alexametrics
21.9 C
Madura
Tuesday, July 5, 2022

Ribuan Rumah Terdampak Banjir

SAMPANG – Selama dua hari, yaitu pada 28–29 Januari, Kota Sampang dilanda banjir akibat luapan Sungai Kamoning. Banjir menggenangi Desa Banyumas, Pangelen, dan Kamoning, serta Kelurahan Gunung Sekar, Dalpenang, Rongtengah, dan Karang Dalem.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Anang Joenaidi mengatakan, selama dua hari itu ada ribuan rumah yang terdampak banjir. Data terakhir yang masuk ke BPBD, sedikitnya 4.161 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. ”Itu selama dua hari,” katanya kemarin (30/1).

Sayangnya, dia belum bisa memberikan data secara rinci. Pihaknya menunggu laporan resmi dari kelurahan yang terdampak banjir. ”Kami menerima laporan secara umum saja,” terangnya.

Baca Juga :  Cetak Atlet Andal, PTMSI Sampang Gelar Turnamen Tenis Meja Se-Madura

Menurut Anang, banjir selama dua hari sempat surut. Akan tetapi karena debit air di Sungai Banyumas kembali meninggi, wilayah perkotaan direndam banjir dengan ketinggian satu meter.

”Prediksi kami, ketinggian air hanya lima puluh sentimeter. Tapi setelah Sungai Banyumas meluap, ketinggian air di wilayah perkotaan menjadi satu meter dan genangan meluas. Surutnya banjir juga melambat karena air laut di wilayah selatan sedang pasang,” sambungnya.

Lebih jauh dijelaskan, curah hujan diperkirakan memuncak pada pertengahan Februari. Pihaknya sudah membentuk tim yang akan bersiaga di wilayah rawan genangan banjir. ”Alhamdulillah, air sekarang sudah cepat surut dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar dia.

Baca Juga :  Program ASLUT Tak Merata, Dana Tahap III Belum Dicairkan

Novalia, warga Jalan Imam Bonjol, mengatakan, genangan air memang lebih cepat surut dibandingkan dengan tahun lalu. Selain itu, ketinggian genangan air tak setinggi sebelumnya. ”Semoga banjir bisa diatasi oleh pemerintah. Sebab, warga terdampak sangat resah,” katanya.

Usai banjir, dia membersihkan rumah yang dipenuhi lumpur. Banyak pekerjaan rumah pada saat banjir melanda. ”Tiap tahun rumah saya kena banjir,” tukasnya.

SAMPANG – Selama dua hari, yaitu pada 28–29 Januari, Kota Sampang dilanda banjir akibat luapan Sungai Kamoning. Banjir menggenangi Desa Banyumas, Pangelen, dan Kamoning, serta Kelurahan Gunung Sekar, Dalpenang, Rongtengah, dan Karang Dalem.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang Anang Joenaidi mengatakan, selama dua hari itu ada ribuan rumah yang terdampak banjir. Data terakhir yang masuk ke BPBD, sedikitnya 4.161 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir. ”Itu selama dua hari,” katanya kemarin (30/1).

Sayangnya, dia belum bisa memberikan data secara rinci. Pihaknya menunggu laporan resmi dari kelurahan yang terdampak banjir. ”Kami menerima laporan secara umum saja,” terangnya.

Baca Juga :  Hujan Deras, Banjir Meluas


Menurut Anang, banjir selama dua hari sempat surut. Akan tetapi karena debit air di Sungai Banyumas kembali meninggi, wilayah perkotaan direndam banjir dengan ketinggian satu meter.

”Prediksi kami, ketinggian air hanya lima puluh sentimeter. Tapi setelah Sungai Banyumas meluap, ketinggian air di wilayah perkotaan menjadi satu meter dan genangan meluas. Surutnya banjir juga melambat karena air laut di wilayah selatan sedang pasang,” sambungnya.

Lebih jauh dijelaskan, curah hujan diperkirakan memuncak pada pertengahan Februari. Pihaknya sudah membentuk tim yang akan bersiaga di wilayah rawan genangan banjir. ”Alhamdulillah, air sekarang sudah cepat surut dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar dia.

Baca Juga :  Hotel dan Wisata Pantai Camplong Setahun Hanya Sumbang PAD Rp 60 Juta

Novalia, warga Jalan Imam Bonjol, mengatakan, genangan air memang lebih cepat surut dibandingkan dengan tahun lalu. Selain itu, ketinggian genangan air tak setinggi sebelumnya. ”Semoga banjir bisa diatasi oleh pemerintah. Sebab, warga terdampak sangat resah,” katanya.

Usai banjir, dia membersihkan rumah yang dipenuhi lumpur. Banyak pekerjaan rumah pada saat banjir melanda. ”Tiap tahun rumah saya kena banjir,” tukasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/