alexametrics
24.6 C
Madura
Thursday, May 19, 2022

Gelaran Produk Usaha Agribisnis Tuai Pujian

SAMPANG – Dinas Pertanian (Disperta) Sampang melaksanakan Gelar Produk Unggulan Usaha Agribisnis 2017 di halaman GOR Indoor Wijaya Kusuma Rabu (23/8). Pameran produk unggulan pertanian itu baru kali pertama diselenggarakan.

Di luar dugaan, dua kelompok tani (poktan) dari setiap kecamatan mampu menghasilkan produk unggul. Pameran produk unggulan usaha agribisnis itu pun mendapat respons positif dari kalangan masyarakat yang hadir.

Kepala Disperta Sampang Hary Soeyanto menyatakan, ada banyak kreativitas dan inovasi yang dihasilkan para petani. Produk-produk tersebut dimanfaatkan masyarakat. Misalnya, pupuk organik bokashi untuk menyuburkan tanaman.

”Kemudian bawang merah, harganya cukup bagus. Jadi, sangat baik untuk dikembangkan. Bibitnya ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Program Asuransi Usaha Petani Padi Tidak Diminati

Untuk pemasaran produk unggul itu, pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa pihak. Namun, banyak yang belum mendapatkan pangsa pasar ideal. Diharapkan, pemasaran produk unggulan bisa didorong oleh pengusaha maupun lembaga OPD lainnya.

”Kalau pasarnya mudah, harganya menjanjikan dan menguntungkan, pengusaha akan tertarik. Juga bisa menarik minat pemuda untuk bergerak di hortikultura,” pungkasnya.

- Advertisement -

SAMPANG – Dinas Pertanian (Disperta) Sampang melaksanakan Gelar Produk Unggulan Usaha Agribisnis 2017 di halaman GOR Indoor Wijaya Kusuma Rabu (23/8). Pameran produk unggulan pertanian itu baru kali pertama diselenggarakan.

Di luar dugaan, dua kelompok tani (poktan) dari setiap kecamatan mampu menghasilkan produk unggul. Pameran produk unggulan usaha agribisnis itu pun mendapat respons positif dari kalangan masyarakat yang hadir.

Kepala Disperta Sampang Hary Soeyanto menyatakan, ada banyak kreativitas dan inovasi yang dihasilkan para petani. Produk-produk tersebut dimanfaatkan masyarakat. Misalnya, pupuk organik bokashi untuk menyuburkan tanaman.


”Kemudian bawang merah, harganya cukup bagus. Jadi, sangat baik untuk dikembangkan. Bibitnya ada,” ujarnya.

Baca Juga :  Suburkan Tembakau, 16 Poktan di Sampang Dibantu 32 Ton Pupuk ZA

Untuk pemasaran produk unggul itu, pihaknya sudah bekerjasama dengan beberapa pihak. Namun, banyak yang belum mendapatkan pangsa pasar ideal. Diharapkan, pemasaran produk unggulan bisa didorong oleh pengusaha maupun lembaga OPD lainnya.

”Kalau pasarnya mudah, harganya menjanjikan dan menguntungkan, pengusaha akan tertarik. Juga bisa menarik minat pemuda untuk bergerak di hortikultura,” pungkasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/