alexametrics
21.3 C
Madura
Friday, May 20, 2022

Sumenep Mengukir Ajang Pembuktian Pengukir Muda

SUMENEP – Event Sumenep Mengukir yang akan digelar Rabu (31/1) bakal menjadi kegiatan spektakuler bagi para pengukir muda Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Dalam event tersebut, para pengukir muda ini bakal unjuk kebolehan dalam membuat guratan indah di kayu.

Seperti dirasakan Adi, 28. Pengukir muda Desa Karduluk ini sangat antusias menyambut kegiatan yang akan dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Karduluk. Sebab, kegiatan ini merupakan event besar pertama yang dia ikuti selama menggeluti dunia ukir kayu.

”Rasanya lebih semangat. Tahu karya kita akan dipajang dan dilihat banyak orang dari berbagai tempat itu beda ketika menghadapi pemesan di bengkel ukir,” ungkap pria yang mewarisi kemampuan mengukir dari keluarganya itu Kamis (25/1).

Baca Juga :  Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

Menyambut acara 31 Januari nanti, Adi sudah mempersiapkan banyak hal. Mulai dari produk yang akan ditampilkan, sampai peralatan yang akan dia bawa saat pameran berlangsung. ”Dari kesepakatan panitia memang ada ide bahwa di stan nanti akan ditampilkan peralatan sekaligus proses mengukir. Jadi, saya juga mempersiapkan peralatan,” jelasnya.

Selain mempersiapkan diri sebagai pengukir, Adi yang juga tergabung dalam panitia pelaksana juga mulai mempersiapkan kegiatan. Saat ini panitia sudah mulai memesan peralatan yang dibutuhkan. ”Persiapan masih terus dilakukan. Kita sudah mulai pesan tenda, sound system, dan alat-alat lain yang dibutuhkan,” kata dia.

Bagi dia, mengukir bukan hanya sebatas pekerjaan, tapi juga penyaluran hobi. Sejak kecil dia mengaku sudah suka menggambar. Sejak duduk di bangku SMA, Adi mulai belajar mengukir dari ayahnya.

Baca Juga :  Pemkab Minta Karapan Sapi Piala Presiden Dihelat Bergilir

”Lama-lama saya tambah suka. Soalnya mengukir itu seperti menggambar, tapi di level yang lebih tinggi,” ucapnya.

Dia berharap, kegiatan yang bakal berlangsung lima hari itu berjalan lancar. Dia juga mengajak seluruh warga Sumenep ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. ”Minimal datang dan lihat karya kami. Itu sudah sangat membanggakan untuk kami yang masih muda ini,” tandasnya.

- Advertisement -

SUMENEP – Event Sumenep Mengukir yang akan digelar Rabu (31/1) bakal menjadi kegiatan spektakuler bagi para pengukir muda Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan. Dalam event tersebut, para pengukir muda ini bakal unjuk kebolehan dalam membuat guratan indah di kayu.

Seperti dirasakan Adi, 28. Pengukir muda Desa Karduluk ini sangat antusias menyambut kegiatan yang akan dilaksanakan di lapangan sepak bola Desa Karduluk. Sebab, kegiatan ini merupakan event besar pertama yang dia ikuti selama menggeluti dunia ukir kayu.

”Rasanya lebih semangat. Tahu karya kita akan dipajang dan dilihat banyak orang dari berbagai tempat itu beda ketika menghadapi pemesan di bengkel ukir,” ungkap pria yang mewarisi kemampuan mengukir dari keluarganya itu Kamis (25/1).

Baca Juga :  Rencanakan Bangun Galeri dan Sentra Ukir

Menyambut acara 31 Januari nanti, Adi sudah mempersiapkan banyak hal. Mulai dari produk yang akan ditampilkan, sampai peralatan yang akan dia bawa saat pameran berlangsung. ”Dari kesepakatan panitia memang ada ide bahwa di stan nanti akan ditampilkan peralatan sekaligus proses mengukir. Jadi, saya juga mempersiapkan peralatan,” jelasnya.

Selain mempersiapkan diri sebagai pengukir, Adi yang juga tergabung dalam panitia pelaksana juga mulai mempersiapkan kegiatan. Saat ini panitia sudah mulai memesan peralatan yang dibutuhkan. ”Persiapan masih terus dilakukan. Kita sudah mulai pesan tenda, sound system, dan alat-alat lain yang dibutuhkan,” kata dia.

Bagi dia, mengukir bukan hanya sebatas pekerjaan, tapi juga penyaluran hobi. Sejak kecil dia mengaku sudah suka menggambar. Sejak duduk di bangku SMA, Adi mulai belajar mengukir dari ayahnya.

Baca Juga :  Direktur JPRM Kunjungi Pembuatan Batik Canteng Koneng

”Lama-lama saya tambah suka. Soalnya mengukir itu seperti menggambar, tapi di level yang lebih tinggi,” ucapnya.

Dia berharap, kegiatan yang bakal berlangsung lima hari itu berjalan lancar. Dia juga mengajak seluruh warga Sumenep ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. ”Minimal datang dan lihat karya kami. Itu sudah sangat membanggakan untuk kami yang masih muda ini,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/