alexametrics
22.8 C
Madura
Wednesday, May 25, 2022

Jelang Putusan MK, Ulama dan Tokoh Sampang Komitmen Tolak Kerusuhan

SAMPANG – Jelang sidang dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 di kantor Mahkamah Konstitusi (MK), Polres Sampang terus berupaya menciptakan suasana kondusif di Kota Bahari ini.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, pihaknya sudah bersilaturahmi dengan forkopimda beserta tokoh ulama dan masyarakat yang dikemas dalam acara halal bihalal pada Rabu (26/6).

“Tujuannya, untuk mengajak dan menghimbau warga melalui tokoh masyarakat dan ulama agar sama-sama menjaga kondusifitas Sampang,” katanya.

Menurut Budi Wardiman, masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan berita hoaks dan informasi yang bisa merusak kedamaian serta kerukunan di Sampang. “Saya berharap Sampang aman dan damai,” lanjutnya.

Baca Juga :  Janji Tindak Lanjuti Temuan dan Laporan

Dijelaskan, jelang putusan MK tidak ada penambahan personel. Anggota Polri tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. “Kami siap melayani masyarakat,” tegas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1997 itu.

Budi Wardiman menambahkan, jauh hari sebelumnya putusan sidang sengketa pilpres, pihaknya sudah menghimbau semua lapisan masyarakat tidak ikut-ikutan kegiatan di Jakarta. “Apapun keputusan MK, kita hormati, hargai dan laksanakan,” imbaunya.

Perlu diketahui, berdasar hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang diselenggarakan pada Senin lalu (24/6), MK melakukan perubahan jadwal sidang putusan sengketa pilpres.

Dalam RPH itu, MK menyepakati sidang dengan agenda putusan sengketa pilpres 2019 dipercepat menjadi Kamis (27/6). Sebelumnya, direncanakan akan digelar pada Jumat mendatang (28/6). (Moh Iqbal)

Baca Juga :  Rumah Sakit Bakal Layani Caleg Stres

SAMPANG – Jelang sidang dengan agenda pembacaan putusan sengketa Pilpres 2019 di kantor Mahkamah Konstitusi (MK), Polres Sampang terus berupaya menciptakan suasana kondusif di Kota Bahari ini.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, pihaknya sudah bersilaturahmi dengan forkopimda beserta tokoh ulama dan masyarakat yang dikemas dalam acara halal bihalal pada Rabu (26/6).

“Tujuannya, untuk mengajak dan menghimbau warga melalui tokoh masyarakat dan ulama agar sama-sama menjaga kondusifitas Sampang,” katanya.


Menurut Budi Wardiman, masyarakat jangan sampai terprovokasi dengan berita hoaks dan informasi yang bisa merusak kedamaian serta kerukunan di Sampang. “Saya berharap Sampang aman dan damai,” lanjutnya.

Baca Juga :  18 Ribu Lebih Warga Belum Punya E-KTP

Dijelaskan, jelang putusan MK tidak ada penambahan personel. Anggota Polri tetap melaksanakan tugas seperti biasanya. “Kami siap melayani masyarakat,” tegas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun 1997 itu.

Budi Wardiman menambahkan, jauh hari sebelumnya putusan sidang sengketa pilpres, pihaknya sudah menghimbau semua lapisan masyarakat tidak ikut-ikutan kegiatan di Jakarta. “Apapun keputusan MK, kita hormati, hargai dan laksanakan,” imbaunya.

Perlu diketahui, berdasar hasil Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) yang diselenggarakan pada Senin lalu (24/6), MK melakukan perubahan jadwal sidang putusan sengketa pilpres.

Dalam RPH itu, MK menyepakati sidang dengan agenda putusan sengketa pilpres 2019 dipercepat menjadi Kamis (27/6). Sebelumnya, direncanakan akan digelar pada Jumat mendatang (28/6). (Moh Iqbal)

Baca Juga :  Rumah Sakit Bakal Layani Caleg Stres
- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/