alexametrics
21 C
Madura
Sunday, June 26, 2022

DLH Usulkan Pembentukan Polisi Taman

SAMPANG – Kabupaten Sampang memiliki tujuh taman yang bisa jadi tempat bersantai dan bermain bersama keluarga. Namun, terkadang ada oknum yang menyalahgunakan fasilitas umum tersebut.

Kabid Konservasi Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Imam Irawan mengatakan, pihaknya mengelola tujuh taman. Yakni Taman Kota, Wijaya Kusuma, Wiyata Bahari, Bahagia, Monumen Trunojoyo, SMKN 2 Sampang, dan Taman Duren. Taman tersebut dibangun sebagai tempat bersantai bagi masyarakat.

Pihaknya berencana memasang closed circuit television (CCTV) di masing-masing taman. Itu dilakukan untuk menjaga keamanan taman. ”Pemasangan CCTV itu dalam rangka keamanan taman. Semua masyarakat itu bebas berkunjung ke taman,” katanya kemarin (30/5).

Masing-masing taman akan dipasang minimal 4 titik CCTV. Dengan begitu, bisa mempermudah mengontrol dan mengawasi area taman.

Baca Juga :  Sarpras Persampahan Lintas Kedinasan

Di samping itu, pihaknya juga berinisiatif untuk membentuk polisi taman. Irawan mengaku, pihaknya sudah mengajukan rencana tersebut. Namun, kemungkinan bisa terealisasi tahun depan.

”Pengajuannya tahun ini, realisasinya kemungkinan tahun depan. Kalau polisi taman sudah terbentuk, tidak perlu diadakan CCTV. Kami lebih memprioritaskan pembentukan polisi taman,” tandasnya. (bil)

SAMPANG – Kabupaten Sampang memiliki tujuh taman yang bisa jadi tempat bersantai dan bermain bersama keluarga. Namun, terkadang ada oknum yang menyalahgunakan fasilitas umum tersebut.

Kabid Konservasi Rehabilitasi Lingkungan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sampang Imam Irawan mengatakan, pihaknya mengelola tujuh taman. Yakni Taman Kota, Wijaya Kusuma, Wiyata Bahari, Bahagia, Monumen Trunojoyo, SMKN 2 Sampang, dan Taman Duren. Taman tersebut dibangun sebagai tempat bersantai bagi masyarakat.

Pihaknya berencana memasang closed circuit television (CCTV) di masing-masing taman. Itu dilakukan untuk menjaga keamanan taman. ”Pemasangan CCTV itu dalam rangka keamanan taman. Semua masyarakat itu bebas berkunjung ke taman,” katanya kemarin (30/5).


Masing-masing taman akan dipasang minimal 4 titik CCTV. Dengan begitu, bisa mempermudah mengontrol dan mengawasi area taman.

Baca Juga :  Diapresiasi Perbakin, Puluhan Peserta Semarakkan KSAS Cup

Di samping itu, pihaknya juga berinisiatif untuk membentuk polisi taman. Irawan mengaku, pihaknya sudah mengajukan rencana tersebut. Namun, kemungkinan bisa terealisasi tahun depan.

”Pengajuannya tahun ini, realisasinya kemungkinan tahun depan. Kalau polisi taman sudah terbentuk, tidak perlu diadakan CCTV. Kami lebih memprioritaskan pembentukan polisi taman,” tandasnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/