alexametrics
20.7 C
Madura
Saturday, June 25, 2022

Menulis Bisa Membuat Panjang Umur

SUMENEP – Lebih dari 1.500 santri putra dan putri Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan mengikuti seminar literasi di Gedung Serbaguna (Geserna) Jumat (23/3). Panitia menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Redaktur Budaya Jawa Pos Radar Madura Lukman Hakim AG., Pemred Majalah Horison Jamal D. Rahman, dan budayawan Syaf Anton Wr.

Majelis Kiai PP Al-Amien Prenduan KH Moh. Zainullah Rois dalam sambutannya mengatakan, kreativitas menulis sangat penting. Seminar dengan tema Mencintai Sastra, Mencintai Kehidupan itu diharapkan bisa memotivasi para santri.

Dengan begitu, mereka mempunyai gairah atau semangat untuk menulis. Dia berpesan kepada santri dalam beproses agar tidak putus asa. ”Jika ingin panjang umur, salah satunya dengan menulis. Karena meskipun orangnya meninggal dunia, karyanya tetap bermanfaat,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Minta Karapan Sapi Piala Presiden Dihelat Bergilir

Jamal D. Rahman banyak mengupas seputar perkembangan sastra dan peradaban Islam. Banyak ilmuan Islam menuliskan ilmunya melalui karya sastra meski mereka tidak disebut sastrawan. ”Terutama syi’ir,” ucapnya.

Sementara Syaf Anton Wr. banyak bicara seputar perkembangan komunitas atau sanggar sastra. Kemudian dilanjutkan dengan materi proses kreatif dan cara menembus media massa oleh Lukman Hakim AG. Seminar itu juga dihadiri Direktur TMI Al-Amien Prenduan H A. Tijani Syadzili.

Pada kesempatan itu, dua novel karya alumni TMI putri diluncurkan sekaligus oleh Pembina Sanggar Sastra Al-Amien Moh. Hamzah Arsa. Yakni, Ali & Aisyah karya Endang Kartini serta Pendar Cahaya di Atas Prahara karya Richa Muthaharoh.

Baca Juga :  Memaknai Molodan yang Gempita di Pelbagai Penjuru Madura

 

 

 

SUMENEP – Lebih dari 1.500 santri putra dan putri Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan mengikuti seminar literasi di Gedung Serbaguna (Geserna) Jumat (23/3). Panitia menghadirkan tiga narasumber. Mereka adalah Redaktur Budaya Jawa Pos Radar Madura Lukman Hakim AG., Pemred Majalah Horison Jamal D. Rahman, dan budayawan Syaf Anton Wr.

Majelis Kiai PP Al-Amien Prenduan KH Moh. Zainullah Rois dalam sambutannya mengatakan, kreativitas menulis sangat penting. Seminar dengan tema Mencintai Sastra, Mencintai Kehidupan itu diharapkan bisa memotivasi para santri.

Dengan begitu, mereka mempunyai gairah atau semangat untuk menulis. Dia berpesan kepada santri dalam beproses agar tidak putus asa. ”Jika ingin panjang umur, salah satunya dengan menulis. Karena meskipun orangnya meninggal dunia, karyanya tetap bermanfaat,” katanya.

Baca Juga :  Menyaksikan Sandur yang Menghibur Mahasiswa Lintas Daerah

Jamal D. Rahman banyak mengupas seputar perkembangan sastra dan peradaban Islam. Banyak ilmuan Islam menuliskan ilmunya melalui karya sastra meski mereka tidak disebut sastrawan. ”Terutama syi’ir,” ucapnya.

Sementara Syaf Anton Wr. banyak bicara seputar perkembangan komunitas atau sanggar sastra. Kemudian dilanjutkan dengan materi proses kreatif dan cara menembus media massa oleh Lukman Hakim AG. Seminar itu juga dihadiri Direktur TMI Al-Amien Prenduan H A. Tijani Syadzili.

Pada kesempatan itu, dua novel karya alumni TMI putri diluncurkan sekaligus oleh Pembina Sanggar Sastra Al-Amien Moh. Hamzah Arsa. Yakni, Ali & Aisyah karya Endang Kartini serta Pendar Cahaya di Atas Prahara karya Richa Muthaharoh.

Baca Juga :  Pemkab Minta Karapan Sapi Piala Presiden Dihelat Bergilir

 

 

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/