alexametrics
22.8 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Dua Kali Madura FC Pecundangi Tim Jogjakarta

SLEMAN – Drama terjadi pada Rabu sore (2/5) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski tidak diunggulkan, Madura FC berhasil membungkam tuan rumah, PSS Sleman. Pertandingan yang disiarkan di TVOne tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tamu.

Dengan kemenangan itu, dua kali Laskar Jokotole julukan Madura FC pecundangi tim asal Daerah Istimewa Jogjakarta. Sebelumnya, PSIS Jogjakarta yang menjadi korban pada pertandingan pertama. Pertandingan yang berlangsung di Stadion A. Yani, Sumenep itu  berakhir dengan skor 3-1.

Tim Elang Jawa julukan PSS Slemen bertekad meraih poin penuh pada laga kandangnya. Sejak menit pertama, para pemain tuan rumah langsung menggebrak. Namun, PSS justru kebobolan terlebih dulu di menit ke-7.

Serangan balik cepat Madura FC tidak bisa diantisipasi pemain belakang tuan rumah. Umpan matang Gufroni Al Maruf dari sisi kiri pertahanan PSS Sleman diakhiri dengan sundulan Yusuf Efendi. Suporter tuan rumah terdiam.

Hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya babak pertama, kedudukan tidak berubah. PSS Sleman untuk sementara tertinggal 0-1. Memasuki babak kedua, Madura FC tetap tak menurunkan tempo permainan.

Baca Juga :  Persepam All-Out Hadapi Persika Karawang

Pressing ketat serta bermain tanpa kompromi ditunjukkan Benny Ashar dkk. Namun, jelang babak kedua akan berakhir, PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan. Eks striker Madura United Cristian Gonzales berhasil mencetak gol ke gawang yang dijaga Usman Pribadi.

Sepakannya dari titik putih di menit ke-75, membuat gawang Madura FC kebobolan. Skor menjadi imbang 1-1. Namun, Benny Ashar dkk tak mau menyerah begitu saja. Para pemain ingin membuktikan mampu mencapai target kemenangan.

Akhirnya, di masa injury time babak kedua, yakni menit 95, aksi Bayu Firmansyah yang lepas dari jebakan offside PSS Sleman berhasil mencetak gol. Sepakan kaki kanannya berhasil ditepis kiper. Namun, bola kembali memantul tepat di depannya. Peluang itu tidak disia-siakan, sepekan keduanya berhasil menghunjam ke gawang lawan.

Papan skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan tim besutan Salahuddin. Hasil tersebut tetap bertahan hingga akhir pertandingan, dan membuat Madura FC memimpin klasemen sementara Liga 2 wilayah timur dengan 6 poin.

Pelatih Madura FC Salahuddin mengatakan bahwa timnya saat ini boleh bereuforia. Namun, pemain harus kembali fokus menuju pertandingan selanjutnya. ”Kami boleh bersenang hari ini, tapi jangan berlebihan. Karena masih banyak pertandingan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Madura FC Pesta Gol saat Lawan Perseba Bangkalan

Dia juga berterima kasih atas dukungan serta doa masyarakat Madura untuk kemenangan tim besutannya. ”Alhamdulillah, berkat perjuangan semua, baik dari manajemen pemain dan masyarakat Sumenep,” tutur Salahudin.

Meski kalah, Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto memuji penampilan anak asuhnya. ”Pertandingan yang bagus, kami banyak menekan. Tapi hasilnya, lawan lebih bagus,” katanya setelah pertandingan berakhir.

Kurangnya konsentrasi dan disiplin menurut Herkis yang menyebabkan timnya kalah. Selain itu juga terburu-buru dalam melakukan serangan membuat bola mudah dipatahkan lawan. ”Mereka pandai menjaga ritme dan mengontrol pertandingan. Hal ini akan kami evaluasi sebelum berangkat away ke Gresik,” imbuhnya.

Kapten PSS Sleman Achmad Hisyam Tolle mengatakan, pemain banyak mengambil pelajaran dalam pertandingan tersebut. Dia bersyukur timnya kalah di fase awal sehingga masih punya waktu untuk perbaikan. ”Kami jadi tahu kelemahan kami,” kata bek tengah asal Makassar tersebut.

