alexametrics
21 C
Madura
Friday, May 27, 2022

Ciptakan Sumber Penghasilan Baru, Ini Yang Dilakukan Kades Napo Daya

SAMPANG – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya, mengolah bambu menjadi tusuk sate. Itu yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Napo Daya, Kecamatan Omben.

Holid Mawardi, Kades Napo Daya, Kecamatan Omben mengatakan, pemanfaatan pohon bambu di desanya kurang maksimal. Karena itu, dia mulai mengoptimalkan pengolahan bambu.

“Salah satunya, dengan mengolah pohon bambu menjadi tusuk sate. Tentu ini sangat membantu masyarakat karena memiliki sumber penghasilan tambahan,” katanya.

Menurutnya, pemerintah desa akan terus mensosialisasikan penanaman pohon bambu. Termasuk, memberi pelatihan, pengolahan dan pemasaran produk olehan berbahan pohon bambu.

“Saat ini, pemasaran baru sampai ke Kalimantan. Penghasilan masyarakat di desa kami dari produksi pembuatan tusuk sate bertambah 70 persen,” lanjutnya.

Baca Juga :  Proyek Jalan Sampang-Omben Belum Digarap, Ini Alasan PU Bina Marga

Holid Mawardi berharap masyarakat pembuat tusuk sate di desanya mendapat pembinaan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten. “Sehingga, nanti bisa mengolah bambu menjadi barang yang lebih berharga,” harapnya.

Suhanto Kabid Pemerintahan Desa DPMD Sampang berharap semua desa di Sampang dapat mengembangkan dan mengelola potensi yang ada. “Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Moh Iqbal)

SAMPANG – Banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya, mengolah bambu menjadi tusuk sate. Itu yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Napo Daya, Kecamatan Omben.

Holid Mawardi, Kades Napo Daya, Kecamatan Omben mengatakan, pemanfaatan pohon bambu di desanya kurang maksimal. Karena itu, dia mulai mengoptimalkan pengolahan bambu.

“Salah satunya, dengan mengolah pohon bambu menjadi tusuk sate. Tentu ini sangat membantu masyarakat karena memiliki sumber penghasilan tambahan,” katanya.


Menurutnya, pemerintah desa akan terus mensosialisasikan penanaman pohon bambu. Termasuk, memberi pelatihan, pengolahan dan pemasaran produk olehan berbahan pohon bambu.

“Saat ini, pemasaran baru sampai ke Kalimantan. Penghasilan masyarakat di desa kami dari produksi pembuatan tusuk sate bertambah 70 persen,” lanjutnya.

Baca Juga :  Proyek Jalan Sampang-Omben Belum Digarap, Ini Alasan PU Bina Marga

Holid Mawardi berharap masyarakat pembuat tusuk sate di desanya mendapat pembinaan berkelanjutan dari pemerintah kabupaten. “Sehingga, nanti bisa mengolah bambu menjadi barang yang lebih berharga,” harapnya.

Suhanto Kabid Pemerintahan Desa DPMD Sampang berharap semua desa di Sampang dapat mengembangkan dan mengelola potensi yang ada. “Sehingga, bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya. (Moh Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/