alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Hujan Deras, Banjir Meluas

SAMPANG – Hujan yang mengguyur selama dua hari menyebabkan genangan di sejumlah wilayah. Tidak terkecuali di Sampang yang memang menjadi langganan banjir. Biasanya, banjir hanya terjadi di perkotaan. Namun, kali ini terjadi di tiga kecamatan.

Di Kecamatan Jrengik genangan terjadi di Desa Margantoko, Asem Nonggal, Majengan, dan Panyepen. Di Kecamatan Kedungdung tersebar di Desa Daleman dan Pasarenan. Sedangkan di Kecamatan Sampang genangan terjadi di Desa Banyumas, Panggung, Gunung Maddah, dan Pangelen. Selain itu, di Kelurahan Dalpenang, Rong Tengah, dan Gunung Sekar.

Camat Jrengik Marnilem mengatakan, banjir terjadi karena hujan lebat. Selain itu, penambangan galian C terus terjadi dan tidak ada penghijauan kembali. ”Kalau di Jrengik jarang banjir. Baru kali ini luas,” ujarnya.

Baca Juga :  Glontorkan Rp 1,3 Triliun untuk Proyek Sodetan

Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi mengatakan, ketinggian air di Desa Margantoko 60 sentimeter pada pukul 15.30. Sebelumnya kedalaman air mencapai 90 sentimeter. Ada 170 keluarga terdampak di desa itu. Sedangkan di Desa Panyepen ada lima keluarga. ”Banjir kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sekarang banjir dari barat dan selatan,” ungkap mantan Kabag Perekonomian Setkab Sampang itu.

Hingga pukul 18.04 tadi malam, luapan Kali Kamoning mulai memasuki Jalan Garuda, Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bonjol, Jalan Delima, dan Jalan Bahagia. Warga mengantisipasi banjir semakin besar. Mereka memarkirkan kendaraan di dataran tinggi. Genangan akibat luapan sungai juga terjadi di Kecamatan Blega dan Arosbaya, Bangkalan.

SAMPANG – Hujan yang mengguyur selama dua hari menyebabkan genangan di sejumlah wilayah. Tidak terkecuali di Sampang yang memang menjadi langganan banjir. Biasanya, banjir hanya terjadi di perkotaan. Namun, kali ini terjadi di tiga kecamatan.

Di Kecamatan Jrengik genangan terjadi di Desa Margantoko, Asem Nonggal, Majengan, dan Panyepen. Di Kecamatan Kedungdung tersebar di Desa Daleman dan Pasarenan. Sedangkan di Kecamatan Sampang genangan terjadi di Desa Banyumas, Panggung, Gunung Maddah, dan Pangelen. Selain itu, di Kelurahan Dalpenang, Rong Tengah, dan Gunung Sekar.

Camat Jrengik Marnilem mengatakan, banjir terjadi karena hujan lebat. Selain itu, penambangan galian C terus terjadi dan tidak ada penghijauan kembali. ”Kalau di Jrengik jarang banjir. Baru kali ini luas,” ujarnya.

Baca Juga :  55 Kendaraan Milik Negara Jadi Rongsokan

Kepala BPBD Sampang Anang Djoenaidi mengatakan, ketinggian air di Desa Margantoko 60 sentimeter pada pukul 15.30. Sebelumnya kedalaman air mencapai 90 sentimeter. Ada 170 keluarga terdampak di desa itu. Sedangkan di Desa Panyepen ada lima keluarga. ”Banjir kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Sekarang banjir dari barat dan selatan,” ungkap mantan Kabag Perekonomian Setkab Sampang itu.

Hingga pukul 18.04 tadi malam, luapan Kali Kamoning mulai memasuki Jalan Garuda, Jalan Pahlawan, Jalan Imam Bonjol, Jalan Delima, dan Jalan Bahagia. Warga mengantisipasi banjir semakin besar. Mereka memarkirkan kendaraan di dataran tinggi. Genangan akibat luapan sungai juga terjadi di Kecamatan Blega dan Arosbaya, Bangkalan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/