 

 

SLEMAN – Drama terjadi pada Rabu sore (2/5) di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Meski tidak diunggulkan, Madura FC berhasil membungkam tuan rumah, PSS Sleman. Pertandingan yang disiarkan di TVOne tersebut berakhir dengan skor 1-2 untuk kemenangan tamu.

Dengan kemenangan itu, dua kali Laskar Jokotole julukan Madura FC pecundangi tim asal Daerah Istimewa Jogjakarta. Sebelumnya, PSIS Jogjakarta yang menjadi korban pada pertandingan pertama. Pertandingan yang berlangsung di Stadion A. Yani, Sumenep itu  berakhir dengan skor 3-1.

Tim Elang Jawa julukan PSS Slemen bertekad meraih poin penuh pada laga kandangnya. Sejak menit pertama, para pemain tuan rumah langsung menggebrak. Namun, PSS justru kebobolan terlebih dulu di menit ke-7.


Serangan balik cepat Madura FC tidak bisa diantisipasi pemain belakang tuan rumah. Umpan matang Gufroni Al Maruf dari sisi kiri pertahanan PSS Sleman diakhiri dengan sundulan Yusuf Efendi. Suporter tuan rumah terdiam.

Hingga wasit meniup peluit panjang berakhirnya babak pertama, kedudukan tidak berubah. PSS Sleman untuk sementara tertinggal 0-1. Memasuki babak kedua, Madura FC tetap tak menurunkan tempo permainan.

Baca Juga :  Kompetisi Seksi bagi Mafia

Pressing ketat serta bermain tanpa kompromi ditunjukkan Benny Ashar dkk. Namun, jelang babak kedua akan berakhir, PSS Sleman mampu menyamakan kedudukan. Eks striker Madura United Cristian Gonzales berhasil mencetak gol ke gawang yang dijaga Usman Pribadi.

Sepakannya dari titik putih di menit ke-75, membuat gawang Madura FC kebobolan. Skor menjadi imbang 1-1. Namun, Benny Ashar dkk tak mau menyerah begitu saja. Para pemain ingin membuktikan mampu mencapai target kemenangan.

Akhirnya, di masa injury time babak kedua, yakni menit 95, aksi Bayu Firmansyah yang lepas dari jebakan offside PSS Sleman berhasil mencetak gol. Sepakan kaki kanannya berhasil ditepis kiper. Namun, bola kembali memantul tepat di depannya. Peluang itu tidak disia-siakan, sepekan keduanya berhasil menghunjam ke gawang lawan.

Papan skor berubah menjadi 1-2 untuk keunggulan tim besutan Salahuddin. Hasil tersebut tetap bertahan hingga akhir pertandingan, dan membuat Madura FC memimpin klasemen sementara Liga 2 wilayah timur dengan 6 poin.

Pelatih Madura FC Salahuddin mengatakan bahwa timnya saat ini boleh bereuforia. Namun, pemain harus kembali fokus menuju pertandingan selanjutnya. ”Kami boleh bersenang hari ini, tapi jangan berlebihan. Karena masih banyak pertandingan ke depan,” ujarnya.

Baca Juga :  Madura FC Pesta Gol saat Lawan Perseba Bangkalan

Dia juga berterima kasih atas dukungan serta doa masyarakat Madura untuk kemenangan tim besutannya. ”Alhamdulillah, berkat perjuangan semua, baik dari manajemen pemain dan masyarakat Sumenep,” tutur Salahudin.

Meski kalah, Pelatih PSS Sleman Herry Kiswanto memuji penampilan anak asuhnya. ”Pertandingan yang bagus, kami banyak menekan. Tapi hasilnya, lawan lebih bagus,” katanya setelah pertandingan berakhir.

Kurangnya konsentrasi dan disiplin menurut Herkis yang menyebabkan timnya kalah. Selain itu juga terburu-buru dalam melakukan serangan membuat bola mudah dipatahkan lawan. ”Mereka pandai menjaga ritme dan mengontrol pertandingan. Hal ini akan kami evaluasi sebelum berangkat away ke Gresik,” imbuhnya.

Kapten PSS Sleman Achmad Hisyam Tolle mengatakan, pemain banyak mengambil pelajaran dalam pertandingan tersebut. Dia bersyukur timnya kalah di fase awal sehingga masih punya waktu untuk perbaikan. ”Kami jadi tahu kelemahan kami,” kata bek tengah asal Makassar tersebut.

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/