alexametrics
22.3 C
Madura
Tuesday, May 24, 2022

Tiga Poin pada Sentuhan Pertama

Madura United meraih hasil maksimal pada laga perdana setelah libur panjang hari raya Idul Fitri. Itu juga menjadi kemenangan perdana Gomes de Olivera setelah menggantikan pelatih sebelumnya, Milomir Seslija. LaskarSape Kerrap menaklukkan PSMS Medan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan Skor 1-0.

Gol semata wayang Alberto ’Beto’ Antonio de Paula ke gawang PSMS Medan membuat Madura United memenangkan pertandingan. Gol tersebut sekaligus menjadikan rekor buruk Madura United di lima laga terakhir putus.

Pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan, Minggu (8/7) itu menjadi awal yang baik di Juli ini. Kemenangan tersebut bagus untuk melakoni tiga pertandingan sisa hingga putaran pertama berakhir.

Skuad Laskar Sape Kerrap mendominasi permainan. Gol Beto saat pertandingan baru berjalan enam menit itu bertahan hingga laga usai. Skor 1-0 membuat Madura United bangkit dari rentetan hasil buruk.

Baca Juga :  Tempat Menginap Pemain Madura FC Diserang

Masih ada tiga pertandingan lagi yang bakal dihadapi Fachrudin Wahyudi dkk bulan ini. Kemenangan bisa kembali mendongkrak mentalitas permainan anak-anak Madura. Saat ini mereka membutuhkan poin guna kembali naik ke papan atas klasemen sementara Liga 1.

”Kami kembali menemukan kemenangan setelah sekian lama tak mendapatkannya,” kata pelatih Madura United Gomes de Olivera.

Kemenangan itu penting bagi tim. ”Saya minta kepada seluruh pemain jangan irit-irit. Keluarkan semua kemampuan di lapangan. Tidak ada hal seperti simpan tenaga. Semua berkat kerja keras dan perjuangan pemain di lapangan,” ungkap Gomes.

Meski meraih tiga poin dan merangkak naik ke posisi keenam klasemen Liga 1 dengan koleksi 21 poin, Gomes masih menginginkan evaluasi pada pertandingan selanjutnya. ”Evaluasi tetap harus dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Madura United Tak Bisa  Pertahankan Takhta

Pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman mengatakan, gol tuan rumah di menit awal menjadi momok bagi timnya. ”Saya sudah bilang kepada pemain untuk fokus di menit-menit awal dan injury time. Itu menit-menit krusial,” ujar Djajang.

Kekalahan tersebut menjadikan rekor tak pernah meraih poin di laga away PSMS belum putus. ”Saya minta maaf atas gagalnya meraih poin,” imbuh eks pelatih Persib Bandung itu. Skuad berjuluk Ayam Kinantan itu saat ini belum beranjak dari posisi 17 klasemen dengan 15 poin.

Madura United meraih hasil maksimal pada laga perdana setelah libur panjang hari raya Idul Fitri. Itu juga menjadi kemenangan perdana Gomes de Olivera setelah menggantikan pelatih sebelumnya, Milomir Seslija. LaskarSape Kerrap menaklukkan PSMS Medan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Pamekasan, dengan Skor 1-0.

Gol semata wayang Alberto ’Beto’ Antonio de Paula ke gawang PSMS Medan membuat Madura United memenangkan pertandingan. Gol tersebut sekaligus menjadikan rekor buruk Madura United di lima laga terakhir putus.

Pertandingan di Stadion Gelora Ratu Pamelingan (SGRP), Pamekasan, Minggu (8/7) itu menjadi awal yang baik di Juli ini. Kemenangan tersebut bagus untuk melakoni tiga pertandingan sisa hingga putaran pertama berakhir.


Skuad Laskar Sape Kerrap mendominasi permainan. Gol Beto saat pertandingan baru berjalan enam menit itu bertahan hingga laga usai. Skor 1-0 membuat Madura United bangkit dari rentetan hasil buruk.

Baca Juga :  Greg Membaik, Rama Bisa Diturunkan

Masih ada tiga pertandingan lagi yang bakal dihadapi Fachrudin Wahyudi dkk bulan ini. Kemenangan bisa kembali mendongkrak mentalitas permainan anak-anak Madura. Saat ini mereka membutuhkan poin guna kembali naik ke papan atas klasemen sementara Liga 1.

”Kami kembali menemukan kemenangan setelah sekian lama tak mendapatkannya,” kata pelatih Madura United Gomes de Olivera.

Kemenangan itu penting bagi tim. ”Saya minta kepada seluruh pemain jangan irit-irit. Keluarkan semua kemampuan di lapangan. Tidak ada hal seperti simpan tenaga. Semua berkat kerja keras dan perjuangan pemain di lapangan,” ungkap Gomes.

Meski meraih tiga poin dan merangkak naik ke posisi keenam klasemen Liga 1 dengan koleksi 21 poin, Gomes masih menginginkan evaluasi pada pertandingan selanjutnya. ”Evaluasi tetap harus dilakukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Peter Odemwingie Makin Garang

Pelatih PSMS Medan Djajang Nurjaman mengatakan, gol tuan rumah di menit awal menjadi momok bagi timnya. ”Saya sudah bilang kepada pemain untuk fokus di menit-menit awal dan injury time. Itu menit-menit krusial,” ujar Djajang.

Kekalahan tersebut menjadikan rekor tak pernah meraih poin di laga away PSMS belum putus. ”Saya minta maaf atas gagalnya meraih poin,” imbuh eks pelatih Persib Bandung itu. Skuad berjuluk Ayam Kinantan itu saat ini belum beranjak dari posisi 17 klasemen dengan 15 poin.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cedera Muhammad Ridho Makin Membaik

MU Bakal Daratkan Lima Pemain

Cedera, Muhammad Ridho Ragu Bisa Tampil

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

Most Read

Artikel Terbaru

/