alexametrics
22.8 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Senopati Nusantara Diminta Permudah Izin Kepemilikan Keris

SUMENEP – Demi pengembangan keris di Sumenep, pemkab berencana membuat showroom pusaka keris. Hal itu bertujuan memberikan kesempatan kepada para perajin keris untuk menunjukkan karyanya.

Para perajin meminta Senopati Nusantara membantu mempermudah izin penjualan keris asal Sumenep ke luar daerah. Hal itu disampaikan pada acara Senopati Nusantara Award di Pendapa Keraton Sumenep, Jumat (11/8).

”Senopati Nusantara memang bertujuan untuk advokasi. Kami ingin keris dari Sumenep dan Indonesia umumnya terkenal hingga seluruh pelosok dunia,” ujar Sekretaris Jenderal Senopati Nusantara Hasto Kristiyanto.

Untuk menjaga keberadaan peninggalan sejarah itu, Senopati Nusantara juga berencana membuat penelitian mengenai keris. Tidak terkecuali di Kabupaten Sumenep. ”Entah dari sejarahnya, pemasarannya, atau membuat penelitian lintas sektor,” tambahnya.

Baca Juga :  Benoit: Orang Sumenep Ramah-Ramah

Pemkab Sumenep telah berusaha mengubah persepsi senjata tajam yang melekat pada keris. ”Kami ingin keris ini tidak lagi dikenal sebagai senjata tajam yang dilarang dibawa ke mana-mana. Tetapi, kami ingin keris ini dianggap sebagai pusaka yang menunjukkan kebanggaan si pemilik,” terang Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Busyro mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan izin kepemilikan keris melalui dinas pariwisata, kebudayaan, pemuda, dan olahraga (disparbudpora). Dia berharap, dengan adanya surat tersebut, keris akan kembali eksis sebagai pusaka yang melambangkan kebenaran dan perbuatan jujur.

Selain untuk melestarikan pusaka keris, kegiatan ini bertujuan menyongsong Visit Sumenep 2018.

- Advertisement -

SUMENEP – Demi pengembangan keris di Sumenep, pemkab berencana membuat showroom pusaka keris. Hal itu bertujuan memberikan kesempatan kepada para perajin keris untuk menunjukkan karyanya.

Para perajin meminta Senopati Nusantara membantu mempermudah izin penjualan keris asal Sumenep ke luar daerah. Hal itu disampaikan pada acara Senopati Nusantara Award di Pendapa Keraton Sumenep, Jumat (11/8).

”Senopati Nusantara memang bertujuan untuk advokasi. Kami ingin keris dari Sumenep dan Indonesia umumnya terkenal hingga seluruh pelosok dunia,” ujar Sekretaris Jenderal Senopati Nusantara Hasto Kristiyanto.


Untuk menjaga keberadaan peninggalan sejarah itu, Senopati Nusantara juga berencana membuat penelitian mengenai keris. Tidak terkecuali di Kabupaten Sumenep. ”Entah dari sejarahnya, pemasarannya, atau membuat penelitian lintas sektor,” tambahnya.

Baca Juga :  Ketua DPRD Pamekasan Apresiasi Buku Tora

Pemkab Sumenep telah berusaha mengubah persepsi senjata tajam yang melekat pada keris. ”Kami ingin keris ini tidak lagi dikenal sebagai senjata tajam yang dilarang dibawa ke mana-mana. Tetapi, kami ingin keris ini dianggap sebagai pusaka yang menunjukkan kebanggaan si pemilik,” terang Bupati Sumenep A. Busyro Karim.

Busyro mengatakan, pihaknya telah mengeluarkan izin kepemilikan keris melalui dinas pariwisata, kebudayaan, pemuda, dan olahraga (disparbudpora). Dia berharap, dengan adanya surat tersebut, keris akan kembali eksis sebagai pusaka yang melambangkan kebenaran dan perbuatan jujur.

Selain untuk melestarikan pusaka keris, kegiatan ini bertujuan menyongsong Visit Sumenep 2018.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/