Dibebankan Kepada Guru, Belanja Kuota Internet Papan Interaktif Digital

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemerintah pusat tahun ini menggelontorkan sejumlah bantuan media pembelajaran bagi pelajar.
Salah satunya, papan interaktif digital (PID) yang ditujukan untuk mendukung transformasi digitalisasi. Sayangnya, belanja kuota internet masih dibebankan kepada guru.
Salah satu guru SDN Rongtengah 5 Wira mengatakan, PID merupakan bantuan dari pemerintah pusat yang disalurkan secara bertahap. "Tahun ini ada tiga, tahun kemarin satu, jadi total ada empat," katanya.
Menurutnya, PID bisa dioperasikan melalui dua cara. Pertama membutuhkan kuota internet atau menggunakan kabel HDMI (High-Definition Multimedia Interface). "Kalau saya lebih sreg pakai HDMI yang tersambung ke laptop," tambahnya.
Dijelaskan, penggunaan kabel HDMI dinilai lebih tepat. Sebab, belanja kuota internet masih ditanggung guru pengajar. "Makanya kadang saya download dulu videonya, baru ditampilkan ke PID," paparnya.
Dia berharap ada bantuan belanja kuota internet. Sehingga, bisa membantu pembelajaran anak didik di kelas. "Harapannya difasilitasi. Sementara sampai sekarang belum ada," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Sampang Nor Alam belum bisa dimintai tanggapan mengenai hal tersebut.
Sebab, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon selulernya, yang bersangkutan tidak merespons. (ay/yan)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




