Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Inspektorat Pekan Depan Panggil Disperta KP Sampang

H
RAIB: Warga berada di sekitar kerangka mesin hand tractor yang diparkir di halaman belakang kantor Disperta KP Sampang Rabu (14/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)
RAIB: Warga berada di sekitar kerangka mesin hand tractor yang diparkir di halaman belakang kantor Disperta KP Sampang Rabu (14/1). (UBAIDILLAHIR RAIE/JPRM)

SAMPANG, RadarMadura.id – Inspektorat pekan depan bakal memanggil Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang.


Advertisement

Tujuannya, untuk menelisik anggaran belanja tenaga keamanan sebesar Rp 378 juta.

Pasalnya, meski mengalokasikan anggaran ratusan juta, tapi disperta dua kali kebobolan. Yakni, pada 2024 dan 2025.

Inspektur Inspektorat Sampang Ariwibowo Sulistyo mengatakan, pihaknya sudah mendengar informasi yang berkaitan dengan insiden yang terjadi di disperta KP.

Advertisement

"Kami akan melakukan evaluasi terkait kinerja tenaga keamanannya,” ujarnya.

Dia sudah menjadwalkan pemanggilan terhadap Disperta KP Sampang pada pekan depan.

Tujuannya, untuk meminta keterangan Disperta KP Sampang pasca dua kali kehilangan mesin hand tractor.

Advertisement

”Kami akan mengecek pengelolaan anggaran belanja tenaga keamanannya,” tuturnya.

Menurutnya, institusinya sudah menyiapkan surat pemanggilan terhadap Disperta KP Sampang. Dalam waktu dekat, surat tersebut segera dikirim.

”Tim yang akan melakukan klarifikasi juga sudah kami siapkan,” ucapnya.

Dijelaskan, pihaknya akan menanyakan penggunaan anggaran belanja tenaga keamanan tersebut.

”Juga seperti apa SOP tenaga keamanannya, semuanya akan kami klarifikasi,” katanya.

Ari menambahkan, surat pertanggungjawaban (SPj) belanja tenaga keamanan tersebut juga bakal dicek.

Sehingga, semua pengelolaan keuangan tersebut bisa diketahui secara riil.

”Khawatir data yang diserahkan ke kami tidak lengkap, makanya semua akan kami cek,” terangnya.

Menurutnya, penggunaan anggaran yang berasal dari negara harus sesuai ketentuan.

”Tidak boleh melenceng dari perencanaan. Realisasinya harus sama,” ungkapnya.

Ari menjelaskan, jika Disperta KP Sampang menganggarkan belanja tenaga keamanan, jangan sampai anggarannya berasal dari program lain.

”Harus digunakan untuk honor atau belanja tenaga keamanan,” tandasnya.

Kepala Disperta KP Sampang Suyono belum bisa dimintai keterangan terkait penggunaan anggaran belanja jasa tenaga keamanan tersebut.

Sebab, jika merujuk keterangan stafnya, yang bersangkutan izin tidak masuk kantor karena sakit.

Dihubungi melalui sambungan telepon selulernya, yang bersangkutan juga tidak merespons.

Sekadar diketahui, Disperta KP Sampang dua kali kemalingan mesin hand tractor. Yakni pada 2024 dan 2025.

Padahal, pada tahun tersebut, disperta KP menganggarkan belanja tenaga keamanan sebesar Rp 378 juta. (bai/yan)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar MaduraIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Inspektorat Turun Tangan, Agendakan Pemanggilan PPK Proyek SDN Komis 1

Inspektorat Turun Tangan, Agendakan Pemanggilan PPK Proyek SDN Komis 1

Inspektur Inspektorat Sampang Ariwibowo Sulistyo menyatakan, PPK harus melakukan audit antara kesepakatan metode kerja dengan pelaksanaan di lapangan.

Kapus Robatal Terancam Diberhentikan, Pasca Digerebek karena Dugaan Perzinaan

Kapus Robatal Terancam Diberhentikan, Pasca Digerebek karena Dugaan Perzinaan

Kapus Robatal Benny Irawan berpotensi diberhentikan dari jabatan usai digrebek atas kasus dugaan perzinahan

Inspektorat Sampang Bentuk Tim Penilai Internal untuk Dampingi Dua Puskesmas Raih ZI WBK

Inspektorat Sampang Bentuk Tim Penilai Internal untuk Dampingi Dua Puskesmas Raih ZI WBK

Inspektorat Sampang mendampingi Puskesmas Tanjung dan Puskesmas Camplong agar meraih ZI WBK

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer