alexametrics
24.9 C
Madura
Saturday, July 2, 2022

Hujan, Petani Garam Belum Garap Lahan

SAMPANG – Hujan yang masih mengguyur wilayah Sampang membuat petani menahan diri untuk tidak turun ke tambak. Petani tidak mau menanggung rugi jika memaksakan menggarap lahan. ”Cuaca masih meragukan. Jika dipaksakan, kami akan rugi,” kata Amiruddin, 47, di sekitar lahan pegaraman Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang.

Hingga menjelang Juni tahun ini belum garap lahan. Berkaca pada tahun lalu sudah bisa berproduksi. Bahkan, cuaca yang cukup bagus pada bulan-bulan ini. Selama ini sebagian petani menjual sebagian stok garam. Dia berharap harga garam tetap stabil. ”Kami berharap dalam waktu dekat sudah bisa berproduksi,” harapnya.

Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko optimistis cuaca membaik. Menurutnya, target produksi garam tetap akan tercapai. ”Kami selalu yakin cuaca akan membaik. Kami berharap petani bersabar,” ucapnya.

Baca Juga :  Petani Garam Wadul Dewan Lagi

 

SAMPANG – Hujan yang masih mengguyur wilayah Sampang membuat petani menahan diri untuk tidak turun ke tambak. Petani tidak mau menanggung rugi jika memaksakan menggarap lahan. ”Cuaca masih meragukan. Jika dipaksakan, kami akan rugi,” kata Amiruddin, 47, di sekitar lahan pegaraman Desa Aeng Sareh, Kecamatan Sampang.

Hingga menjelang Juni tahun ini belum garap lahan. Berkaca pada tahun lalu sudah bisa berproduksi. Bahkan, cuaca yang cukup bagus pada bulan-bulan ini. Selama ini sebagian petani menjual sebagian stok garam. Dia berharap harga garam tetap stabil. ”Kami berharap dalam waktu dekat sudah bisa berproduksi,” harapnya.

Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko optimistis cuaca membaik. Menurutnya, target produksi garam tetap akan tercapai. ”Kami selalu yakin cuaca akan membaik. Kami berharap petani bersabar,” ucapnya.

Baca Juga :  Tiga Kecamatan Rawan Bencana Longsor

 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/