alexametrics
25.3 C
Madura
Monday, June 27, 2022

Satreskrim Pasang Garis Polisi di Puskesmas Torjun

SAMPANG – Janji polisi menyelidiki ambruknya atap Puskesmas Torjun pada Minggu (20/1) ditepati. Buktinya, garis polisi sudah dipasang di tempat kejadian perkara (TKP) sejak Rabu (23/1).

Garis polisi berwarna kuning itu terpasang mengelilingi kantor Puskesmas Torjun. Informasinya, pemasangan police line dilakukan tiga hari setelah kejadian.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto mengatakan, pemasangan garis polisi agar TKP tidak didekati oleh siapa pun.

“Kami pasang garis polisi karena masih penyelidikan. Sehingga, diketahui penyebab ambruknya atap,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya sudah membawa sample reruntuhan material bangunan sebagai bahan penyelidikan. Tapi, sampai saat ini tim penyelidik belum bisa memastikan penyebab ambruknya atap Puskesmas Torjun.

Baca Juga :  Bupati Sampang Siap Dukung Fun Bike Disdik dan JPRM

“Semoga cepat ketemu penyebabnya” harap Heri Kusnanto. (Moh. Iqbal)

SAMPANG – Janji polisi menyelidiki ambruknya atap Puskesmas Torjun pada Minggu (20/1) ditepati. Buktinya, garis polisi sudah dipasang di tempat kejadian perkara (TKP) sejak Rabu (23/1).

Garis polisi berwarna kuning itu terpasang mengelilingi kantor Puskesmas Torjun. Informasinya, pemasangan police line dilakukan tiga hari setelah kejadian.

Kasatreskrim Polres Sampang AKP Heri Kusnanto mengatakan, pemasangan garis polisi agar TKP tidak didekati oleh siapa pun.


“Kami pasang garis polisi karena masih penyelidikan. Sehingga, diketahui penyebab ambruknya atap,” katanya.

Dijelaskan, pihaknya sudah membawa sample reruntuhan material bangunan sebagai bahan penyelidikan. Tapi, sampai saat ini tim penyelidik belum bisa memastikan penyebab ambruknya atap Puskesmas Torjun.

Baca Juga :  Ratusan Ribu UMK Tak Kantongi Izin

“Semoga cepat ketemu penyebabnya” harap Heri Kusnanto. (Moh. Iqbal)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/