alexametrics
21 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Terkendala Material, Proyek Jalan Mandek

SUMENEP – Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep menyiapkan anggaran Rp 34 miliar untuk peningkatan jalan antar kecamatan. Sayangnya, pengerjaan proyek tersebut tidak berjalan mulus.

Sebanyak 25 titik peningkatan jalan tahap pertama yang tersebar di lima lokasi hingga Jumat (22/6) tidak bisa dilanjutkan. Pemicunya, pelaksana proyek terkendala pengiriman material.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edi Rasyiadi mengatakan, peningkatan dan pelebaran jalan tahun ini ada dua kegiatan. Tahap pertama selesai lelang dan mulai dikerjakan. ”Proyek peningkatan jalan di lima lokasi memang mandek. Kemungkinan minggu depan mulai dikerjakan lagi,” ucapnya.

Pekerjaan tidak dilanjutkan karena truk tidak diperbolehkan melintas ke Madura. Material seperti aspal dan pasir dari Jawa tidak bisa dikirim. ”Insyaallah mulai Senin kerja semua untuk proyek jalan,” katanya.

Baca Juga :  Diskumnaker Akui Sulit Sediakan Lapangan Pekerjaan

Tahap kedua surat perintah kerja (SPK) baru keluar Jumat (15/6)). ”Makanya paket kedua itu agak mundur,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, tahun ini merupakan kunjungan wisata. Dia mengharapkan, jalan menuju destinasi wisata menjadi prioritas dan segera diselesaikan. Hanya, menurutnya hingga saat ini pelaksana atau pemenang tender belum ada geliat untuk segera menyelesaikan proyek jalan.

SUMENEP – Tahun ini Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Sumenep menyiapkan anggaran Rp 34 miliar untuk peningkatan jalan antar kecamatan. Sayangnya, pengerjaan proyek tersebut tidak berjalan mulus.

Sebanyak 25 titik peningkatan jalan tahap pertama yang tersebar di lima lokasi hingga Jumat (22/6) tidak bisa dilanjutkan. Pemicunya, pelaksana proyek terkendala pengiriman material.

Kepala Dinas PU Bina Marga Sumenep Edi Rasyiadi mengatakan, peningkatan dan pelebaran jalan tahun ini ada dua kegiatan. Tahap pertama selesai lelang dan mulai dikerjakan. ”Proyek peningkatan jalan di lima lokasi memang mandek. Kemungkinan minggu depan mulai dikerjakan lagi,” ucapnya.


Pekerjaan tidak dilanjutkan karena truk tidak diperbolehkan melintas ke Madura. Material seperti aspal dan pasir dari Jawa tidak bisa dikirim. ”Insyaallah mulai Senin kerja semua untuk proyek jalan,” katanya.

Baca Juga :  Jalan Pendekat Overpass II Rp 26 M Tak Digarap

Tahap kedua surat perintah kerja (SPK) baru keluar Jumat (15/6)). ”Makanya paket kedua itu agak mundur,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Sumenep Indra Wahyudi mengatakan, tahun ini merupakan kunjungan wisata. Dia mengharapkan, jalan menuju destinasi wisata menjadi prioritas dan segera diselesaikan. Hanya, menurutnya hingga saat ini pelaksana atau pemenang tender belum ada geliat untuk segera menyelesaikan proyek jalan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/