alexametrics
20.1 C
Madura
Thursday, July 7, 2022

Hujan Deras 2 Hari, Jrengik dan Sampang Banjir

SAMPANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Sampang sejak Minggu (27/1), kembali memicu banjir. Buktinya, sebagian titik di Kecamatan Kota Sampang dan Jrengik tergenang air. Itu setelah, air hujan dari Kecamatan Robatal dan Kedungdung memenuhi daerah aliran Sungai Kemoning.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, hujan turun di Kecamatan Kedungdung dan Robatal mulai Minggu (27/1) sekitar pukul 23.00 sampai pukul 02.00. Akibatnya, debit air di Sungai Kemoning meningkat. Desa Kemoning, Banyumas. dan Pangelen pun langsung tergenang air pada Selasa (28/1) sekitar pukul 12.00. Sebagian kelurahan di Kota Sampang punya tergenang luaoan air sungai.

Sementara itu, luapan air sungai juga menggenangi sejumlah titik di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik. Luapan air Sungai Nyiburan menggenangi sawah-sawah penduduk serta jalan nasional. Hal itu, tentu saja mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan Raya Jrengik.

Baca Juga :  Proyek SPAM Dinilai Salah Penempatan

Berdasar data yang diperoleh RadarMadura.id, ketinggian air sungai di Jembatan Tenjui mencapai 2,8 meter, air sungai di belakang Koramil Kedungdung 3,2 meter, air sungai embong ghujur 4 meter atau mulai rata dengan sawah. Ketinggian air di sungai Daleman sekitar 3 meter.

Anang Djoenaedi Santoso selaku Kepala BPBD Sampang hingga saat ini masih belum bisa dimintai keterangan. Kasi Bencana BPBD Sampang S. Imam saat dihubungi juga enggan memberikan keterangan. “Ke pimpinan saja mas,” sarannya saat dihubungi RadarMadura.id. (Moh. Iqbal)

SAMPANG – Hujan deras yang mengguyur Kota Sampang sejak Minggu (27/1), kembali memicu banjir. Buktinya, sebagian titik di Kecamatan Kota Sampang dan Jrengik tergenang air. Itu setelah, air hujan dari Kecamatan Robatal dan Kedungdung memenuhi daerah aliran Sungai Kemoning.

Informasi yang dihimpun RadarMadura.id, hujan turun di Kecamatan Kedungdung dan Robatal mulai Minggu (27/1) sekitar pukul 23.00 sampai pukul 02.00. Akibatnya, debit air di Sungai Kemoning meningkat. Desa Kemoning, Banyumas. dan Pangelen pun langsung tergenang air pada Selasa (28/1) sekitar pukul 12.00. Sebagian kelurahan di Kota Sampang punya tergenang luaoan air sungai.

Sementara itu, luapan air sungai juga menggenangi sejumlah titik di Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik. Luapan air Sungai Nyiburan menggenangi sawah-sawah penduduk serta jalan nasional. Hal itu, tentu saja mengganggu kelancaran arus lalu lintas di Jalan Raya Jrengik.

Baca Juga :  Kontraktor Nakal Rugikan Masyarakat


Berdasar data yang diperoleh RadarMadura.id, ketinggian air sungai di Jembatan Tenjui mencapai 2,8 meter, air sungai di belakang Koramil Kedungdung 3,2 meter, air sungai embong ghujur 4 meter atau mulai rata dengan sawah. Ketinggian air di sungai Daleman sekitar 3 meter.

Anang Djoenaedi Santoso selaku Kepala BPBD Sampang hingga saat ini masih belum bisa dimintai keterangan. Kasi Bencana BPBD Sampang S. Imam saat dihubungi juga enggan memberikan keterangan. “Ke pimpinan saja mas,” sarannya saat dihubungi RadarMadura.id. (Moh. Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/