alexametrics
19.7 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Petaka Untuk Madura FC di Sepuluh Menit Terakhir

SLEMAN – Madura FC kembali gagal meraih poin di laga tandang. Laskar Sape Kerrap takluk 1-0 dari tuan rumah. Ironisnya, kekalahan itu terjadi karena gol bunuh diri Choirul Ivan di menit ke-81. Berniat menghalau crossing lawan, bola malah meluncur ke gawang sendiri.

Gol itu menjadi petaka bagi skuad besutan Salahuddin. Hingga peluit panjang, skor tidak berubah. Kekalahan itu juga memutus catatan positif dengan tim asal Daerah Istimewa Jogjakarta tersebut. Sebelumnya, PSS Sleman tidak pernah menang dari Madura FC.

Madura FC juga harus merosok ke peringkat paling bawah dengan 3 poin hasil satu kemenangan. Sementara pimpinan klasemen sementara menjadi milik Persiraja Banda Aceh setelah menaklukkan Persita Tangerang 2-0 dengan koleksi 6 poin dari dua kemenangan.

Baca Juga :  Jika Ingin Juara SSC, Harus Menang di Laga Pamungkas

Laskar Jokotole bukan tanpa peluang pada pertandingan tersebut. Benny Ashar dkk berhasil menciptakan sejumlah peluang emas. Sayang, tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol. Dengan demikian, anak-anak Madura harus pulang dengan tangan hampa.

Sebuah kejadian tak biasa terjadi pada laga tersebut. Wasit pada pertandingan tersebut, M. Reza Pahlevi asal Kalimantan Timur terpaksa menepi mengakhiri laga lebih cepat. Dia digantikan Agung Setiawan asal Jawa Tengah usai mengalami cedera.

Peristiwa tersebut terjadi pada menit ke-72, tepatnya seusai gol dari Ichsan Pratama dianulir karena dinilai offside. Keputusan tersebut sempat menuai protes dari tim tuan rumah. Keputusan tersebut juga menuai protes dari Madura FC karena mengira wasit mengesahkan gol PSS Sleman. 

Baca Juga :  Berharap Keberuntungan di 4 Laga Sisa

SLEMAN – Madura FC kembali gagal meraih poin di laga tandang. Laskar Sape Kerrap takluk 1-0 dari tuan rumah. Ironisnya, kekalahan itu terjadi karena gol bunuh diri Choirul Ivan di menit ke-81. Berniat menghalau crossing lawan, bola malah meluncur ke gawang sendiri.

Gol itu menjadi petaka bagi skuad besutan Salahuddin. Hingga peluit panjang, skor tidak berubah. Kekalahan itu juga memutus catatan positif dengan tim asal Daerah Istimewa Jogjakarta tersebut. Sebelumnya, PSS Sleman tidak pernah menang dari Madura FC.

Madura FC juga harus merosok ke peringkat paling bawah dengan 3 poin hasil satu kemenangan. Sementara pimpinan klasemen sementara menjadi milik Persiraja Banda Aceh setelah menaklukkan Persita Tangerang 2-0 dengan koleksi 6 poin dari dua kemenangan.

Baca Juga :  Semua Pemain Bertekad Tampil All-out di 3 Laga Terakhir

Laskar Jokotole bukan tanpa peluang pada pertandingan tersebut. Benny Ashar dkk berhasil menciptakan sejumlah peluang emas. Sayang, tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol. Dengan demikian, anak-anak Madura harus pulang dengan tangan hampa.

Sebuah kejadian tak biasa terjadi pada laga tersebut. Wasit pada pertandingan tersebut, M. Reza Pahlevi asal Kalimantan Timur terpaksa menepi mengakhiri laga lebih cepat. Dia digantikan Agung Setiawan asal Jawa Tengah usai mengalami cedera.

Peristiwa tersebut terjadi pada menit ke-72, tepatnya seusai gol dari Ichsan Pratama dianulir karena dinilai offside. Keputusan tersebut sempat menuai protes dari tim tuan rumah. Keputusan tersebut juga menuai protes dari Madura FC karena mengira wasit mengesahkan gol PSS Sleman. 

Baca Juga :  Andik Kubur Mimpi Arema
- Advertisement -

Artikel Terkait

Cedera Muhammad Ridho Makin Membaik

MU Bakal Daratkan Lima Pemain

Cedera, Muhammad Ridho Ragu Bisa Tampil

Madura FC Keluar sebagai Juara Grup I

Most Read

Artikel Terbaru

/