alexametrics
20.8 C
Madura
Wednesday, August 17, 2022

Ini Para Juara Lomba Fotografi Sumenep Batik on The Sea 2018

SUMENEP – Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, menjadi pusat perhatian Minggu (25/2). Di pantai dengan kekayaan cemara udangnya itu digelar Sumenep Batik on The Sea 2018. Kegiatan itu dilaksanakan untuk terus mengangkat batik Bumi Sumekar sebagai salah satu warisan budaya.

Dengan kegiatan itu, pemkab juga mengapresiasi para maestro batik yang mendedikasikan hidupnya demi eksisnya karya seni tersebut. Ratusan warga dan pengunjung pantai dari dalam dan luar daerah antusias mengikuti kegiatan itu. Secara garis besar kegiatan tersebut diisi empat agenda.

Yaitu, penampilan kesenian tradisional Sumenep, pemberian penghargaan kepada para maestro batik Sumenep, lelang masterpiece batik karya seorang maestro batik di Sumenep, serta lomba fashion batik, dan lomba fotografi.

Baca Juga :  Pergelaran Karapan Sapi Bisa Sokong PAD

Juara pertama lomba fotografi diraih Shandra dari Surabaya. Disusul Yayan Padlepop dari Sumenep di posisi kedua. Juara ketiga diraih Jalaluddin Mahali dari Lamongan. Lalu, Niezar Zain dari Surabaya harapan pertama. Harapan kedua Rizki AF. dari Sumenep. Harapan ketiga diraih Triyono Pambudi dari Sidoarjo.

Acara yang menggunakan anggaran non-APBD itu diikuti 66 peserta lomba fashion batik, 108 fotografer dari berbagai daerah di Indonesia, dan ratusan pembatik dari Sumenep.

”Ini bagian dari usaha pemerintah untuk memberikan penghargaan dan motivasi bagi para pembatik di Sumenep untuk lebih maju dan revolusioner mengembangkan batik di Sumenep yang kita cintai ini,” jelas Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Baca Juga :  Sumenep Batik Festival 2017 Meriah

 

SUMENEP – Pantai Lombang di Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, menjadi pusat perhatian Minggu (25/2). Di pantai dengan kekayaan cemara udangnya itu digelar Sumenep Batik on The Sea 2018. Kegiatan itu dilaksanakan untuk terus mengangkat batik Bumi Sumekar sebagai salah satu warisan budaya.

Dengan kegiatan itu, pemkab juga mengapresiasi para maestro batik yang mendedikasikan hidupnya demi eksisnya karya seni tersebut. Ratusan warga dan pengunjung pantai dari dalam dan luar daerah antusias mengikuti kegiatan itu. Secara garis besar kegiatan tersebut diisi empat agenda.

Yaitu, penampilan kesenian tradisional Sumenep, pemberian penghargaan kepada para maestro batik Sumenep, lelang masterpiece batik karya seorang maestro batik di Sumenep, serta lomba fashion batik, dan lomba fotografi.

Baca Juga :  Fondasi Budaya dan Doa yang Menyimpang

Juara pertama lomba fotografi diraih Shandra dari Surabaya. Disusul Yayan Padlepop dari Sumenep di posisi kedua. Juara ketiga diraih Jalaluddin Mahali dari Lamongan. Lalu, Niezar Zain dari Surabaya harapan pertama. Harapan kedua Rizki AF. dari Sumenep. Harapan ketiga diraih Triyono Pambudi dari Sidoarjo.

Acara yang menggunakan anggaran non-APBD itu diikuti 66 peserta lomba fashion batik, 108 fotografer dari berbagai daerah di Indonesia, dan ratusan pembatik dari Sumenep.

”Ini bagian dari usaha pemerintah untuk memberikan penghargaan dan motivasi bagi para pembatik di Sumenep untuk lebih maju dan revolusioner mengembangkan batik di Sumenep yang kita cintai ini,” jelas Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Baca Juga :  Menonton Pertunjukan Ludruk Tradisional Sinar Putra di Kampus UTM

 

Artikel Terkait

Most Read

Kiai Syarqawi-Kadisdik Kunjungi JPRM

Sapi Ditemukan, Maling Lolos

Ribuan Penerima PKH Plus Dicoret

Artikel Terbaru

/