alexametrics
20.9 C
Madura
Friday, July 8, 2022

Mayoritas Puskesmas Berakreditasi Dasar

SAMPANG – Di Sampang ada 21 puskesmas yang tersebar di 14 kecamatan. Namun, mayoritas puskesmas masih berakreditasi dasar.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang menyatakan, 80 persen puskesmas masih terakreditasi dasar dan madya. Rata-rata puskemas tersebut baru melakukan akreditasi.

Meski demikian, dinkes mengklaim pelayanan di puskesmas maksimal dan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.

 Humas Dinkes Sampang Yuliono menegaskan, program akreditasi puskesmas dijalankan sejak 2014. Akreditasi merupakan bukti bahwa pusat pelayanan dasar tersebut sudah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Penilaian akreditasi puskesmas meliputi sejumlah aspek. Di antaranya, ketersediaan sarana dan prasarana (sarpras), sumber daya manusia (SDM) pegawai, manajemen, peralatan medis, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Usut Kasus Jaspel, Polisi di Sampang Panggil 13 Saksi

Tingkat akreditasi puskemas ada empat. Yakni, tingkat dasar, madya, utama, dan paripurna. Semua puskesmas sudah terakreditasi. Meski demikian, pihaknya tidak menampik jika sampai saat ini mayoritas puskemas masih terakreditasi tingkat dasar dan madya.

”Meski masih berada di tingkat dasar, pelayanan di puskesmas sudah maksimal,” klaim Yuliono kemarin (25/1).

 Untuk mencapai tingkat utama atau paripurna tidak mudah. Apalagi, secara administrasi banyak puskesmas yang belum memenuhi syarat untuk mengajukan reakreditasi. Misalnya, minimnya pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan peralatan medis yang belum memadai.

”Pengajuan reakreditasi butuh waktu lama dan harus disesuikan dengan kuota dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Setiap tiga tahun kami selalu mengajukan reakreditasi,” kata dia.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sebut Pembangunan Lamban

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana menyatakan, akreditasi puskesmas itu penting untuk ditingkatkan. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan prima. ”Nilai akreditasi harus menjadi acuan bagi puskesmas untuk lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap politikus PPP itu.

SAMPANG – Di Sampang ada 21 puskesmas yang tersebar di 14 kecamatan. Namun, mayoritas puskesmas masih berakreditasi dasar.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang menyatakan, 80 persen puskesmas masih terakreditasi dasar dan madya. Rata-rata puskemas tersebut baru melakukan akreditasi.

Meski demikian, dinkes mengklaim pelayanan di puskesmas maksimal dan sudah sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) dan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat.


 Humas Dinkes Sampang Yuliono menegaskan, program akreditasi puskesmas dijalankan sejak 2014. Akreditasi merupakan bukti bahwa pusat pelayanan dasar tersebut sudah memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Penilaian akreditasi puskesmas meliputi sejumlah aspek. Di antaranya, ketersediaan sarana dan prasarana (sarpras), sumber daya manusia (SDM) pegawai, manajemen, peralatan medis, dan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Raih 570.597 Suara di 13 Kecamatan, Prabowo - Sandi Menang di Sampang

Tingkat akreditasi puskemas ada empat. Yakni, tingkat dasar, madya, utama, dan paripurna. Semua puskesmas sudah terakreditasi. Meski demikian, pihaknya tidak menampik jika sampai saat ini mayoritas puskemas masih terakreditasi tingkat dasar dan madya.

”Meski masih berada di tingkat dasar, pelayanan di puskesmas sudah maksimal,” klaim Yuliono kemarin (25/1).

 Untuk mencapai tingkat utama atau paripurna tidak mudah. Apalagi, secara administrasi banyak puskesmas yang belum memenuhi syarat untuk mengajukan reakreditasi. Misalnya, minimnya pegawai berstatus aparatur sipil negara (ASN) dan peralatan medis yang belum memadai.

”Pengajuan reakreditasi butuh waktu lama dan harus disesuikan dengan kuota dari Komite Akreditasi Nasional (KAN). Setiap tiga tahun kami selalu mengajukan reakreditasi,” kata dia.

Baca Juga :  Diskumnaker Akui Sulit Sediakan Lapangan Pekerjaan

Ketua Komisi IV DPRD Sampang Amin Arif Tirtana menyatakan, akreditasi puskesmas itu penting untuk ditingkatkan. Tujuannya, agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan prima. ”Nilai akreditasi harus menjadi acuan bagi puskesmas untuk lebih meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ucap politikus PPP itu.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/