alexametrics
20.9 C
Madura
Sunday, July 3, 2022

Proyek DD Lintas Tahun, Kades Beralasan Terkendala Cuaca

SAMPANG – Tahun sudah berganti. Namun pengerjaan program fisik tahun anggaran 2018 belum tuntas seratus persen. Tidak terkecuali pekerjaan yang dibiayai dari dana desa (DD).

Salah satu program fisik yang belum tuntas di Desa Angsokah, Kecamatan Omben. Proyek plengsengan di tiga lokasi itu dikerjakan melampaui tahun anggaran. Faktor utama yang menjadi penyebab yaitu cuaca.

Dua proyek plengsengan DD itu berada di Dusun Angsokah Daya. Satu pekerjaan lainnya ada di Dusun Angsokah Barat. Anggarannya sekitar Rp 300 juta dari DD tahap tiga 2018. Di Dusun Angsokah Daya satu paket panjang 100 meter x 50 sentimeter. Paket kedua 150 meter dan tinggi 50 sentimeter.

Di Dusun Angsokah Barat panjang 150 meter tinggi 50 meter. Kendati demikian, pencairan anggaran sudah seratus persen. Sedangkan pekerjaan di Dusun Angsokah Daya masih berlangsung hingga kemarin (21/1).

Baca Juga :  Mau Nikah, Harus Tanam Dua Pohon

Kades Angsokah Mu’afi mengakui pekerjaan proyek plengsengan belum selesai dan melampaui tahun anggaran. Selain pencairan tahap tiga di akhir tahun, juga karena pekerjaan terkendala cuaca. Saat proses pengerjaan cuaca tidak mendukung. ”Di Dusun Angsokah Daya dari panjang 250 meter saya tambah menjadi 265 meter,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Kades dua periode itu menambahkan, pekerjaan di Dusun Angsokah Daya sudah hampir rampung. Tinggal plesternya saja. Sedangkan di Dusun Angsokah Barat sudah selesai. Pihaknya mengakui, jika pekerjaan melampaui tahun anggaran menyalahi aturan. ”Setelah dikerjakan selalu hujan. Kalau pencairan dana sudah seratus persen,” imbuhnya.

Mu’afi berjanji pekerjaan akan segera dirampungkan. Dalam dua hari bisa diselesaikan seratus persen. ”Yang melebihi tahun bukan hanya di sini (Angsokah, Red). Di desa lain juga ada. Malah banyak. Kalau punya saya insyaallah hari ini (kemarin, Red) selesai,” pungkasnya.

Baca Juga :  Persempit Celah Penyimpangan Dana Desa

Sementara itu, Camat Omben Suyanto yang juga menjadi pengawas realisasi DD mengungkapkan hal berbeda. Persentase pekerjaan masih 80 persen. ”Itu uang dikembalikan. Pekerjaannya belum selesai memang karena pencairannya akhir tahun,” ujarnya.

Mantan camat Pangarengan itu menambahkan, hingga saat ini pekerjaan sambil digarap karena diperbolehkan. Menurut Suyanto tidak ada desa lain yang pekerjaannya melampaui tahun anggaran selain Desa Angsokah. ”Pencairannya memang akhir tahun,” tegasnya. 

SAMPANG – Tahun sudah berganti. Namun pengerjaan program fisik tahun anggaran 2018 belum tuntas seratus persen. Tidak terkecuali pekerjaan yang dibiayai dari dana desa (DD).

Salah satu program fisik yang belum tuntas di Desa Angsokah, Kecamatan Omben. Proyek plengsengan di tiga lokasi itu dikerjakan melampaui tahun anggaran. Faktor utama yang menjadi penyebab yaitu cuaca.

Dua proyek plengsengan DD itu berada di Dusun Angsokah Daya. Satu pekerjaan lainnya ada di Dusun Angsokah Barat. Anggarannya sekitar Rp 300 juta dari DD tahap tiga 2018. Di Dusun Angsokah Daya satu paket panjang 100 meter x 50 sentimeter. Paket kedua 150 meter dan tinggi 50 sentimeter.


Di Dusun Angsokah Barat panjang 150 meter tinggi 50 meter. Kendati demikian, pencairan anggaran sudah seratus persen. Sedangkan pekerjaan di Dusun Angsokah Daya masih berlangsung hingga kemarin (21/1).

Baca Juga :  IPM Meningkat 1,51 Per Tahun

Kades Angsokah Mu’afi mengakui pekerjaan proyek plengsengan belum selesai dan melampaui tahun anggaran. Selain pencairan tahap tiga di akhir tahun, juga karena pekerjaan terkendala cuaca. Saat proses pengerjaan cuaca tidak mendukung. ”Di Dusun Angsokah Daya dari panjang 250 meter saya tambah menjadi 265 meter,” terangnya kepada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Kades dua periode itu menambahkan, pekerjaan di Dusun Angsokah Daya sudah hampir rampung. Tinggal plesternya saja. Sedangkan di Dusun Angsokah Barat sudah selesai. Pihaknya mengakui, jika pekerjaan melampaui tahun anggaran menyalahi aturan. ”Setelah dikerjakan selalu hujan. Kalau pencairan dana sudah seratus persen,” imbuhnya.

Mu’afi berjanji pekerjaan akan segera dirampungkan. Dalam dua hari bisa diselesaikan seratus persen. ”Yang melebihi tahun bukan hanya di sini (Angsokah, Red). Di desa lain juga ada. Malah banyak. Kalau punya saya insyaallah hari ini (kemarin, Red) selesai,” pungkasnya.

Baca Juga :  Disporabudpar Gelar Gerak Jalan

Sementara itu, Camat Omben Suyanto yang juga menjadi pengawas realisasi DD mengungkapkan hal berbeda. Persentase pekerjaan masih 80 persen. ”Itu uang dikembalikan. Pekerjaannya belum selesai memang karena pencairannya akhir tahun,” ujarnya.

Mantan camat Pangarengan itu menambahkan, hingga saat ini pekerjaan sambil digarap karena diperbolehkan. Menurut Suyanto tidak ada desa lain yang pekerjaannya melampaui tahun anggaran selain Desa Angsokah. ”Pencairannya memang akhir tahun,” tegasnya. 

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/