SAMPANG, RadarMadura.id – Dua pemuda di Kabupaten Sampang, Moh. Vavirya, 22, dan Moh. Raska Dwi, 13, harus mendapatkan perawatan medis.
Keduanya mengalami luka bakar diduga akibat terkena ledakan mercon berbahan spiritus saat bermain di Jalan Rajawali, Kelurahan Karang Dalem, Kecamatan Kota Sampang, Senin (16/2).
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan peristiwa tersebut. Dia menyebut kejadian berlangsung sekitar pukul 11.00 WIB.
”Akibat kejadian itu, dua korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuhnya,” katanya.
Kedua korban merupakan warga Jalan Rajawali Gang I, Kelurahan Karang Dalem, Sampang.
Menurut Eko, ledakan bermula saat kedua korban mencoba menyalakan petasan rakitan berbahan bakar spiritus.
Petasan tersebut dibuat dari kaleng susu bekas dengan pemicu berupa magnet korek api.
”Saat hendak dinyalakan, petasan tersebut meledak lebih dulu,” ujarnya.
Akibatnya, kedua korban mengalami luka bakar di bagian tangan, paha, dan kaki.
Meski demikian, kondisi korban saat dievakuasi masih dalam keadaan sadar.
Keduanya kemudian dibawa ke RSUD Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang untuk mendapatkan perawatan medis.
Eko juga mengimbau para orang tua agar lebih waspada dan meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama saat bermain petasan dalam bentuk apa pun.
”Petasan, termasuk yang dibuat dari kaleng susu dengan bahan bakar spiritus, sangat berbahaya bagi anak-anak maupun orang lain,” tegasnya.
Sementara itu, Humas dan Marketing RSMZ Sampang Amin Jakfar Sadik membenarkan bahwa kedua korban sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit tersebut.
”Korban mengalami luka bakar di paha dan sedikit di bagian wajah akibat ledakan mercon spirtus. Namun, pihak keluarga tidak berkenan dilakukan rawat inap,” jelasnya. (bai/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti