
SAMPANG, RadarMadura.id – Pekerjaan rehabilitasi empat ruang kelas SDN Margantoko 1, Kecamatan Jrengik, sudah berlangsung sekitar dua pekan.
Sejumlah kolom sudah dicor pada Sabtu (24/10). Ring balok juga mulai dipasang, tapi sebagian belum dicor.
Pantauan di lokasi proyek, sebagian tulangan ring balok belum dipasang. Diduga CV Brahmana Jaya mengurangi volume pembesian.
Itu terlihat saat pelaksana lapangan Samsul Arifin mengecek ulang jarak begel pada tulangan ring balok yang berada di halaman sekolah.
Hasilnya, terungkap jika jarak begel pada tulangan ring balok tersebut lebih dari 15 sentimeter (cm).
Selain itu, jarak begel pada tulangan ring balok yang sudah dipasang di ruang kelas sisi utara juga terindikasi lebih 15 cm
Samsul tidak banyak berkomentar saat ditanya terkait pemasangan begel pada tulangan ring balok tersebut.
Dia menyebut, dalam perencanaan, jarak begel 15 cm. Karena itu, dia berencana akan menggeser begel tersebut sebelum dicor.
”Saya tidak ngecek (jarak begel) kemarin-kemarinnya,” ujarnya singkat kepada JPRM.
Selain itu, CV Brahmana Jaya menggunakan semen CONCH pada proyek senilai Rp 443.403.017 itu. Samsul mengaku tidak tahu merek semen yang digunakan dalam proyek tersebut. ”Itu (semen) dikirim dari kantor,” ucapnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




