alexametrics
28.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

30 Seniman Pamerkan 60 Lukisan

SAMPANG – Banyak cara untuk mengenang jasa seorang tokoh. Seperti dilakuan seniman yang tergabung dalam Komunitas Perupa Sampang (KPS). Mereka menggelar pameran untuk mengenang almarhum KH Sholahur Robbani.

Pameran bertajuk Sang Pejuang itu melibatkan 30 seniman dari berbagai kalangan. Pameran tersebut dipusatkan di Gedung Kesenian Wijaya Kusuma. Pameran dibuka Senin (26/8) dan akan berlangsung hingga Sabtu (31/8).

Ketua KPS Khairil Alwan mengatakan, berbagai lukisan hasil karya seniman Sampang dipamerkan. Sedikitnya ada 60 lukisan termasuk 10 karya instalasi dari 30 seniman. Pameran tersebut dihadiri banyak santri karena ada salah satu karya almarhum KH Sholahur Robbani yang ikut dipamerkan.

Pameran itu rutin digelar setiap tahun dalam rangka memperingati haul KH Sholahur Robbani. Kiai sekaligus seniman yang akrab disapa Ra Shol itu merupakan penggagas KPS. ”Pameran ini digelar selama enam hari dan buka setiap hari. Silakan yang mau melihat karya para seniman lukis di Sampang datang saja,” katanya.

Baca Juga :  3 Bulan di Malaysia, 32 PMI Dipulangkan

Karya lukis yang ditampilkan dalam pameran tersebut sangat bervariasi. Bergantung pada konsep dan teknis lukis serta media yang dipakai. Pengunjung bisa belajar langsung kepada para seniman di lokasi.

”Kami tak hanya memamerkan. Tapi, kami juga memberikan pemahaman dan penjelasan bagaimana cara mengerjakan sebuah lukisan yang kami pamerkan,” paparnya.

Yasin, 21, santri yang mengunjungi pameran pada hari pertama, cukup senang dengan adanya pameran tersebut. Dia mengaku di pondoknya juga diajarkan seni lukis.

”Ke sini kami tidak hanya disuguhi keindahan dan keunikan lukisan hasil karya para seniman. Tapi, kami juga menambah ilmu dan pengetahuan di bidang seni lukis,” kata santri Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk itu.

Baca Juga :  Gelar Pameran Lukisan untuk Dongkrak Wisata

Kamaluddin, seniman lukis Kota Bahari, menuturkan, perhatian pemerintah terhadap seniman lukis di Sampang masih rendah. Terbukti, para seniman yang tergabung dalam KPS harus sumbangan untuk membiayai pameran lukisan tersebut.

”Pemerintah harus memfasilitasi para seniman lukis ini. Sebab, karya para seniman lukis di Sampang cukup diperhitungkan di kancah nasional,” kata perupa yang dikenal dengan karya pelepah pisangnya itu.

SAMPANG – Banyak cara untuk mengenang jasa seorang tokoh. Seperti dilakuan seniman yang tergabung dalam Komunitas Perupa Sampang (KPS). Mereka menggelar pameran untuk mengenang almarhum KH Sholahur Robbani.

Pameran bertajuk Sang Pejuang itu melibatkan 30 seniman dari berbagai kalangan. Pameran tersebut dipusatkan di Gedung Kesenian Wijaya Kusuma. Pameran dibuka Senin (26/8) dan akan berlangsung hingga Sabtu (31/8).

Ketua KPS Khairil Alwan mengatakan, berbagai lukisan hasil karya seniman Sampang dipamerkan. Sedikitnya ada 60 lukisan termasuk 10 karya instalasi dari 30 seniman. Pameran tersebut dihadiri banyak santri karena ada salah satu karya almarhum KH Sholahur Robbani yang ikut dipamerkan.


Pameran itu rutin digelar setiap tahun dalam rangka memperingati haul KH Sholahur Robbani. Kiai sekaligus seniman yang akrab disapa Ra Shol itu merupakan penggagas KPS. ”Pameran ini digelar selama enam hari dan buka setiap hari. Silakan yang mau melihat karya para seniman lukis di Sampang datang saja,” katanya.

Baca Juga :  Ratusan Job Hilang, Seniman Mengeluh

Karya lukis yang ditampilkan dalam pameran tersebut sangat bervariasi. Bergantung pada konsep dan teknis lukis serta media yang dipakai. Pengunjung bisa belajar langsung kepada para seniman di lokasi.

”Kami tak hanya memamerkan. Tapi, kami juga memberikan pemahaman dan penjelasan bagaimana cara mengerjakan sebuah lukisan yang kami pamerkan,” paparnya.

Yasin, 21, santri yang mengunjungi pameran pada hari pertama, cukup senang dengan adanya pameran tersebut. Dia mengaku di pondoknya juga diajarkan seni lukis.

”Ke sini kami tidak hanya disuguhi keindahan dan keunikan lukisan hasil karya para seniman. Tapi, kami juga menambah ilmu dan pengetahuan di bidang seni lukis,” kata santri Pondok Pesantren Assirojiyyah Kajuk itu.

Baca Juga :  Korban Penembakan di Sampang Menghembuskan Nafas Terakhir

Kamaluddin, seniman lukis Kota Bahari, menuturkan, perhatian pemerintah terhadap seniman lukis di Sampang masih rendah. Terbukti, para seniman yang tergabung dalam KPS harus sumbangan untuk membiayai pameran lukisan tersebut.

”Pemerintah harus memfasilitasi para seniman lukis ini. Sebab, karya para seniman lukis di Sampang cukup diperhitungkan di kancah nasional,” kata perupa yang dikenal dengan karya pelepah pisangnya itu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Traveling agar Tidak Stres

Sidang Perdana Muarah Gagal

4 SMA Negeri Minim Pendaftar

Pembuat Pamflet Lomba Carok Ditangkap

Artikel Terbaru

/