
SAMPANG, RadarMadura.id – Proyek pembangunan kampung nelayan merah putih (KNMP) di Desa Dharma Camplong, Kecamatan Camplong, semestinya tuntas Minggu (15/11). Namun kenyataannya, proyek itu masih digarap, dan bahkan masih pada tahap penggalian tanah.
Direktur CV Ridho Karya Edi Widodo mengatakan, secara progres pengerjaan telah memasuki 85 persen. Tetapi, dirinya tidak menampik ada pekerjaan yang baru saja dimulai. ”Iya, ada penambahan karena ada perubahan,” katanya.
Pria yang akrab disapa Dodo tersebut menyebutkan, salah satu penambahan terletak pada pembangunan rumah jenset. Pekerjaan yang semula hingga 15 November ini diperpanjang sampai Senin (30/11). ”Tapi kami masih menunggu pemerintah pusat,” tambahnya.
Meskipun ada penambahan pekerjaan, lanjut dia, hal itu tidak mengeser volume pekerjaan. Termasuk alokasi anggaran Rp 3,1 miliar. Sebab, pembangunan rumah jenset tersebut sumber anggarannya berbeda ”Nominalnya kami belum tahu, suratnya belum keluar,” ungkapnya. (ay/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




