alexametrics
20.9 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Bupati Sampang Minta Pelaksana Proyek Ganti Rugi

SAMPANG – Bupati Sampang Fadhilah Budiono mengomentari pengerjaan instalasi pompa banjir. Dia meminta kerusakan fasilitas milik warga akibat pengerjaan di Jalan Sejahtera, Gang 3, Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Sampang,  segera ganti rugi.

”Seharusnya (kerusakan) jangan sampai terjadi. Itu tidak boleh,” katanya Minggu (26/11). Mantan Kapolres Sampang itu akan melihat langsung ke lokasi dengan mengajak bagian teknik. Diakui, untuk meminimalkan banjir tahunan, perlu ada tindakan. Namun, tidak harus merusak fasilitas. ”Apalagi kerusakan menimpa rumah warga. Itu tidak boleh dan harus diperbaiki,” tegasnya.

Di akhir masa jabatannya, Fadhilah fokus pada pembangunan untuk mengentaskan banjir. Pihaknya berupaya membangun instalasi pompa banjir hingga normalisasi Sungai Kamoning. ”Supaya warga terdampak tidak menderita setiap tahun,” tegasnya.

Baca Juga :  Populasi Sapi dan Kambing di Sampang Terus Meningkat

Desakan juga dilontarkan Ketua RT V, RW VI, Akhmad Ripto. Dia mengaku kasihan kepada warga  terdampak proyek di halaman belakang Lilik Linawati itu. Hingga bangunan sisi barat di bagian belakang retak. Juga septic tank dan tanaman dirusak. ”Jelas dirugikan. Setiap mau BAB pergi ke rumah orang,” katanya.

Ripto menambahkan, tanah yang sudah dikeruk dan longsor itu harus dihitung dan diganti. Pemerintah perlu memikirkan nasib rakyat. ”Kalau sebulan menumpang BAB itu tersiksa. Apalagi saat ini musim penghujan. Kalau misalkan mau BAB malam hari seperti apa?” tegasnya.

Mei Sunarto selaku senior eksekutif (SE) PT Indopenta Bumi Permai menyatakan bertanggung jawab. ”Yang rusak akan diperbaiki. Rumah rusak diperbaiki. Jalan rusak diperbaki,” katanya.

Baca Juga :  Sumpah Jabatan di Pelataran Makam Rato Ebu

Septic tank rusak akan dibangun baru. Sebelum itu, pihaknya akan membuat kolam, pemancangan, dan pengecoran. ”Selama kolaman belum selesai tidak bisa. Percuma. Kami perbaiki seadanya dulu,” pungkasnya. 

SAMPANG – Bupati Sampang Fadhilah Budiono mengomentari pengerjaan instalasi pompa banjir. Dia meminta kerusakan fasilitas milik warga akibat pengerjaan di Jalan Sejahtera, Gang 3, Kampung Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Sampang,  segera ganti rugi.

”Seharusnya (kerusakan) jangan sampai terjadi. Itu tidak boleh,” katanya Minggu (26/11). Mantan Kapolres Sampang itu akan melihat langsung ke lokasi dengan mengajak bagian teknik. Diakui, untuk meminimalkan banjir tahunan, perlu ada tindakan. Namun, tidak harus merusak fasilitas. ”Apalagi kerusakan menimpa rumah warga. Itu tidak boleh dan harus diperbaiki,” tegasnya.

Di akhir masa jabatannya, Fadhilah fokus pada pembangunan untuk mengentaskan banjir. Pihaknya berupaya membangun instalasi pompa banjir hingga normalisasi Sungai Kamoning. ”Supaya warga terdampak tidak menderita setiap tahun,” tegasnya.

Baca Juga :  Bawaslu Gelar Evaluasi Penindakan Pelanggaran Kampanye

Desakan juga dilontarkan Ketua RT V, RW VI, Akhmad Ripto. Dia mengaku kasihan kepada warga  terdampak proyek di halaman belakang Lilik Linawati itu. Hingga bangunan sisi barat di bagian belakang retak. Juga septic tank dan tanaman dirusak. ”Jelas dirugikan. Setiap mau BAB pergi ke rumah orang,” katanya.

Ripto menambahkan, tanah yang sudah dikeruk dan longsor itu harus dihitung dan diganti. Pemerintah perlu memikirkan nasib rakyat. ”Kalau sebulan menumpang BAB itu tersiksa. Apalagi saat ini musim penghujan. Kalau misalkan mau BAB malam hari seperti apa?” tegasnya.

Mei Sunarto selaku senior eksekutif (SE) PT Indopenta Bumi Permai menyatakan bertanggung jawab. ”Yang rusak akan diperbaiki. Rumah rusak diperbaiki. Jalan rusak diperbaki,” katanya.

Baca Juga :  Sumpah Jabatan di Pelataran Makam Rato Ebu

Septic tank rusak akan dibangun baru. Sebelum itu, pihaknya akan membuat kolam, pemancangan, dan pengecoran. ”Selama kolaman belum selesai tidak bisa. Percuma. Kami perbaiki seadanya dulu,” pungkasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/