alexametrics
20.5 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Peningkatan Peran Kepemudaan Butuh Anggaran Belasan Miliar

BANGKALAN – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang menyiapkan anggaran hingga belasan miliar untuk program peningkatan peran serta kepemudaan. Dana itu akan digunakan untuk menjalankan enam kegiatan kepemudaan.

Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2018, program peningkatan peran serta kepemudaan dianggarkan Rp 1.653.491.490. Namun, ketika rincian anggaran enam program itu dijumlah, angkanya hanya Rp 1.540.811.490.

Kepala Disporabudpar Sampang Aji Waluyo mengatakan, plotting besaran dana tersebut sesuai dengan perencanaan program yang akan dijalankan. Organisasi Kepemudaan (OKP) merupakan wadah para generasi masa depan.

Karena itu, tidak salah jika pemkab menyediakan dana yang cukup besar untuk program peningkatan kepemudaan. OKP di Sampang berjumlah 25 kelompok. Pihaknya ingin semua OKP bisa tersentuh program itu.

Baca Juga :  Penerimaan CPNS Dibuka, Pemohon SKCK di Mapolres Sampang Meningkat

”Agar mereka bisa mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat, mandiri, kreatif, dan bisa berbuat banyak untuk kemajuan Sampang,” ucapnya.

Saat ini, kata Aji Waluyo, tantangan bagi pemuda sangat komplet. Mulai dari tantangan internal dan global. Mereka harus bisa mempunyai pendirian dan komitmen yang kuat untuk bisa menjadi generasi yang hebat. Terutama, harus memerangi dan menjauhi narkoba.

”Pemuda harus kreatif dan tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang dapat merusak jiwa kepemudaan,” katanya Selasa (27/2).

Aji Waluyo mengklaim, instansinya selama ini telah memberikan ruang terbuka kepada para pemuda Sampang. Setiap dua minggu sekali mengadakan kegiatan dan menyiapkan fasilitas dan alternatif dana kepada mereka untuk berkreasi yang positif.

”Misalkan, di bidang kesenian akan dilatih dan diikutkan dalam event, kalau olahraga akan dibina melalui KONI,” ujarnya.

Baca Juga :  Jatuh, Pengecat Kubah Masjid Meninggal Dunia

Disporabudpar akan segera mengadakan pertemuan dengan semua OKP di Sampang. Tujuannya, menyosialisasikan dan membahas terkait dengan pelaksanaan sejumlah program tersebut.  Pengawasan dan pembinaan terhadap OKP akan lebih digalakkan agar semua program pembinaan berjalan maksimal.

 ”Kami ingin dengan anggaran itu, OKP bisa memberikan feedback nyata untuk kemajuan daerah,”  harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana meminta agar pemkab lebih memperhatikan OKP yang ada. Pemkab juga harus menjadikan OKP sebagai partner dalam membangun daerah.

”OKP harus menjadi kebanggaan bagi pemkab. Karena peran pemuda sebagai kontrol dan kaderisasi serta mendukung terhadap kemajuan daerah dari semua sektor,” desaknya.

 

BANGKALAN – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Sampang menyiapkan anggaran hingga belasan miliar untuk program peningkatan peran serta kepemudaan. Dana itu akan digunakan untuk menjalankan enam kegiatan kepemudaan.

Dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) 2018, program peningkatan peran serta kepemudaan dianggarkan Rp 1.653.491.490. Namun, ketika rincian anggaran enam program itu dijumlah, angkanya hanya Rp 1.540.811.490.

Kepala Disporabudpar Sampang Aji Waluyo mengatakan, plotting besaran dana tersebut sesuai dengan perencanaan program yang akan dijalankan. Organisasi Kepemudaan (OKP) merupakan wadah para generasi masa depan.


Karena itu, tidak salah jika pemkab menyediakan dana yang cukup besar untuk program peningkatan kepemudaan. OKP di Sampang berjumlah 25 kelompok. Pihaknya ingin semua OKP bisa tersentuh program itu.

Baca Juga :  Karateka Binaan FORKI Sampang Raih Satu Medali Perak dan Dua Perunggu

”Agar mereka bisa mempunyai jiwa kepemimpinan yang kuat, mandiri, kreatif, dan bisa berbuat banyak untuk kemajuan Sampang,” ucapnya.

Saat ini, kata Aji Waluyo, tantangan bagi pemuda sangat komplet. Mulai dari tantangan internal dan global. Mereka harus bisa mempunyai pendirian dan komitmen yang kuat untuk bisa menjadi generasi yang hebat. Terutama, harus memerangi dan menjauhi narkoba.

”Pemuda harus kreatif dan tidak mudah terjerumus ke dalam pergaulan bebas yang dapat merusak jiwa kepemudaan,” katanya Selasa (27/2).

Aji Waluyo mengklaim, instansinya selama ini telah memberikan ruang terbuka kepada para pemuda Sampang. Setiap dua minggu sekali mengadakan kegiatan dan menyiapkan fasilitas dan alternatif dana kepada mereka untuk berkreasi yang positif.

”Misalkan, di bidang kesenian akan dilatih dan diikutkan dalam event, kalau olahraga akan dibina melalui KONI,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Tuntut Penetapan Pj Kades Labuhan

Disporabudpar akan segera mengadakan pertemuan dengan semua OKP di Sampang. Tujuannya, menyosialisasikan dan membahas terkait dengan pelaksanaan sejumlah program tersebut.  Pengawasan dan pembinaan terhadap OKP akan lebih digalakkan agar semua program pembinaan berjalan maksimal.

 ”Kami ingin dengan anggaran itu, OKP bisa memberikan feedback nyata untuk kemajuan daerah,”  harapnya.

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana meminta agar pemkab lebih memperhatikan OKP yang ada. Pemkab juga harus menjadikan OKP sebagai partner dalam membangun daerah.

”OKP harus menjadi kebanggaan bagi pemkab. Karena peran pemuda sebagai kontrol dan kaderisasi serta mendukung terhadap kemajuan daerah dari semua sektor,” desaknya.

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/