Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Belasan Paspor CJH Dikembalikan, Ini Alasannya

H
PEMBERKASAN: CJH Mat Sahari menunjukkan paspor di kantor Kemenhaj Sampang Jumat (6/2). (AYU LATIFAH/JPRM)
PEMBERKASAN: CJH Mat Sahari menunjukkan paspor di kantor Kemenhaj Sampang Jumat (6/2). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Pemberangkatan calon jemaah haji (CJH) 2026 mulai dipersiapkan.


Advertisement

Bahkan, paspor CJH mulai dikumpulkan ke Asrama Haji Surabaya. Namun, belasan paspor di antaranya ditolak.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sampang Sayfuddin memaparkan CJH yang diproyeksikan berangkat tahun ini 623 orang.

Mereka telah menyelesaikan tahapan istitaah, pelunasan, pemberkasan administrasi dokumen paspor, dan bio visa.

Advertisement

”(Paspor) sudah kami serahkan ke asrama haji. Sekarang ada dua jemaah yang saat ini sedang proses pembuatan,” katanya Jumat (6/2).

Keterlambatan dua CJH yang baru mengurus paspor karena sempat berada di luar negeri. Yakni, merantau di negara Malaysia. Sehingga, proses pengurusan dan pengusulannya tidak bersamaan dengan yang lain.

”Sebanyak 621 paspor CJH sudah kami kirim ke asrama haji. Sisa dua paspor insyaallah tuntas hari ini sesuai batas toleransi,” tambahya.

Advertisement

Ratusan paspor CJH yang dikirim ke asrama haji, tidak semuanya diterima. Sebab, 12 di antaranya dikembalikan karena anggaran bermasalah. Alasannya, foto yang ditempel di paspor buram.

”Sembilan sudah selesai, sisanya insyaallah hari ini tuntas dan segera kami selesaikan. Keseluruhan ada 14 paspor yang harus diselesaikan,” jelasnya.

Selain masalah foto, juga terdapat problem lain dalam pengurusan paspor CJH. Antara lain, adanya kesalahan dalam penulisan ejaan nama jemaah.

Namun, persoalan tersebut diklaim telah tuntas saat penyerahan pertama melalui berita acara pemeriksaan (BAP).

”Sudah kami selesaikan sebelumnya, jadi tinggal belasan paspor ini (yang masih bermasalah),” terangnya.

Terpisah, CJH asal Desa/Kecamatan Omben Mat Sahari mengaku sudah dua kali mengurus perlengkapan administrasi haji. Pertama pengurusan paspor, dan yang kedua bio visa.

”Karena jari saya ada yang patah, jadi harus membawa surat keterangan dari puskesmas,” tandansya. (ay/jup)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Eksepsi Bandar Sabu Ditolak, Hakim Putuskan Perkara Lanjut ke Pembuktian

Eksepsi Bandar Sabu Ditolak, Hakim Putuskan Perkara Lanjut ke Pembuktian

Walid Ismail Anwar selaku kuasa hukum dua terdakwa mengaku kecewa terhadap putusan majelis hakim karena beberapa poin yang disampaikan tidak ditanggapi secara komprehensif.

Biaya Haji Kesra Sumenep Lebih Rp 1 Miliar, Anggaran Terbanyak untuk Sewa Bus Pariwisata

Biaya Haji Kesra Sumenep Lebih Rp 1 Miliar, Anggaran Terbanyak untuk Sewa Bus Pariwisata

Bagian Kesra Setkab Sumenep mengelola anggaran miliaran rupiah untuk pemberangkatan dan pemulangan jemaah haji tahun ini. Anggaran tersebut terdiri atas dua belas paket.

Jemaah Haji Dijadwalkan Tiba Bertahap,  Lokasi Penjemputan di Lima Titik

Jemaah Haji Dijadwalkan Tiba Bertahap, Lokasi Penjemputan di Lima Titik

Menurut Halim, kloter 73 yang membawa 309 jemaah tiba di Bandara Juanda pada Sabtu (20/6) pukul 15.05 WIB dan dijadwalkan tiba di Pamekasan pukul 21.15.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer