alexametrics
25.5 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Upayakan Izin Operasi Pelabuhan Taddan

SAMPANG – Pembangunan pelabuhan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menelan biaya besar. Sejak 2009, anggaran yang digunakan mencapai Rp 234 miliar dari APBN. Namun, pelabuhan tersebut belum dioperasikan hingga Senin (28/5).

Pada 2017 pelabuhan itu digerojok anggaran Rp 19.058.875.000. Anggaran tersebut untuk dermaga terakhir. Unit Penyelenggaraan Pelabuhan Kelas III Branta Pamekasan berupaya mendapatkan izin operasi sementara.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Branta Pamekasan Edi Kuswanto mengaku sangat ingin operasi pelabuhan segera dilakukan. Namun, pihaknya masih menunggu izin dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. ”Kami lebih menginginkan operasi itu dilakukan secepatnya,” ucapnya.

Edi menjelaskan, saat ini perizinan operasi pelabuhan merupakan kewenangan Dishub Jatim. Dengan demikian, pihaknya masih menunggu surat izin turun. Selain itu, pihaknya berusaha mendapatkan surat izin operasi sementara dari kementerian sehingga pelabuhan segera dioperasikan.

Baca Juga :  Pelabuhan Taddan Belum Bisa Difungsikan

Jika izin itu sudah turun, direncanakan pelabuhan akan fokus pada pelayanan shorebase. Sejumlah kapal akan dialihkan ke Pelabuhan Taddan. Sebab saat ini sebagian masih bersandar di Pelabuhan Branta Pamekasan.

SAMPANG – Pembangunan pelabuhan di Desa Taddan, Kecamatan Camplong, menelan biaya besar. Sejak 2009, anggaran yang digunakan mencapai Rp 234 miliar dari APBN. Namun, pelabuhan tersebut belum dioperasikan hingga Senin (28/5).

Pada 2017 pelabuhan itu digerojok anggaran Rp 19.058.875.000. Anggaran tersebut untuk dermaga terakhir. Unit Penyelenggaraan Pelabuhan Kelas III Branta Pamekasan berupaya mendapatkan izin operasi sementara.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan kelas III Branta Pamekasan Edi Kuswanto mengaku sangat ingin operasi pelabuhan segera dilakukan. Namun, pihaknya masih menunggu izin dari Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. ”Kami lebih menginginkan operasi itu dilakukan secepatnya,” ucapnya.


Edi menjelaskan, saat ini perizinan operasi pelabuhan merupakan kewenangan Dishub Jatim. Dengan demikian, pihaknya masih menunggu surat izin turun. Selain itu, pihaknya berusaha mendapatkan surat izin operasi sementara dari kementerian sehingga pelabuhan segera dioperasikan.

Baca Juga :  Pelabuhan Taddan Belum Bisa Difungsikan

Jika izin itu sudah turun, direncanakan pelabuhan akan fokus pada pelayanan shorebase. Sejumlah kapal akan dialihkan ke Pelabuhan Taddan. Sebab saat ini sebagian masih bersandar di Pelabuhan Branta Pamekasan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/