alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pelabuhan Trunojoyo Digerojok Rp 30 Miliar

SAMPANG – Pemerintah sudah meresmikan Pelabuhan Trunojoyo Taddan di Kecamatan Camplong, Sampang. Namun, pelabuhan itu masih perlu tambahan beberapa fasilitas penunjang agar bisa beroperasi secara maksimal.

Pemerintah pusat memberikan suntikan dana sebesar Rp 30 miliar. Namun, hingga saat ini Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Branta belum mendapatkan petunjuk operasional kegiatan (POK).

Hal itu diungkapkan Kepala KUPP Kelas II Branta Edi Kuswanto kemarin (25/12). Dia mengaku mengetahui informasi tersebut seminggu yang lalu. Hal itu juga sejalan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan, Kawasan Bromo–Tengger–Semeru serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

”Sampai sekarang belum ada POK. Selain itu, anggaran belum masuk ke DIPA kantor kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Rp 22 Miliar untuk RS Arjasa

Edi menyampaikan, daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2020 sudah ditentukan. Sementara, bantuan dana yang bersumber dari APBN tersebut tidak masuk di dalamnya. Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apakah anggaran dana tersebut masuk dalam 2020 atau 2021.

Sejak beredar informasi bantuan dana tersebut, pihaknya intens berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pemanfaatan dana tersebut.

”Dari kementerian belum mendapatkan informasi tentang penggunaannya. Tapi kalau sudah ada kejelasan, kementerian minta agar segera disiapkan detail engineering design (DED) nya,” jelasnya.

Menurutnya, fasilitas yang paling dibutuhkan adalah dermaga plengsengan. Hal itu untuk menunjang kegiatan kapal penumpang. Di samping itu, terdapat beberapa fasilitas umum seperti terminal penumpang.

Baca Juga :  Lelang Terbuka Tepis Bagi-Bagi Proyek

”Itu sesuai dengan usulan Pak Menteri saat meresmikan pelabuhan. Beliau minta agar kami segera mengajukan untuk pembangunan dermaga peengsengan,” ungkapnya. (bil)

- Advertisement -

SAMPANG – Pemerintah sudah meresmikan Pelabuhan Trunojoyo Taddan di Kecamatan Camplong, Sampang. Namun, pelabuhan itu masih perlu tambahan beberapa fasilitas penunjang agar bisa beroperasi secara maksimal.

Pemerintah pusat memberikan suntikan dana sebesar Rp 30 miliar. Namun, hingga saat ini Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Branta belum mendapatkan petunjuk operasional kegiatan (POK).

Hal itu diungkapkan Kepala KUPP Kelas II Branta Edi Kuswanto kemarin (25/12). Dia mengaku mengetahui informasi tersebut seminggu yang lalu. Hal itu juga sejalan dengan diterbitkannya Peraturan Presiden 80/2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik–Bangkalan–Mojokerto–Surabaya–Sidoarjo–Lamongan, Kawasan Bromo–Tengger–Semeru serta kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.


”Sampai sekarang belum ada POK. Selain itu, anggaran belum masuk ke DIPA kantor kami,” ujarnya.

Baca Juga :  Ruang Isolasi BLK Hampir Penuh

Edi menyampaikan, daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2020 sudah ditentukan. Sementara, bantuan dana yang bersumber dari APBN tersebut tidak masuk di dalamnya. Hingga saat ini pihaknya belum mengetahui apakah anggaran dana tersebut masuk dalam 2020 atau 2021.

Sejak beredar informasi bantuan dana tersebut, pihaknya intens berkomunikasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Namun, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait pemanfaatan dana tersebut.

”Dari kementerian belum mendapatkan informasi tentang penggunaannya. Tapi kalau sudah ada kejelasan, kementerian minta agar segera disiapkan detail engineering design (DED) nya,” jelasnya.

Menurutnya, fasilitas yang paling dibutuhkan adalah dermaga plengsengan. Hal itu untuk menunjang kegiatan kapal penumpang. Di samping itu, terdapat beberapa fasilitas umum seperti terminal penumpang.

Baca Juga :  Proyek Gedung Dewan Tak Kunjung Dilelang

”Itu sesuai dengan usulan Pak Menteri saat meresmikan pelabuhan. Beliau minta agar kami segera mengajukan untuk pembangunan dermaga peengsengan,” ungkapnya. (bil)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/