alexametrics
28.5 C
Madura
Monday, May 23, 2022

Motor Pedagang Hilang, Polisi Sigap Ganti

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Rohima, 53, kaget karena sepeda motor Honda Revo miliknya tidak ada di tempat parkir. Kendaraan itu merupakan satu-satunya aset untuk mempermudah pekerjaan warga Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, itu berjualan tahu tek.

Sebelumnya, sepeda motor berwarna biru itu terparkir di dekat warung tahu tek di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Dalpenang. Malam itu, kondisi pelanggan sedang sepi. Maka, janda lima anak itu memilih istirahat sambil menunggu pembeli.

Sekitar pukul 01.00 Rohima terbangun dan kaget. Sebab, sepeda motor yang terparkir di samping warungnya sudah tidak terlihat. Dompet miliknya juga raib. Rohima langsung membuat laporan ke Polres Sampang tentang pengalaman pahitnya yang terjadi dua pekan lalu itu.

Baca Juga :  Pesta SS, Polisi Tahan 3 Pemuda plus Pengedar

Kanit I Pidum Satreskrim Polres Sampang Aipda Rendra Hermansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan pencurian dua pekan lalu. Polisi masih melakukan penyelidikan. Pihaknya sudah meminta keterangan saksi dari korban maupun orang di sekitar lokasi kejadian. ”Kami akan tetap tindak lanjuti laporan ini,” lanjutnya.

Derita Rohima mengundang simpati Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto. Karena itu, polisi memberi sepeda motor jenis yang sama kepada perempuan berkerudung itu. Sebab, sepeda motor itu dibutuhkan untuk bekerja, seperti mengangkut gerobak tahu tek.

”Kalau tidak ada sepeda ini, beliau tidak bisa berjualan. Makanya sepeda motor ini pantas untuk kita berikan,” imbuh Rendra.

Sejak peristiwa pencurian itu sebenarnya Rohima sudah frustasi. Sebab, satu-satunya sepeda motor peninggalan almarhum suaminya hilang. Padahal, sepeda motor tersebut digunakan untuk bekerja. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Polres Sampang yang sudah memberikan sepeda motor kepadanya.

Baca Juga :  Dukungan Dinkes Jatim agar Sampang Jadi Kabupaten ODF Ke-18

Dengan sepeda motor itu, Rohima dapat memaksimalkan usaha yang dikembangkan selama ini. ”Biasanya gerobak tahu tek saya ditarik pakai sepeda motor. Makanya saya ucapkan terima kasih karena beban saya jadi berkurang,” katanya. 

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Rohima, 53, kaget karena sepeda motor Honda Revo miliknya tidak ada di tempat parkir. Kendaraan itu merupakan satu-satunya aset untuk mempermudah pekerjaan warga Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, itu berjualan tahu tek.

Sebelumnya, sepeda motor berwarna biru itu terparkir di dekat warung tahu tek di Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Dalpenang. Malam itu, kondisi pelanggan sedang sepi. Maka, janda lima anak itu memilih istirahat sambil menunggu pembeli.

Sekitar pukul 01.00 Rohima terbangun dan kaget. Sebab, sepeda motor yang terparkir di samping warungnya sudah tidak terlihat. Dompet miliknya juga raib. Rohima langsung membuat laporan ke Polres Sampang tentang pengalaman pahitnya yang terjadi dua pekan lalu itu.

Baca Juga :  Anggaran Rp 144 M Ngendap

Kanit I Pidum Satreskrim Polres Sampang Aipda Rendra Hermansyah mengatakan, pihaknya menerima laporan pencurian dua pekan lalu. Polisi masih melakukan penyelidikan. Pihaknya sudah meminta keterangan saksi dari korban maupun orang di sekitar lokasi kejadian. ”Kami akan tetap tindak lanjuti laporan ini,” lanjutnya.

Derita Rohima mengundang simpati Kasatreskrim Polres Sampang AKP Daryanto. Karena itu, polisi memberi sepeda motor jenis yang sama kepada perempuan berkerudung itu. Sebab, sepeda motor itu dibutuhkan untuk bekerja, seperti mengangkut gerobak tahu tek.

”Kalau tidak ada sepeda ini, beliau tidak bisa berjualan. Makanya sepeda motor ini pantas untuk kita berikan,” imbuh Rendra.

Sejak peristiwa pencurian itu sebenarnya Rohima sudah frustasi. Sebab, satu-satunya sepeda motor peninggalan almarhum suaminya hilang. Padahal, sepeda motor tersebut digunakan untuk bekerja. Karena itu, dia mengucapkan terima kasih kepada Polres Sampang yang sudah memberikan sepeda motor kepadanya.

Baca Juga :  Dukungan Dinkes Jatim agar Sampang Jadi Kabupaten ODF Ke-18

Dengan sepeda motor itu, Rohima dapat memaksimalkan usaha yang dikembangkan selama ini. ”Biasanya gerobak tahu tek saya ditarik pakai sepeda motor. Makanya saya ucapkan terima kasih karena beban saya jadi berkurang,” katanya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/