alexametrics
24.4 C
Madura
Saturday, May 21, 2022

Pemkab Sampang Raih Penghargaan

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Sederet penghargaan diraih Pemkab Sampang di bawah kepemimpinan Bupati Slamet Junaidi. Terbaru, Kota Bahari meraih penghargaan Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur (Jatim) 2021.

Penghargaan ini diberikan karena Pemkab Sampang memiliki inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan. Yaitu, program Satu Pintu Administrasi Rakyat Menjadi Sejahtera dan Membahagiakan (Sakera Mesem). Program unggulan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Tjahjo Kumolo kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi di Grand City Surabaya, Jumat (19/11). Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga :  SPAM Pangelen Beroperasi Akhir Tahun

Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat memang tertuang dalam visi misinya sejak diberi amanah sebagai bupati. ”Sakera Mesem merupakan salah satu program yang dicanangkan pemkab, dalam hal ini dispendukcapil, untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan kependudukan,” katanya.

Menurut dia, program tersebut dibuat sebagai bukti bahwa pemkab tulus melayani masyarakat Kota Bahari. Sejak awal jajarannya tidak berharap mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. ”Semua program peningkatan pelayanan kami niatkan untuk mempermudah rakyat, bukan karena ingin mendapat penghargaan. Penghargaan ini kami anggap bonus agar semua OPD kian termotivasi melayani masyarakat,” jelasnya.

Bupati yang karib disapa Haji Idi itu menambahkan, program Sakera Mesem dibuat karena mempertimbangkan faktor geografis Kabupaten Sampang. Dengan begitu, pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bisa lebih mudah dan dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan cara jemput bola ke rumah penduduk.

Baca Juga :  Ajak Masyarakat Tingkatkan Produksi Pertanian

”Sampai sekarang, dari 180 desa dan 6 kelurahan yang ada di Sampang, sudah ada 26 desa dan 2 keluarahan yang terintegrasi dengan program Sakera Mesem. Ke depan, pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Sampang bisa mengakses Sakera Mesem. Itu target kami,” tandasnya.

- Advertisement -

SAMPANG, Jawa Pos Radar Madura – Sederet penghargaan diraih Pemkab Sampang di bawah kepemimpinan Bupati Slamet Junaidi. Terbaru, Kota Bahari meraih penghargaan Top 30 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur (Jatim) 2021.

Penghargaan ini diberikan karena Pemkab Sampang memiliki inovasi dalam pelayanan administrasi kependudukan. Yaitu, program Satu Pintu Administrasi Rakyat Menjadi Sejahtera dan Membahagiakan (Sakera Mesem). Program unggulan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PAN RB) Tjahjo Kumolo kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi di Grand City Surabaya, Jumat (19/11). Penyerahan penghargaan tersebut disaksikan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga :  Pengoperasioan Pelabuhan Taddan Tunggu Izin

Bupati Sampang Slamet Junaidi mengatakan, peningkatan pelayanan kepada masyarakat memang tertuang dalam visi misinya sejak diberi amanah sebagai bupati. ”Sakera Mesem merupakan salah satu program yang dicanangkan pemkab, dalam hal ini dispendukcapil, untuk mempermudah masyarakat mengakses layanan kependudukan,” katanya.

Menurut dia, program tersebut dibuat sebagai bukti bahwa pemkab tulus melayani masyarakat Kota Bahari. Sejak awal jajarannya tidak berharap mendapat penghargaan dari pemerintah pusat. ”Semua program peningkatan pelayanan kami niatkan untuk mempermudah rakyat, bukan karena ingin mendapat penghargaan. Penghargaan ini kami anggap bonus agar semua OPD kian termotivasi melayani masyarakat,” jelasnya.

Bupati yang karib disapa Haji Idi itu menambahkan, program Sakera Mesem dibuat karena mempertimbangkan faktor geografis Kabupaten Sampang. Dengan begitu, pelayanan pembuatan dokumen kependudukan bisa lebih mudah dan dapat menjangkau seluruh masyarakat dengan cara jemput bola ke rumah penduduk.

Baca Juga :  Enam PNS Tercatat sebagai Penerima Bansos

”Sampai sekarang, dari 180 desa dan 6 kelurahan yang ada di Sampang, sudah ada 26 desa dan 2 keluarahan yang terintegrasi dengan program Sakera Mesem. Ke depan, pemerintah menargetkan seluruh masyarakat Sampang bisa mengakses Sakera Mesem. Itu target kami,” tandasnya.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/