Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Separo Anggaran Terdampak Efisiensi, Program Bantuan Modal Usaha Dihapus

H
BUDI DAYA: M. Wahyudi Setiawan memberikan pakan ikan di kolam Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kamis (29/1). (AYU LATIFAH/JPRM)
BUDI DAYA: M. Wahyudi Setiawan memberikan pakan ikan di kolam Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kamis (29/1). (AYU LATIFAH/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Program bantuan modal usaha (BMU) bagi pelaku usaha di tahun ini dipastikan tidak ada.


Advertisement

Kegiatan yang melekat di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sampang itu tidak terselenggara kembali karena terkendala anggaran.

Kabid Pelatihan dan Hubungan Industrial Disnaker Sampang Ervien Budi Jatmiko menyampaikan, program BMU tahun ini dipastikan tidak ada. Tahun sebelumnya, program tersebut sempat telaksana.

”Tahun ini tidak ada (program BMU), hanya pelatihan kerja kompetensi yang ada,” katanya kemarin (29/1).

Advertisement

Dia mengutarakan, program BMU berupa pemberian pelatihan dan bantuan berupa barang produksi kepada kelompok. Pada 2025, pelatihan menyasar dua komoditas.

Yakni kelompok budi daya perikanan yang diikuti enam kelompok dan pelaku usaha mikro kecil menegah (UMKM) yang diikuti sepuluh kelompok.

”Karena ada efisiensi yang cukup banyak, jadi kami tahun ini tidak melaksanakan,” tuturnya.

Advertisement

Dia mengungkapkan, anggaran yang diefisiensi mencapai lima puluh persen lebih. Karena itu, pihaknya hanya fokus pada program pelatihan.

Direncanakan, ada sebelas paket pelatihan dengan anggaran Rp 900 juta. ”Sementara program BMU tidak ada,” ungkapnya.

Terpisah, pelaku usaha budi daya perikanan M. Wahyudi Setiawan menyampaikan, program BMU sangat penting bagi pelaku budi daya.

Apalagi bantuan yang diserahkan berupa pakan dan bibit. Sebab, bantuan tersebut dapat membantu pengembangan usaha.

”Kami lebih semangat jika bantuannya adalah pakan dan bibit, bukan hanya kolam. Sebab, kebutuhan pakan sangat besar. Semoga ada bantuan dari pemerintah,” harapanya. (ay/bil)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tak Ada Anggaran, DPMPTSP Sampang: Pengawasan Pelaku Usaha Dihentikan

Tak Ada Anggaran, DPMPTSP Sampang: Pengawasan Pelaku Usaha Dihentikan

Ahmad Wahid Efendi mengutarakan, kegiatan yang bersumber dari APBD itu terpaksa dihentikan. Alasannya, program pengawasan tersebut terkendala anggaran.

Capaian Investasi di Sampang Rendah, DPMPTSP Berdalih dalam Tahap Pendataan Pelaku Usaha

Capaian Investasi di Sampang Rendah, DPMPTSP Berdalih dalam Tahap Pendataan Pelaku Usaha

Ahmad Wahid Efendi menjelaskan, target pelaku usaha yang akan didata sekitar 800 usaha. Berdasarkan PP 28/2025, ratusan kegiatan usaha itu diwajibkan melapor.

Penyaluran Bantuan Perikanan Molor, Diskan Sampang Target Tuntas Bulan Ini

Penyaluran Bantuan Perikanan Molor, Diskan Sampang Target Tuntas Bulan Ini

Diskan Sampang menyediakan bantuan pengembangan dan pembinaan bagi pokdakan. Tapi, realisasi program tersebut molor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer