SAMPANG, RadarMadura.id – Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wakil Bupati (Wabup) Ahmad Mahfudz melakukan ziarah ke situs Makam Rato Ebu. Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang mengajak masyarakat untuk tidak lupa sejarah.
Wabup Ahmad Mahfudz mengatakan, Sampang kali ini merayakan hari jadi (harjad) ke-402. Momentum itu bisa dijadikan sebagai tonggak perubahan masyarakat Sampang untuk terus semakin memperbaiki diri.
”Memperbaiki diri merupakan salah satu upaya kita untuk menuju Sampang Hebat Bermartabat Plus,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Lora Wabup itu menyatakan, momen ziarah ke situs Makam Rato Ebu tersebut bukan sekadar seremonial. Melainkan, sebuah ikhtiar bersama untuk merekonstruksi memori kolektif.
”Melalui kegiatan ini, kita semua harus meneguhkan kembali kesadaran historis akan fondasi perjalanan Kabupaten Sampang yang kini sudah berusia 402,” ucapnya.
Lora Wabup mengajak semua pihak untuk mengenang kembali perjuangan para leluhur Kota Bahari, khususnya Rato Ebu. Sebab, Rato Ebu merupakan figur sentral dalam pembangunan Kabupaten Sampang.
”Dari para leluhur kita mewarisi keberanian, kearifan lokal, dan kemampuan membangun tatanan sosial berlandaskan nilai-nilai keagamaan, kemandirian, dan kemaslahatan,” tegasnya.
Orang nomor dua di Kabupaten Sampang itu mengungkapkan, harjad ke-402 mengusung tema Harmoni Berkelanjutan. Tema tersebut bukan sekadar slogan semata untuk bumi Kota Bahari.
”Melainkan, cerminan dari jati diri dan arah perjuangan masyarakat,” tegasnya.
Dijelaskan, secara filosofis, harmoni merupakan kristalisasi nilai kemajemukan yang diwariskan oleh para leluhur.
Harmoni bukan berarti meniadakan perbedaan maupun mengesampingkan perbedaan. Tapi, mengelolanya dengan bijak demi mencapai tujuan bersama.
”Sedangkan berkelanjutan menunjukkan tanggung jawab moral bagi generasi saat ini untuk menjaga, merawat, dan memperkuat sosial yang telah diwariskan oleh para leluhur,” paparnya.
Dia berharap, ke depan masyarakat dan pemerintah harus bersama-sama untuk memanfaatkan potensi yang ada di Sampang. Tujuannya, tentunya untuk kemajuan Kabupaten Sampang.
”Sehingga, nanti bisa dirasakan manfaatnya oleh generasi penerus di masa mendatang,” tandasnya. (bai/yan)
Editor : Hera Marylia Damayanti