
SAMPANG, RadarMadura.id – Legislatif Sampang angkat bicara atas polemik hengkangnya Kepala SPPG Kemala Bhayangkari Imamatul Maghfiroh yang diduga depresi.
DPRD Sampang menuding Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Sampang tidak becus bekerja dalam menyelesaikan polemik di internal SPPG Kemala Bhayangkari.
Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfudz mengatakan, polemik SPPG Kemala Bhayangkari Cabang Sampang diperbincangkan warga Kota Bahari lantaran sudah sekitar kurang lebih dua pekan tidak mendistribusikan makan bergizi gratis (MBG). Alasannya, Imamatul Maghfiroh mengundurkan diri.
”Kami memang baru menerima informasi terkait polemik SPPG Kemala Bhayangkari Cabang Sampang tersebut,” katanya.
Menurutnya, penanggung jawab SPPG di level kabupaten adalah Korwil BGN Sampang.
Semua yang berkaitan dengan SPPG di bawah pemantauan dan pengawasan Korwil BGN.
”Seharusnya jika ada yang mengundurkan diri, BGN sigap menanganinya, segera ajukan pengganti,” ucapnya.
Selain itu, lanjut Mahfudz, Korwil BGN Sampang harus menelusuri pemicu Imamatul Maghfiroh depresi.
”Jangan sampai setengah hati dalam menjalankan tugas. Harus benar-benar serius dan profesional,” ingatnya.
Mahfudz menyatakan, jika SPPG tidak ada kepalanya, maka secara otomatis tidak bisa beroperasi. Seharusnya Korwil BGN Sampang segera turun tangan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




