SAMPANG, RadarMadura.id– Nasib nahas menimpa mahasiswi Politeknik Madura (Poltera) Sampang Yusi Dwi Anggraini, 21.
Perempuan asal Dusun Tengah, DesaKecamatan Pegantenan, Pamekasan meninggal usai diseruduk minibus di Jalan Raya Desa Taddan, Kecamatan Camplong, Sampang, Senin (2/3), sekitar pukul 8:30.
Poltera buka suara atas kejadian nahas yang dialami mahasiswi tersebut. Pihak kampus juga membeberkan bukti rekaman CCTV saat laka lantas terjadi.
Saat itu, korban Yusi Dwi Anggraini mengendarai Honda Scoopy bernopol L 5214 CE dari arah barat hendak menyeberang untuk masuk area kampus.
Dari arah berlawanan, melaju kendaraan minibus berwarna biru kombinasi merah muda dengan nomor polisi (nopol) M 7107 UN. Mobil tersebut dikendarai Fauzi, 40, warga Dusun Pangrenduh, Desa Gulbung, Kecamatan Pangarengan, Sampang.
Informasi yang dihimpun di lapangan, korban belum sempat menyeberang. Namun, kendaraab Fauzi tiba-tiba keluar jalur dan menghantam kendaraan korban hingga terseret sepanjang 60 meter.
Humas Poltera Sampang Taufik Hidayat membenarkan kejadian tersebut. Berdasarkan rekaman CCTV di lokasi kejadian, kendaraan minibus elf keluar dari jalur.
Semestinya, jika kendaraan tersebut melaju dari timur, maka melewati jalur sisi Selatan alias jalur kiri. Kenyataannya, kendaraan minibus elf berada pada jalur kanan alias sisi Utara.
Baca Juga: Dua Desa Jadi Atensi Khusus, Inspektorat Sampang Audit DD 2025
”Satpam kampus juga telah memberikan tanda peringatan agar kendaraan tersebut mengurangi kecepatan. Namun, minibus elf justru tetap melaju dan mengambil jalur kanan sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Atas kejadian itu, pihak Poltera berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya. Pihaknya berharap, almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, serta kesabaran dalam menghadapi cobaan ini.
”Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut serta memastikan pendampingan kepada keluarga korban yang terdampak,” tegasnya. (*/bil)
Editor : Anis Billah