SAMPANG, RadarMadura.id – Tragedi memilukan terjadi di Dusun Cangginih, Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang, Minggu (15/2).
Dua bocah perempuan dilaporkan tenggelam di kubangan sungai saat bermain air. Satu di antaranya dinyatakan meninggal dunia.
Korban adalah Lia Atika Sari, 4, warga Dusun Cangginih, Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun.
Sementara temannya, yakni Ayu Aira Kira, 2,5, warga Dusun Cangginih, Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun bisa diselamatkan.
Kasihumas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo membenarkan kejadian tersebut. Tempat kejadian perkara (TKP) berada di Dusun Cangginih, Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun.
”Korban diduga tenggelam pada kubangan sungai pukul 16.00,” katanya.
Menurutnya, peristiwa bermula saat saksi bernama Siti hendak mandi di kubangan sungai di Dusun Cangginih sekitar pukul 16.00 WIB.
Sesampainya di lokasi, saksi melihat dua anak sedang mandi dan diduga tenggelam.
”Diketahui dua anak itu yakni Lia Atika Sari, usia 4 tahun, dan Ayu Aira Kira usia 2,5 trahun. Keduanya merupakan warga Dusun Cangginih, Desa Bringin Nonggal, Kecamatan Torjun,” katanya.
Melihat kejadian tersebut, saksi berteriak meminta tolong. Warga kemudian berdatangan dan mengevakuasi kedua bocah dari kubangan sungai.
”Kedua bocah itu lalu dievakuasi ke pinggir sungai,” ujarnya.
Selanjutnya, kedua korban dibawa ke Puskesmas Torjun untuk mendapatkan penanganan awal.
Hasil pemeriksaan petugas medis menyatakan Lia Atika Sari sudah meninggal dunia, sementara Ayu Aira Kira masih dalam keadaan sadar.
”Pihak Puskesmas Torjun menyatakan bahwa korban Lia Atika Sari sudah meninggal dunia, sementara Ayu Aira Kira masih dalam keadaan sadar,” bebernya.
Eko menambahkan, meski telah dinyatakan meninggal, pihak keluarga belum yakin. Kedua korban kemudian dibawa ke RSUD Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang.
Namun, hasil pemeriksaan rumah sakit tetap menyatakan Lia telah meninggal dunia.
”Korban kemudian dibawa ke rumah duka dan pihak keluarga tidak menuntut hukum dan menganggap kejadian tersebut sebagai kecelakaan sendiri,” tandasnya. (bai/han)
Editor : Hera Marylia Damayanti