alexametrics
21.3 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

Laga Uji Coba untuk Beramal

PAMEKASAN – Hampir seluruh pemain Madura United saat ini sedang menjalani ibadah puasa, sehingga pola latihan, pola makan, dan istirahat diatur. Semua itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi atlet.

Sebelum menghadapi Liga 1 yang dijadwalkan bakal bergulir pada 15 Mei, tim ini akan menjalani laga uji coba. Pertandingan Madura United menjamu Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan bukanlah laga uji coba biasa.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ulhaq mengatakan, uji coba kali ini akan menjadi uji coba perdana Madura United di bulan Ramadan. Karenanya, laga ini dijadikan sebagai laga amal. ”Klub itu punya program berbagi setiap bulan puasa ke masjid-masjid. Nah, ketika muncul laga uji coba ini, mengapa tidak jadi laga amal sekalian? Maka ini menambah program klub,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (8/5).

Baca Juga :  Permainan Bagus Belum Cukup untuk Hadapi Lawan

Seluruh hasil penjualan tiket pertandingan di Pamekasan itu akan dibagikan kepada anak yatim dan fakir miskin. Tentu setelah dihitung dan dipotong untuk pelaksana pertandingan. Harga tiket untuk tribun ekonomi Rp 20 ribu, VIP Rp 100 ribu, dan VVIP 150 ribu.

”Kami akan coba bagikan kepada anak yatim dan fakir miskin, tidak hanya di Pamekasan. Kami akan coba menjangkau empat kabupaten,” jelasnya. Kegiatan amal tersebut berupa pembagian takjil dan menu berbuka.

Zia juga mengomentari pemilihan tim yang berasal dari kasta kedua Liga Indonesia. Menurutnya, uji coba dengan Persewar dapat mengangkat peak performance tim. ”Makanya harus menjajal tim dari kasta kedua liga atau dengan tim di bawah kami,” jelasnya.

Baca Juga :  SGB Tak Lagi Angker

Hal ini tidak seperti yang disampaikan penanggung jawab tiket tim Madura United Achsanul Yaqin. Ia menjelaskan, uji coba ini adalah antara dua kekuatan berbeda. Dengan mayoritas pemain yang berpuasa (Madura United) melawan tim Persewar yang mayoritas pemainnya tidak berpuasa. ”Nanti pelatih akan menilai, apa yang perlu dievaluasi untuk ditingkatkan,” jelasnya.

Melihat uji coba sebelumnya, Madura United bertanding dengan tim Pra-PON Jatim. Laskar Sape Kerrap menang tipis 1-0. ”Uji coba sendiri digelar di malam hari, karena memang mayoritas pemain kami berpuasa. Mungkin hanya beberapa pemain asing yang tidak,” tandas Yaqin.

PAMEKASAN – Hampir seluruh pemain Madura United saat ini sedang menjalani ibadah puasa, sehingga pola latihan, pola makan, dan istirahat diatur. Semua itu dilakukan untuk menyesuaikan dengan kondisi atlet.

Sebelum menghadapi Liga 1 yang dijadwalkan bakal bergulir pada 15 Mei, tim ini akan menjalani laga uji coba. Pertandingan Madura United menjamu Persewar Waropen di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan bukanlah laga uji coba biasa.

Direktur Utama PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ulhaq mengatakan, uji coba kali ini akan menjadi uji coba perdana Madura United di bulan Ramadan. Karenanya, laga ini dijadikan sebagai laga amal. ”Klub itu punya program berbagi setiap bulan puasa ke masjid-masjid. Nah, ketika muncul laga uji coba ini, mengapa tidak jadi laga amal sekalian? Maka ini menambah program klub,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Madura kemarin (8/5).

Baca Juga :  Pekan Ini Trial Pemain Asing Asia

Seluruh hasil penjualan tiket pertandingan di Pamekasan itu akan dibagikan kepada anak yatim dan fakir miskin. Tentu setelah dihitung dan dipotong untuk pelaksana pertandingan. Harga tiket untuk tribun ekonomi Rp 20 ribu, VIP Rp 100 ribu, dan VVIP 150 ribu.

”Kami akan coba bagikan kepada anak yatim dan fakir miskin, tidak hanya di Pamekasan. Kami akan coba menjangkau empat kabupaten,” jelasnya. Kegiatan amal tersebut berupa pembagian takjil dan menu berbuka.

Zia juga mengomentari pemilihan tim yang berasal dari kasta kedua Liga Indonesia. Menurutnya, uji coba dengan Persewar dapat mengangkat peak performance tim. ”Makanya harus menjajal tim dari kasta kedua liga atau dengan tim di bawah kami,” jelasnya.

Baca Juga :  PB Tunas Harapan Dapat Pengalaman Berharga dari PB Suryanaga

Hal ini tidak seperti yang disampaikan penanggung jawab tiket tim Madura United Achsanul Yaqin. Ia menjelaskan, uji coba ini adalah antara dua kekuatan berbeda. Dengan mayoritas pemain yang berpuasa (Madura United) melawan tim Persewar yang mayoritas pemainnya tidak berpuasa. ”Nanti pelatih akan menilai, apa yang perlu dievaluasi untuk ditingkatkan,” jelasnya.

Melihat uji coba sebelumnya, Madura United bertanding dengan tim Pra-PON Jatim. Laskar Sape Kerrap menang tipis 1-0. ”Uji coba sendiri digelar di malam hari, karena memang mayoritas pemain kami berpuasa. Mungkin hanya beberapa pemain asing yang tidak,” tandas Yaqin.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/