alexametrics
18.5 C
Madura
Wednesday, June 29, 2022

Kepala Pasar Srimangunan Dicopot

SAMPANG – Kepala Pasar Srimangunan Misnaki Suroso dicopot dari jabatannya karena terbukti menandatangani akta jual beli kios. Praktik tersebut terkuak setelah tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang melakukan penyamaran dan penyelidikan.

PNS yang delapan tahun lagi pensiun itu membenarkan dirinya sudah dicopot dari jabatannya sebagai kepala Pasar Srimangunan. Menurut dia, saat ini dirinya ditarik ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang. ”Iya, saya sudah dicopot jadi kepala pasar. Saya sekarang ngantor di disperdagprin,” ucapnya.

Berkaitan dengan kasus yang menimpa dirinya hingga diamankan oleh kejari, dia mengaku tidak tahu mengenai transaksi jual beli kios tersebut. ”Saya tidak tahu. Saya waktu itu di pintu masuk kantor pasar. Saya tidak tahu kios dijual berapa dan kepada siapa,” klaimnya.

Baca Juga :  BBWS Brantas Pantau Mega Proyek Kali Kamoning

Mengenai tanda tangan sekaligus stempel basah kepala Pasar Srimangunan di akta jual beli kios, dia berdalih awalnya pemilik kios ingin memperpanjang masa sewa. ”Waktu saya diamankan itu, pemilik toko ingin memperpanjang sewa. Ya, saya layani,” ucapnya.

Sementara itu, Nanik Fajaryati membenarkan dirinya diberi amanah menjadi kepala Pasar Srimangunan. Dia aktif masuk kantor Pasar Srimangunan sejak Rabu (24/10). ”Kami melakukan pendataan seluruh kios dan los di pasar ini,” katanya.

Menurut dia, banyak pedagang yang menunggak pembayaran sewa kios. ”Jika tetap tidak mau bayar, nanti akan dilakukan tindakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disperdagprin Sampang Wahyu Prihartono mengatakan bahwa kios dan los di Pasar Srimangunan berjumlah 851 unit. Dia menyatakan sudah melakukan penyegaran kepala Pasar Srimangunan. ”Kepala Pasar Srimangunan baru,” tuturnya. 

Baca Juga :  Kasus Meningkat, Angka Kematian Bertambah

SAMPANG – Kepala Pasar Srimangunan Misnaki Suroso dicopot dari jabatannya karena terbukti menandatangani akta jual beli kios. Praktik tersebut terkuak setelah tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Sampang melakukan penyamaran dan penyelidikan.

PNS yang delapan tahun lagi pensiun itu membenarkan dirinya sudah dicopot dari jabatannya sebagai kepala Pasar Srimangunan. Menurut dia, saat ini dirinya ditarik ke Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprin) Sampang. ”Iya, saya sudah dicopot jadi kepala pasar. Saya sekarang ngantor di disperdagprin,” ucapnya.

Berkaitan dengan kasus yang menimpa dirinya hingga diamankan oleh kejari, dia mengaku tidak tahu mengenai transaksi jual beli kios tersebut. ”Saya tidak tahu. Saya waktu itu di pintu masuk kantor pasar. Saya tidak tahu kios dijual berapa dan kepada siapa,” klaimnya.

Baca Juga :  Delapan Pegawai Dua Puskesmas Reaktif

Mengenai tanda tangan sekaligus stempel basah kepala Pasar Srimangunan di akta jual beli kios, dia berdalih awalnya pemilik kios ingin memperpanjang masa sewa. ”Waktu saya diamankan itu, pemilik toko ingin memperpanjang sewa. Ya, saya layani,” ucapnya.

Sementara itu, Nanik Fajaryati membenarkan dirinya diberi amanah menjadi kepala Pasar Srimangunan. Dia aktif masuk kantor Pasar Srimangunan sejak Rabu (24/10). ”Kami melakukan pendataan seluruh kios dan los di pasar ini,” katanya.

Menurut dia, banyak pedagang yang menunggak pembayaran sewa kios. ”Jika tetap tidak mau bayar, nanti akan dilakukan tindakan,” tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Disperdagprin Sampang Wahyu Prihartono mengatakan bahwa kios dan los di Pasar Srimangunan berjumlah 851 unit. Dia menyatakan sudah melakukan penyegaran kepala Pasar Srimangunan. ”Kepala Pasar Srimangunan baru,” tuturnya. 

Baca Juga :  Ketua Partai Demokrat Dicopot

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Edarkan Rupiah hingga ke Pelosok

Polres Tangkap Buronan Pelaku Curanmor

Pengerjaan Proyek Jembatan Mangkrak

Warga Temukan Bayi Dekat Selokan

Artikel Terbaru

/