yang berasal dari Jawa Timur. Sebab, liga akan dilaksanakan tanpa suporter. ”Tidak ada yang diuntungkan, karena semua akan merasakan jadwal padat dan melalui transportasi darat,” tutur pria yang juga dipercaya sebagai manajer klub tersebut.

Baca Juga :  BRI: Liga 1 Pembuktian Indonesia ke Kancah Internasional

RD mengakui, kompetisi yang digulir tanpa suporter kurang semarak. Namun, pihaknya yakin kondisi tersebut dapat dipahami oleh semua insan sepak bola, termasuk para pemain. Dirinya yakin hal tersebut tidak akan mempengaruhi mental para pemain MU saat bertanding. ”Jadi mereka pasti tetap all-out,” lanjutnya.

Kompetisi Liga 1 dihentikan setelah berjalan tiga pekan karena pandemi Covid-19. Dari tiga partai yang dijalani, Madura United bertengger di klasemen 8 sementara. Dengan mengoleksi 4 poin dari satu kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah. (jup)

PAMEKASAN – PT Liga Indonesia Baru (LIB) secara resmi telah mengumumkan akan melanjutkan kompetisi Liga 1. Kompetisi akan dimulai 1 Oktober mendatang. Keputusan tersebut tertuang dalam surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020.

Terdapat beberapa poin penting yang disampaikann PT LIB. Yakni, pelaksanaan lanjutan kompetisi Liga 1 akan dimulai 1 Oktober 2020–28 Februari 2021 dengan title extraodinary competititon. Jadwal tersebut akan mengikuti situasi perkembangan Covid-19.

Kemudian, seluruh pertandingan dilaksanakan tanpa suporter. Sistem kompetisi melanjutkan dari pekan keempat dengan format kompetisi double round robin. Selanjutnya, seluruh pertandingan akan dilaksanakan di Pulau Jawa. Dengan demikian, dari luar Pulau Jawa akan ber-home base di Jawa. Khususnya di DI Jogjakarta dan sekitarnya.


Pelatih Madura United (MU) Rachmad Darmawan (RD) mengaku pihaknya telah berkoordinasi dengan semua tim pelatih dan manajemen klub berjuluk Laskar Sape Kerrap. ”Segera akan kami siapkan program dan sudah berkoordinasi dengan staf kepelatihan juga direktur (MU),” ucapnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (11/7).

Baca Juga :  Gammanda Adhny El Zamzamy Latief, Warga Pamekasan yang Mendunia

RD menuturkan, pihaknya belum memutuskan kapan anak asuhnya akan diminta untuk kembali berkumpul. Alasannya, masih menunggu situasi perkembangan Covid-19 di Madura. ”Direncanakan TC akan menyesuaikan dengan kondisi yang diperbolehkan berlatih bersama di wilayah Madura, sekitar akhir Agustus atau awal September,” kata mantan pelatih Timnas Indonesia itu.

Dalam SK PT LIB, semua klub diminta menyetorkan nama stadion yang akan dijadikan home base. RD menyerahkan penuh kepada direksi klub.

Kendati kompetisi Liga 1 akan digelar di tanah Jawa, MU tidak merasa diuntungkan sebagai peserta kompetisi yang berasal dari Jawa Timur. Sebab, liga akan dilaksanakan tanpa suporter. ”Tidak ada yang diuntungkan, karena semua akan merasakan jadwal padat dan melalui transportasi darat,” tutur pria yang juga dipercaya sebagai manajer klub tersebut.

Baca Juga :  Kepastian Berlaga di AFC Tunggu Hasil Babak Play-off

RD mengakui, kompetisi yang digulir tanpa suporter kurang semarak. Namun, pihaknya yakin kondisi tersebut dapat dipahami oleh semua insan sepak bola, termasuk para pemain. Dirinya yakin hal tersebut tidak akan mempengaruhi mental para pemain MU saat bertanding. ”Jadi mereka pasti tetap all-out,” lanjutnya.

Kompetisi Liga 1 dihentikan setelah berjalan tiga pekan karena pandemi Covid-19. Dari tiga partai yang dijalani, Madura United bertengger di klasemen 8 sementara. Dengan mengoleksi 4 poin dari satu kali menang, satu kali imbang, dan satu kali kalah. (jup)

- Advertisement -
Previous articleGuru Wajib Kreatif
Next articleToyol Korona

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/