alexametrics
19.4 C
Madura
Thursday, August 18, 2022

Suhaimi Sumbang Poin di Laga Perdana

SOLO – Start Persepam Madura Utama (MU) di babak play-off tidak begitu mulus. Persiraja Banda Aceh yang menjadi lawan pertama mampu menahan imbang tim berjuluk Laskar Sape Ngamok dengan skor 1-1.

Pertandingan perdana babak play-off Grup E digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (10/10). Pada pertandingan tersebut, Persepam MU unggul terlebih dahulu. Gol tercipta melalui striker anyar mereka, Ahmad Syaifullah, di menit ke-15.

Namun sayang, keunggulan itu tidak bisa dipertahankan. Penyerang Persiraja M. Fani Aulia berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-24. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Kedua tim harus puas dengan satu angka.

Laga tersebut juga menjadi debut pelatih baru Persepam MU, Suhaimi. Menurutnya, timnya kurang beruntung dalam laga tersebut. Banyak peluang yang tercipta, namun tak mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Baca Juga :  Permainan Bagus Belum Cukup untuk Hadapi Lawan

”Sempat leading 1-0, justru kami harus kecolongan. Itu ada miskomunikasi di belakang,” ungkap eks pelatih Persekap Pasuruan tersebut usai pertandingan.

Meski gagal meraih kemenangan, Suhaimi mengaku beruntung. Menurutnya, poin itu adalah modal bagus untuk laga selanjutnya. Dia berjanji akan melakukan evaluasi, kemudian pembenahan di sektor belakang.

Masih tersisa dua pertandingan lagi yang akan dijalani Persepam MU. Lawan selanjutnya adalah Celebest FC dan Persika Karawang. Menurut Suhaimi, dia pernah melawan dua tim tersebut sebelum bersama Persepam.

Namun, saat ini kedua kesebelasan tersebut sama-sama melakukan perombakan besar-besaran. Salah satunya pergantian pelatih. Celebest kini ditukangi Jafri Sastra, sementara Persika Karawang ditangani Suimin Diharja.

Baca Juga :  Ubed Target Juara, Bagas Menang di Dua Laga Perdana

”Dengan target harus tetap di Liga 2 musim depan, tentu harus melakukan pembenahan untuk laga selanjutnya,” jelas Suhaimi yang semalam juga menyaksikan laga antara Celebest FC menghadapi Persika Karawang.

Sektor belakang menjadi perhatian eks pelatih Persekap Pasuruan tersebut. Terjadinya gol Persiraja karena kesalahan antisipasi pemain bertahan. Suhaimi akan berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan peluang.

Selain dari internal, persiapan eksternal juga terus dilakukan. Suhaimi terus melihat perkembangan kedua calon lawannya tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan lawan.

SOLO – Start Persepam Madura Utama (MU) di babak play-off tidak begitu mulus. Persiraja Banda Aceh yang menjadi lawan pertama mampu menahan imbang tim berjuluk Laskar Sape Ngamok dengan skor 1-1.

Pertandingan perdana babak play-off Grup E digelar di Stadion Manahan, Solo, Selasa (10/10). Pada pertandingan tersebut, Persepam MU unggul terlebih dahulu. Gol tercipta melalui striker anyar mereka, Ahmad Syaifullah, di menit ke-15.

Namun sayang, keunggulan itu tidak bisa dipertahankan. Penyerang Persiraja M. Fani Aulia berhasil mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-24. Skor 1-1 bertahan hingga akhir pertandingan. Kedua tim harus puas dengan satu angka.


Laga tersebut juga menjadi debut pelatih baru Persepam MU, Suhaimi. Menurutnya, timnya kurang beruntung dalam laga tersebut. Banyak peluang yang tercipta, namun tak mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Baca Juga :  Madura United Ulangi Sejarah Musim Lalu

”Sempat leading 1-0, justru kami harus kecolongan. Itu ada miskomunikasi di belakang,” ungkap eks pelatih Persekap Pasuruan tersebut usai pertandingan.

Meski gagal meraih kemenangan, Suhaimi mengaku beruntung. Menurutnya, poin itu adalah modal bagus untuk laga selanjutnya. Dia berjanji akan melakukan evaluasi, kemudian pembenahan di sektor belakang.

Masih tersisa dua pertandingan lagi yang akan dijalani Persepam MU. Lawan selanjutnya adalah Celebest FC dan Persika Karawang. Menurut Suhaimi, dia pernah melawan dua tim tersebut sebelum bersama Persepam.

- Advertisement -

Namun, saat ini kedua kesebelasan tersebut sama-sama melakukan perombakan besar-besaran. Salah satunya pergantian pelatih. Celebest kini ditukangi Jafri Sastra, sementara Persika Karawang ditangani Suimin Diharja.

Baca Juga :  Permainan Bagus Belum Cukup untuk Hadapi Lawan

”Dengan target harus tetap di Liga 2 musim depan, tentu harus melakukan pembenahan untuk laga selanjutnya,” jelas Suhaimi yang semalam juga menyaksikan laga antara Celebest FC menghadapi Persika Karawang.

Sektor belakang menjadi perhatian eks pelatih Persekap Pasuruan tersebut. Terjadinya gol Persiraja karena kesalahan antisipasi pemain bertahan. Suhaimi akan berusaha semaksimal mungkin memanfaatkan peluang.

Selain dari internal, persiapan eksternal juga terus dilakukan. Suhaimi terus melihat perkembangan kedua calon lawannya tersebut. Hal itu dilakukan untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan lawan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/