alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Hari Buku, Pujangga Muda Madura Bedah Tora

PAMEKASAN – Buku sastra berbahasa Madura berjudul Tora; Satengkes Carpan Madura terbitan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kembali dibedah Senin (23/4). Bertepatan dengan peringatan Hari Buku Sedunia 2018 bedah buku dilaksanakan di Auditorium STIDKIS Al Mardliyyah, Kecamatan Waru, Pamekasan. 

Komunitas Pujangga Muda (KPM) selaku penyelenggaran mendatangkan dua seniman sebagai narasumber. Mereka adalah Redaktur Budaya JPRM Lukman Hakim AG. dan Dewan Pendiri Masyarakat Santri Pesisiran (MSP) Muhammad Affan. 

Kegiatan bertajuk Madura dalam Cerita Fiksi tersebut dipandu oleh Bung Kus. Pada kesempatan itu juga ditampilkan pembacaan puisi berbahasa Madura dan kesenian lainnya.

Ketua KPM Qurrota A’yun mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menambah pengetahuan tentang budaya Madura. Ingin melihat budaya Madura melalui karya fiksi. Yakni, buku Tora; Satengkes Carpan Madura. 

Baca Juga :  Pergelaran Karapan Sapi Bisa Sokong PAD

”Apalagi buku langka ini menggunakan bahasa Madura. Kalau buku berbahasa Indonesia banyak dan sudah biasa. Karena itu, kami tertarik untuk membedah dan mempelajarinya,” terang A’yun.

Mahasiswi jurusan bimbingan penyuluhan Islam (PBI) ini menyambut baik penerbitan buku yang memuat 63 careta pandha’ (carpan) ini. Kehadiran buku ini sekaligus menepis anggapan bahwa pemuda Madura enggan menulis dengan bahasa daerah. Sebab, 21 penulis dalam buku ini mayoritas masih muda.

”Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” harap perempuan berkerudung itu. Buku Tora; Satengkes Carpan Madura bisa didapatkan di lokasi acara. Selain itu bisa dibeli di kantor JPRM di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Baca Juga :  Harga Lemas, Petani Cemas

- Advertisement -

PAMEKASAN – Buku sastra berbahasa Madura berjudul Tora; Satengkes Carpan Madura terbitan Jawa Pos Radar Madura (JPRM) kembali dibedah Senin (23/4). Bertepatan dengan peringatan Hari Buku Sedunia 2018 bedah buku dilaksanakan di Auditorium STIDKIS Al Mardliyyah, Kecamatan Waru, Pamekasan. 

Komunitas Pujangga Muda (KPM) selaku penyelenggaran mendatangkan dua seniman sebagai narasumber. Mereka adalah Redaktur Budaya JPRM Lukman Hakim AG. dan Dewan Pendiri Masyarakat Santri Pesisiran (MSP) Muhammad Affan. 

Kegiatan bertajuk Madura dalam Cerita Fiksi tersebut dipandu oleh Bung Kus. Pada kesempatan itu juga ditampilkan pembacaan puisi berbahasa Madura dan kesenian lainnya.


Ketua KPM Qurrota A’yun mengatakan, kegiatan ini digelar untuk menambah pengetahuan tentang budaya Madura. Ingin melihat budaya Madura melalui karya fiksi. Yakni, buku Tora; Satengkes Carpan Madura. 

Baca Juga :  Antologi 99 Puisi Korona Wartawan-Penyair, Madura Tak Ketinggalan

”Apalagi buku langka ini menggunakan bahasa Madura. Kalau buku berbahasa Indonesia banyak dan sudah biasa. Karena itu, kami tertarik untuk membedah dan mempelajarinya,” terang A’yun.

Mahasiswi jurusan bimbingan penyuluhan Islam (PBI) ini menyambut baik penerbitan buku yang memuat 63 careta pandha’ (carpan) ini. Kehadiran buku ini sekaligus menepis anggapan bahwa pemuda Madura enggan menulis dengan bahasa daerah. Sebab, 21 penulis dalam buku ini mayoritas masih muda.

”Kami berharap para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan baik,” harap perempuan berkerudung itu. Buku Tora; Satengkes Carpan Madura bisa didapatkan di lokasi acara. Selain itu bisa dibeli di kantor JPRM di Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Baca Juga :  Ubah Nama

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/