alexametrics
21 C
Madura
Wednesday, May 18, 2022

Dosen UM Jalani Pengabdian di SMKN 1 Sampang

SAMPANG – Sejumlah dosen Universitas Negeri Malang (UM) menggelar sosialisasi dan implementasi program sistem informasi manajemen ekstrakurikuler berbasis website di SMKN 1 Sampang. Kegiatan yang digelar mulai 22–23 Juni tersebut diikuti guru dan murid. Itu sebagai bentuk pengabdian dosen UM kepada masyarakat.

Ketua Peneliti Universitas Negeri Malang Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T. mengatakan, implementasi sistem informasi manajemen ekstrakurikuler perlu diterapkan. Hal itu dinilai bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses manajemen ekstrakurikuler di sekolah. ”Baik dalam monitoring maupun pelayanan informasi,” katanya.

Menurut dia, program tersebut bisa mengimplementasi IT dalam meregistrasi minat bakat murid di SMK 1 Sampang. Juga, bisa menunjang keterampilan murid agar berkembang dengan baik dan maksimal. Melalui sistem tersebut, guru dapat mengidentifikasi minat dan bakat pelajar. Dengan begitu, bisa dievaluasi sampai pada semester berikutnya.

Baca Juga :  50 Penerima Lansia Belum Terima Bantuan Aslut

”Paling tidak, kami bisa mengidentifikasi seberapa jauh minat pelajar pada program ekstrakurikuler. Nanti kami akan evaluasi setelah beberapa bulan ke depan. Apakah kegiatan ekstrakurikuler pelajar sudah dijalankan dengan benar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sampang Budi Sulistyo berharap program tersebut berkelanjutan. Pihaknya akan berusaha maksimal agar bisa melahirkan murid yang berkualitas. ”Kami berharap, ke depan warga Sampang memercayakan anaknya kepada kami,” pungkasnya. (bil)

SAMPANG – Sejumlah dosen Universitas Negeri Malang (UM) menggelar sosialisasi dan implementasi program sistem informasi manajemen ekstrakurikuler berbasis website di SMKN 1 Sampang. Kegiatan yang digelar mulai 22–23 Juni tersebut diikuti guru dan murid. Itu sebagai bentuk pengabdian dosen UM kepada masyarakat.

Ketua Peneliti Universitas Negeri Malang Dr. Hary Suswanto, S.T., M.T. mengatakan, implementasi sistem informasi manajemen ekstrakurikuler perlu diterapkan. Hal itu dinilai bisa meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses manajemen ekstrakurikuler di sekolah. ”Baik dalam monitoring maupun pelayanan informasi,” katanya.

Menurut dia, program tersebut bisa mengimplementasi IT dalam meregistrasi minat bakat murid di SMK 1 Sampang. Juga, bisa menunjang keterampilan murid agar berkembang dengan baik dan maksimal. Melalui sistem tersebut, guru dapat mengidentifikasi minat dan bakat pelajar. Dengan begitu, bisa dievaluasi sampai pada semester berikutnya.

Baca Juga :  Peningkatan Jembatan Pangilen–Banyumas Tuntas

”Paling tidak, kami bisa mengidentifikasi seberapa jauh minat pelajar pada program ekstrakurikuler. Nanti kami akan evaluasi setelah beberapa bulan ke depan. Apakah kegiatan ekstrakurikuler pelajar sudah dijalankan dengan benar,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMKN 1 Sampang Budi Sulistyo berharap program tersebut berkelanjutan. Pihaknya akan berusaha maksimal agar bisa melahirkan murid yang berkualitas. ”Kami berharap, ke depan warga Sampang memercayakan anaknya kepada kami,” pungkasnya. (bil)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/