Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Komisi II Akan Panggil OPD Pengampu DBHCHT

H
KEBIJAKAN: Alan Kaisan saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu. (DOKUMEN JPRM)
KEBIJAKAN: Alan Kaisan saat ditemui wartawan beberapa waktu lalu. (DOKUMEN JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Serapan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) 2025 tidak maksimal.


Advertisement

Indikasinya, anggaran Rp 45,6 miliar yang dialokasikan masih tersisa lebih anggaran (silpa) sebesar Rp 3,1 miliar. Karena itu, Komisi II DPRD Sampang akan memanggil dinas terkait.

Ketua Komisi II DPRD Sampang Alan Kaisan mengatakan, tidak terserapnya DBHCHT mengindikasikan bahwa ketidakmampuan pemkab dalam memanfaatkan anggaran.

Karena itu, dewan dalam waktu dekat akan memanggil organisasi pemerintah daerah (OPD) pengampu DBHCHT.

Advertisement

”Nanti kami akan konfirmasi langsung TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) bagaimana pembagian pagu setiap OPD dan mengapa serapannya tidak maksimal,” katanya.

Dijelaskan, sisa serapan sebesar Rp 3,1 miliar itu secara otomatis menjadi silpa dan ditambahkan pada anggaran tahun ini.

Hal tersebut, tentunya menjadi catatan Komisi II DPRD Sampang. Terutama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta) dengan sisa serapan paling besar dari tujuh OPD lainnya.

Advertisement

”Dalam waktu dekat kami panggil apa kendalanya dan program apa yang tidak berjalan,” tambahnya.

Dijelaskan, pemanfaatan anggaran tersebut semestinya maksimal. Sebab, saat perencanaan pemkab telah membuat kesepakatan. Namun, kenyataannya tidak terserap maksimal.

”Jika tidak terserap berarti pemerintah tidak mampu memanfaatkan anggaran. Padahal perencanaan itu selesai di tingkat komisi,” jelasnya.

Sekedar diketahui, tujuh OPD pengampu penerima DBHCHT menyisakan silpa. Di antaranya disperta KP tersisa Rp 2 miliar.

Dinas tanaga kerja (disnaker) Rp 200 juta, dinsos PPA Rp 300 juta dan diskopindag Rp 2 juta.

Juga satpol PP sisa 253 juta, dinkes KB Rp 300 juta dan bagian perekonomian Rp 47 juta. Dengan demikian, total silpa yang tidak terserap Rp 3,1 miliar (ay/yan)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Komisi II DPRD Bangkalan Janji Segera Turlap, Untuk Pantau Pembelian Tembakau

Komisi II DPRD Bangkalan Janji Segera Turlap, Untuk Pantau Pembelian Tembakau

Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Hotib Marzuki mengatakan, semestinya dengan adanya lima pabrik rokok yang sudah beroperasi di Bangkakan, petani tidak lagi kebingungan untuk menjual hasil panennya.

Komisi II DPRD Pamekasan Atensi Realisasi PAD dan Belanja Daerah

Komisi II DPRD Pamekasan Atensi Realisasi PAD dan Belanja Daerah

Moh. Faridi mengatakan, selain pendapatan, Komisi II DPRD Pamekasan juga menyoroti realisasi belanja daerah yang baru mencapai 33,54 persen dari pagu lebih dari Rp 2 triliun.

Silpa Belanja Pegawai Tahun Ini Lebih Rp 2 Miliar, Tersebar di Empat OPD

Silpa Belanja Pegawai Tahun Ini Lebih Rp 2 Miliar, Tersebar di Empat OPD

Banggar soroti Silpa belanja pegawai di lingkungan Pemkab Sampang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer