alexametrics
20.5 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Fokus Bangunan Infrastruktur dan Rombak OPD

H Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Sampang di Gedung Grahadi, Surabaya, hari ini (30/1). Sepuluh program sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Selain fokus peningkatan infrastruktur, mereka akan melakukan perombakan organisasi perangkat daerah (OPD).

HARI yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Kota Bahari akan memiliki bupati definitif yang baru. Bupati memiliki banyak rencana inovasi untuk memajukan Sampang. Dengan niat ibadah, Slamet Junaidi akan meningkatkan infrastruktur dan perombakan OPD. Banyaknya jabatan strategis yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt) juga menjadi perhatian pada masa kepemimpinan.

Pria yang akrab disapa Haji Idi itu akan melakukan rekrutmen secara profesional dan yang berprestasi di bidang masing-masing. Hasil rekrutmen tersebut nantinya akan dan ditempatkan di OPD sesuai keahlian masing-masing.

Pihaknya sudah memiliki tim seleksi untuk mengetahui kemampuan calon kepala OPD. Hal tersebut akan dikomandani Prof Dr Sudarsono Hardjosoekarto dan tim. ”Insyaallah (dalam perekrutan, Red) tidak akan neko-neko. Karena satu tujuan dengan kami. Yaitu, niat ibadah memajukan Sampang,” ujarnya.

Baca Juga :  Polres Dalami Dugaan Pemotongan PKH

Menurut dia, guru besar Universitas Indonesia (UI) itu punya niat yang sama untuk membangun dan memajukan Sampang. Mantan anggota DPR RI itu meminta aparatur sipil negara (ASN) di Sampang tidak salah persepsi.

Sebelumnya pihaknya sudah memanggil semua kepala OPD. Hasil evaluasi itu diketahui memang ada kepala OPD lebih pintar dari bawahannya. Tapi, ada juga yang lebih pintar bawahannya. Selain itu, program yang disusun setiap tahun monoton. ”Kepala OPD yang tidak bisa mempresentasikan (program) tidak akan kami pakai,” tegas mantan Ketua Paguyuban Madura di Bogor itu.

Pemanggilan kepala OPD itu untuk mengevaluasi kinerja mereka. Dengan begitu, pihaknya memiliki dasar serta pertimbangan. ”Kami butuh pendalaman. Kami juga melihat jumlah APBD, program yang akan dijalankan dan anggarannya. Memang ada kepala OPD yang tidak bisa presentasi hasil kinerja dan inovasi yang akan dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Slamet Junaidi - Abdullah Hidayat Pemimpin Visioner

Haji Idi kembali akan memanggil semua kepala OPD tanpa didampingi bawahannya. Pihaknya akan profesional menilai presentasi mereka. ”Kami akan evaluasi kemampuan semua OPD,” janjinya.

Hal itu dilakukan semata-mata ingin manajemen dan tatanan pemerintahan di Sampang lebih baik. Pihaknya akan terus berusaha demi pembangunan di Sampang. Semua yang akan dilakukan untuk pembenahan.

”Jika tatanan pemerintahannya baik, insyaallah programnya juga baik. Jangan sampai anggaran yang copy paste (copas). Dari tahun ke tahun selalu demikian. Program kami program prorakyat,” tandasnya. 

H Slamet Junaidi dan H Abdullah Hidayat dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Sampang di Gedung Grahadi, Surabaya, hari ini (30/1). Sepuluh program sudah masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). Selain fokus peningkatan infrastruktur, mereka akan melakukan perombakan organisasi perangkat daerah (OPD).

HARI yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Kota Bahari akan memiliki bupati definitif yang baru. Bupati memiliki banyak rencana inovasi untuk memajukan Sampang. Dengan niat ibadah, Slamet Junaidi akan meningkatkan infrastruktur dan perombakan OPD. Banyaknya jabatan strategis yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt) juga menjadi perhatian pada masa kepemimpinan.

Pria yang akrab disapa Haji Idi itu akan melakukan rekrutmen secara profesional dan yang berprestasi di bidang masing-masing. Hasil rekrutmen tersebut nantinya akan dan ditempatkan di OPD sesuai keahlian masing-masing.


Pihaknya sudah memiliki tim seleksi untuk mengetahui kemampuan calon kepala OPD. Hal tersebut akan dikomandani Prof Dr Sudarsono Hardjosoekarto dan tim. ”Insyaallah (dalam perekrutan, Red) tidak akan neko-neko. Karena satu tujuan dengan kami. Yaitu, niat ibadah memajukan Sampang,” ujarnya.

Baca Juga :  Enam Kecamatan Terdampak Kekeringan

Menurut dia, guru besar Universitas Indonesia (UI) itu punya niat yang sama untuk membangun dan memajukan Sampang. Mantan anggota DPR RI itu meminta aparatur sipil negara (ASN) di Sampang tidak salah persepsi.

Sebelumnya pihaknya sudah memanggil semua kepala OPD. Hasil evaluasi itu diketahui memang ada kepala OPD lebih pintar dari bawahannya. Tapi, ada juga yang lebih pintar bawahannya. Selain itu, program yang disusun setiap tahun monoton. ”Kepala OPD yang tidak bisa mempresentasikan (program) tidak akan kami pakai,” tegas mantan Ketua Paguyuban Madura di Bogor itu.

Pemanggilan kepala OPD itu untuk mengevaluasi kinerja mereka. Dengan begitu, pihaknya memiliki dasar serta pertimbangan. ”Kami butuh pendalaman. Kami juga melihat jumlah APBD, program yang akan dijalankan dan anggarannya. Memang ada kepala OPD yang tidak bisa presentasi hasil kinerja dan inovasi yang akan dilakukan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Desak Bupati Lakukan Pengangkatan CPNS

Haji Idi kembali akan memanggil semua kepala OPD tanpa didampingi bawahannya. Pihaknya akan profesional menilai presentasi mereka. ”Kami akan evaluasi kemampuan semua OPD,” janjinya.

Hal itu dilakukan semata-mata ingin manajemen dan tatanan pemerintahan di Sampang lebih baik. Pihaknya akan terus berusaha demi pembangunan di Sampang. Semua yang akan dilakukan untuk pembenahan.

”Jika tatanan pemerintahannya baik, insyaallah programnya juga baik. Jangan sampai anggaran yang copy paste (copas). Dari tahun ke tahun selalu demikian. Program kami program prorakyat,” tandasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Puluhan Warga Pindah Memilih

Minta Dinkes Serius Atasi Kusta

Artikel Terbaru

/